Apa Penyebab Mimisan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa Penyebab Mimisan – Sebagian besar dari Anda yang pernah mengalami mimisan pasti akan bertanya – tanya dari mana sih asal darah segar yang keluar ketika mimisan? Apa penyebab mimisan? Dan bagaimana cara mengatasi mimisan?

Apa Penyebab Mimisan

Apa Penyebab Mimisan via Kompasiana

Nah, untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, pertama – tama CekSehat akan menjelaskan mengenai apa itu mimisan.

Mimisan merupakan suatu kondisi dimana lubang hidung mengeluarkan darah segar tanpa menimbulkan rasa sakit. Gejala ini dapat terjadi pada semua kalangan usia. Dari mulai anak – anak sampai dengan orang dewasa, semuanya berpotensi mengalaminya.

Dalam dunia kedokteran, mimisan sering disebut epistaksin.Dalam kebanyakan kasus mimisan biasanya bukan merupakan sebuah gejala yang kronis atau pun membahayakan. Selama frekuensi dan jangka waktu terjadinya mimisan masih berada dalam batas yang wajar, maka kemungkinan besar mimisan yang dialami bukanlah hal yang membahayakan.

Apa Penyebab Mimisan?

Penyebab terjadinya mimisan cenderung sangat beragam.Dari mulai hal sepele seperti karena kebiasaan membuang ingus yang terlalu keras sampai dengan hal yang membahayakan seperti tumor, semuanya bisa menjadi penyebab munculnya mimisan.

Jika Anda atau pun keluarga Anda baru saja mengalami mimisan, berikut merupakan beberapa hal yang mungkin menjadi latar belakang atau pun penyebab mimisan yang Anda alami:

1. Perubahan Tekanan Udara

Salah satu penyebab utama terjadinya mimisan adalah karena perubahan tekanan udara. Seperti yang telah kita ketahui bersama, Indonesia terletak di daerah tropis. Karena letaknya tersebut, Indonesia cenderung memiliki iklim yang dapat berubah secara drastis dalam kurun waktu yang cepat.

Dalam hal ini, hujan dan panas dapat berganti secara tiba – tiba tanpa memperdulikan musim sama sekali. Jika sudah begini, maka kondisi tekanan udara di sekitar lingkungan kita pun akan mengalami perubahan dengan cepat.

Nah, perubahan tekanan udara yang berlangsung dalam kurun waktu yang singkat ini biasanya berpotensi menyebabkan pecahnya pembuluh darah, terutama di daerah – daerah yang sensitif termasuk salah satunya adalah di area sekitar hidung.

Ketika pembuluh darah di area sekitar hidung pecah, maka secara otomatis gejala mimisan pun akan langsung terjadi.

2. Membuang Ingus Terlalu Keras

Keberadaan ingus di rongga hidung terkadang memang terasa sangat mengganggu. Tak ayal, agar rongga hidung terasa lega, ketika sedang ingusan mayoritas dari kita biasanya akan berupaya untuk membuangnya dengan cara memencet hidung atau pun dengan menghembuskan udara dari dalam rongga hidung secara kuat.

Nah, ternyata kebiasaan membuang ingus terlalu keras ini juga berpotensi menjadi penyebab mimisan. Maka dari itu, jika Anda tidak ingin mengalami mimisan, jangan biasakan membuang ingus terlalu keras ya!

3. Kebiasaan “Mengupil” yang Salah

Meskipun terasa cukup menyenangkan, namun kebiasaan “mengupil” atau pun mengorek upil ternyata juga dapat menjadi salah satu penyebab mimisan.

Ketika kita mengupil, terutama menggunakan jari berkuku panjang, kita secara tidak sengaja terkadang dapat melukai area bagian dalam rongga hidung. Ketika hal ini terjadi, maka area rongga bagian dalam hidung akan menjadi tipis dan menjadi lebih rentan mengalami mimisan.

4. Alergi

Selain dapat menimbulkan bentol – bentol dan rasa gatal, alergi terkadang juga dapat menimbulkan gejala yang lebih serius, seperti salah satunya adalah gejala mimisan.

Biasanya, orang – orang yang memiliki hidung sensitif akan lebih rentan mengalami alergi ketika terpapar dengan beberapa alergen yang ada di udara, seperti: debu, asap kendaraan bermotor, bulu, asap rokok dan lain sebagainya.

Nah, dalam beberapa kasus, ketika rongga hidung terangsang oleh alergen tertentu, selain menimbulkan bersin – bersin dan pilek, terkadang alergen juga dapat menimbulkan gejala mimisan.

5. Penggunaan Obat – Obatan Tertentu

Penggunaan beberapa jenis obat yang ada di pasaran terkadang juga dapat menjadi penyebab mimisan. Hal ini dikarenakan beberapa produk obat tertentu diproduksi dengan menggunakan bahan kimia yang berpotensi menimbulkan pecahnya pembuluh darah di rongga hidung.

Obat-obatan tertentu yang bisa menjadi penyebab mimisan seperti obat pengencer darah. Aspirin, NSAIDS, obat nonsteroid, dan obat antiinflamasi yang biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit bisa menyebabkan mimisan. Jadi anda tidak perlu cemas berlebihan begitu minum obat tersebut keluar darah dari hidung anda.

Kira-kira apa saja jenis obat tersebut, beberapa contoh obat antikoagulan adalah warfarin, clopidogrel bisulfate, aspirin, dan naproxen.

Biasanya, para penderita penyakit dengan kondisi detak jantung tidak normal akan mengunkonsumsi obat antikoagulan untuk mencegah penggumpalan darah.

Selain itu, para penderita serangan jantung biasanya juga direkomendasikan oleh dokter untuk mengkonsumsi aspirin setiap hari agar penyakitnya tidak kambuh. Penggumpalan darah bisa menyebabkan stroke dan serangan jantung, jika darah tersebut masuk ke otak atau jantung lewat pembuluh darah.

 

6. Penggunaan NAPZA

Selain obat – obatan resmi, penggunaan obat – obatan terlarang (NAPZA) juga cenderung berpotensi menjadi pemicu terjadinya mimisan.Seperti yang telah kita ketahui bersama, ketika dikonsumsi, produk obat – obatan terlarang akan mempengaruhi berbagai macam hal yang ada dalam tubuh.

Nah, dalam kasus tertentu, penggunaan NAPZA secara berlebihan atau pun dalam dosis yang tidak tepat terkadang juga dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di area sekitar rongga hidung.

7. Iritasi Akibat Senyawa Kimia Tertentu

Iritasi yang terjadi akibat rangsangan senyawa kimia di area sekitar rongga hidung terkadang juga dapat menjadi salah satu penyebab mimisan.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, dewasa ini kondisi udara di sekitar kita sudah berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Berbagai macam senyawa kimia berbahaya yang berasal dari asap kendaraan maupun asap rokok sudah tersebar dan terhirup ke dalam tubuh kita tanpa pembatas sama sekali.

Nah, dalam beberapa kasus iritasi yang terjadi akibat senyawa kimia tersebut terkadang dapat menimbulkan gejala yang serius, seperti sinusitis, bronkhitis, dan juga mimisan.

8. Tumor di Rongga Hidung

Keberadaan tumor di rongga hidung juga berpotensi menjadi salah satu penyebab mimisan. Seperti yang telah kita ketahui bersama, tumor cenderung terus tumbuh dan membesar. Nah, ketika tumor di rongga hidung membesar, pertumbuhan tumor tersebut berpotensi menyebabkan pecahnya pembuluh darah yang ada di sekitar area sekitar rongga hidung.

Ketika pembuluh darah di area sekitar rongga hidung pecah, maka secara otomatis mimisan pun akan langsung terjadi.

9. Kelainan Sistem Pembekuan Darah (Hemofilia)

Dalam kondisi normal, ketika tubuh mengalami luka, sel darah putih akan langsung bekerja untuk membekukan darah di sekitar area terjadinya luka tersebut. Ketika darah membeku, maka pendarahan yang terjadi di area sekitar luka akan langsung berhenti.

Nah, ketika seseorang mengalami hemofilia atau pun kelainan sistem pembekuan darah, maka ketika mengalami luka, sel darah putih tidak akan mampu menghambat pendarahan yang terjadi di area sekitar luka tersebut. Dan salah satu gejala utama hemofilia adalah sering mengalami mimisan.

10. Gejala Psikosomatis

Gejala psikosomatis seperti rasa takut yang berlebihan, rasa stres, perasaan tertekan, rasa cemas yang berlebihan, dan lain sebagainya ternyata juga dapat menjadi salah satu penyebab mimisan.

Ketika seseorang mengalami gejala psikosomatis, secara otomatis kondisi tubuhnya akan berada dalam kondisi abnormal. Ketika hal ini terjadi, maka tubuh akan cenderung berpotensi mengalami berbagai macam gangguan, termasuk salah satunya adalah mimisan.

11. Penderita Sinus

Penyebab mimisan selanjutnya adalah karena anda sedang mederita sinus, khususnya pada situasi tertentu.

Artikel terkait: 12 Gejala Flu (Influenza), Cara Mengoabti serta Mencegah

 

12. Udara Kering

Udara kering juga bisa memicu seseorang mengalami mimisan. Kondisi udara yang kering baik itu di dalam atau di luar ruangan dapat mengakibatkan membran dalam hidung juga mengalami kekeringan. Nah kondisi ini dapat mengakibatkan keretakan pada permukaan membran yang kemudian berdarah dan infeksi.

Jadi, bagi anda yang sedang berada di kondisi lingkungan panas ekstrim sebaiknya menggunakan humidifier saat tidur. Nasal spray atau alat semprot hidung juga bisa membantu melembapkan lubang hidung.

13. Tekanan Darah Naik

 

Apa penyebab mimisan selanjutnya? Nah, penyebab mimisan yang terakhir dari kami adalah akibat tekanan darah naik. Kondisi ini sering terjadi pada wanita atau ibu-ibu yang sedang hamil. Pada hal ini sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut sehingga tidak mengganggu kehamilan atau membuat cemas.

 

Cara Mengatasi Mimisan

Nah, setelah kita mengetahui apa penyebab mimisan sebenarnya, maka ada baiknya juga kita mengetahui bagaimana cara mengatasi mimisan, atau minimal apa saja pertolongan pertama mimisan?

Silahkan simak uraiannya berikut ini:

  • Pertolongan pertama mimisan yang dapat kita lakukan adalah dengan mendudukkan penderita mimisan supaya hidung lebih tinggi dari jantung. Jangan tidur secara telentang hal ini karena aliran darah ke hidung akan bertambah deras dan pada akhirnya darah dapat tertelan ke belakang.
  • Kemudian, usahakan untuk memungkukkan badan ke depan sedikit dan beri sebuah instruksi untuk bernafas dari mulut.
  • Cobalah untuk menekan cuping hidung selama 5 menit.
  • Sebaiknya, anda juga mengompres hidung dengan es, perlakuan dapat memperlambat aliran darah ke hidung.
  • Jika dalam 5 menit mimisan belum berhenti, tekan lagi cuping hidung sekitar 10 menit.
  • Apabila lubang hidung masih tetap mengeluarkan darah barulah sebaiknya anda bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Kapan Mimisan Harus Diperiksa ke Dokter?

Apakah semua mimisan langsung di bawa ke dokter saja? Ternyata tidak juga, karena mimisan tidaklah berbahaya dan bisa kita atasi sendiri, namun ada kondisi tertentu yang tentunya mengharuskan kita untuk segera mendapatkan pertolongan medis.

Beberapa kondisi mimisan yang membutuhkan pertolongan medis misalnya jika mimisan terjadi karena mengonsumsi obat-obatan pengencer darah, maka kondisinya dapat mengkhawatirkan dan membutuhkan bantuan dokter. Jika anda mengalami kondisi ini, biasanya dokter akan menyesuaikan dosis obat pengencer darah yang dikonsumsi.

Selain itu, sebaiknya anda juga memeriksakan kesehatan anda jika anda sudah mengalami mimisan terlalu sering, misal kita mengalami mimisan lebih dari 1 kali dalam seminggu. Karena kondisi ini dapat mengindikasikan seseorang sedang mengalami masalah kesehatan yang cukup serius.

Terakhir, anda sebaiknya juga segera ke dokter jika anda mengalami mimisan berlangsung lebih dari 15 menit atau tidak bisa dihentikan.

 

Nah, jadi sudah tahu kan apa penyebab mimisan? Penting untuk diingat, meskipun dalam kebanyakan kasus mimisan merupakan gejala yang tidak berbahaya, namun dalam beberapa kasus tertentu mimisan terkadang juga dapat menjadi gejala awal akan penyakit tertentu.

Maka dari itu, jika Anda sering mengalami mimisan atau mengalami mimisan dalam kurun waktu yang lama, Anda kami sarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis THT. Jangan lewatkan juga: 14 Gejala ISPA yang Patut Diwaspadai Sejak Dini!

Leave a Reply