11 Cara Ampuh Mengatasi Anemia Sendiri di Rumah!

Cara Mengatasi Anemia – Anemia merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja, terutama kaum wanita. anemia terjadi akibat kurangnya sel darah merah atau kekurangan hemoglobin di dalam tubuh. Anemia mengakibatkan sel darah merah semakin menurun atau bisa juga sel darah merah normal namun hemoglobinnya tidak normal atau kurang.

Sel darah merah sangat dibutuhkan tubuh untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. jika sel darah merah berkurang maka kebutuhan oksigen juga akan berkurang. Kekurangan oksigen akan membuat seluruh fungsi organ tubuh menjadi terganggu.

Gejala anemia biasanya seperti wajah terlihat pucat, lesu, lemas, atau kekurangan tenaga. Jangan disepelekan penyakit anemia ini sebab dapat berdampak buruk jika dibiarkan berlangsung lama. Sebaiknya cari cara mengatasi anemia dengan cepat agar tidak berdampak buruk bagi tubuh.

Cara mengatasi anemia

Cara mengatasi anemia

Jika anda belum mengetahui bagai mana cara mengatasi anemia sendiri, tenang, anda dapat melihat dari berbagai sumber bagaimana cara mengatasinya sendiri di rumah. Nah, kali ini Ceksehat akan berbagi tips cara mengatasi anemia dengan cepat tanpa ribet untuk anda.

Sebelum kita bahas bagaimana cara mengatasi anemia, ada baiknya kalau kita mengetahui beberapa informasi pendukung terlebih dahulu seperti jenis anemia, penyebab serta gejala yang ditimbulkan, simak selengkapnya:

Jenis-jenis Anemia

Sebelum kita melihat bagai mana cara mengatasi anemia mari kita lihat terlebih dahulu jenis-jenis anemia yang meliputi:

  • Anemia hemoragi : penyakit anemia ini terjadi akibat kehilangan darah akut atau terlalu banyak kehilangan darah. Penyembuhannya sedikit lambat sebab sumsum tulang akan memproduksi sel darah merah baru secara bertahap agar kembali ke kondisi normal.
  • Anemia defisiensi zat besi : kondisi ini menunjukkan adanya kehilangan zat besi secara berlebihan atau menurunnya daya absorpsi. Hal ini bisa terjadi akibat berkurangnya asupan makanan yang mengandung zat besi penambah darah
  • Anemia asplastik ( sumsum tulang tidak aktif ) : anemia yang satu ini sangat berbahaya sebab sumsum tulang penghasil darah telah kehilangan fungsinya atau tidak aktif lagi akibat dari pajanan radiasi yang berlebihan, keracunan zat kimia atau terserang kanker. hal ini mengakibatkan penurunan sel darah merah secara besar-besaran.
  • Anemia pernicious : yang disebabkan tubuh tidak memiliki vitamin B12 yang bisa anda dapatkan dari beberapa jenis makanan.
  • Anemia sel sabit (sickle cel anemia ) : anemia yang satu ini terjadi akibat mutasi gen dimana penyakit ini dibawa oleh faktor genetik. Mutasi gen menyebabkan molekul hemoglobinnya berbeda dari hemoglobin normal. Hal ini disebabkan karena penggantian salah satu asam amino pada rantai polipeptida beta. Akibat dari anemia jenis ini adalah sel darah merah terdistorsi yang akan menutup kapilar dan mengganggu darah. Kondisi sel darah merah terdistorsi ini menjadi terbentuk sabit dalam kondisi konsentrasi oksigen rendah.

Kriteria Umum dari Anemia

Menurut data WHO pada tahun 1968, secara umum seseorang bisa dinyatakan anemia jika terdapat nilai dengan kriteria seperti berikut ini:

Pria dewasa                                         Hb       <13 gr/dl

Wanita dewasa                                    Hb       <12 gr/dl

Wanita hamil                                       Hb       <11 gr/dl

Anak dengan usia 6-14 tahun             Hb       <12 gr/dl

Anak di bawah usia 6 tahun               Hb       <11 gr/dl

Simak juga: Syarat Donor Darah yang Wajib Anda Ketahui

Gejala anemia menurut organ yang diserang 

  • Sistem kardiovaskular : jika sistem kardiovaskular yang kekurangan sel darah merah maka tubuh akan menunjukkan gejala seperti berikut ini, cepat lelah, lesu, palpitasi, takikardi, sesak napas saat beraktivitas, angina pektoris serta gagal jantung
  • Sistem saraf : anemia juga bisa menyerang sistem saraf maka gejala yang terlihat seperti, sakit kepala, pusing, mata berkunang-kunang, telinga mendenging, iritabilitas, lemah otot, serta perasaan dingin pada ekstremitas.
  • Sistem urogenital : gangguan menstruasi serta menurunkan libido.
  • Epitel : epitel yang terserang anemia akan menyebabkan warna pucat pada kulit dan mukosa, elastisitas kulit menurun serta rambut menjadi tipis dan halus.

Penyebab Anemia

Penyakit kekurangan darah atau anemia ini disebabkan malnutrisi atau kurangnya asupan gizi yang seimbang, malabsorpsi atau penyerapan yang kurang baik, kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi terutama kurang konsumsi sayuran,kehilangan banyak darah, hipotensi atau darah rendah, gangguan pencernaan sehingga penyerapan nutrisi terganggu, serta mengidap berbagai penyakit kronik seperti TBC,  cacing usus, malaria, serta paru-paru.

Cara Mengatasi Anemia

Setelah mengetahui informasi mengenai apa itu anemia , penyebab serta gejala yang ditimbulkan sekarang kita akan membahas mengenai  cara mengatasi anemia dengan cepat. Anemia dapat menyerang siapa saja baik wanita, pria, wanita hamil, para usia lanjut, bahkan anak-anak.

Agar anemia tidak bertambah parah dan menyebabkan berbagai organ tubuh kehilangan fungsinya, seperti otak akan sulit konsentrasi ketika kurang suplai oksigen ke otak, sebaiknya segera lakukan cara mengatasi anemia dengan cepat.

Simak artikel lainnya: Tekanan Darah Normal Berdasarkan Usia 0-65 Tahun

Cara mengatasi anemia bukan selalu harus mengkonsumsi obat dokter 3 kali sehari atau mengkonsumsi suplemen penambah darah. Cara mengatasi anemia bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut ini:

1. Cara mengatasi anemia cepat dengan sayur penambah darah

Ketika anemia menyerang tubuh dan tidak disebabkan karena kondisi penyakit kronik tertentu maka anemia yang anda alami bisa diatasi dengan banyak mengkonsumsi sayuran yang mengandung vitamin dan berbagai nutrisi.

Terutama pilihlah sayuran yang dapat membantu menghasilkan sel darah merah. Beberapa jenis sayuran yang dianjurkan seperti brokoli, bayam, serta kacang-kacangan. Berikut ini jenis kacang-kacangan yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah seperti kacang hijau, kacang merah, serta kacang kedelai.

Selain baik untuk penderita anemia, mengkonsumsi sayur memang sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh. kebutuhan serat akan terpenuhi dengan baik sehingga mencegah penumpukan lemak dan toksin penyebab berbagai masalah dalam tubuh.

2. Cara mengatasi anemia cepat dengan buah penambah darah

Cara mengatasi anemia juga bisa dilakukan dengan banyak mengkonsumsi buah penambah darah. Salah satu penyebab anemia adalah malnutrisi sehingga memenuhi kebutuhan nutrisi dapat menjadi salah satu solusi kurang darah.

Di dalam berbagai jenis buah-buahan banyak mengandung nutrisi penting sehingga tubuh secara perlahan akan memproduksi sel darah merah. Dengan begitu masalah anemia yang anda alami juga akan teratasi.

Beberapa jenis buah yang dianjurkan seperti buah jeruk, buah kurma, buah delima, buah melon serta masih banyak lagi yang lainnya.

3. Cara mengatasi anemia cepat dengan mengkonsumsi air putih

Jika tiba-tiba anda merasakan kepala pusing, lemas, lesu yang merupakan tanda-tanda anemia sedangkan buah dan sayur penambah buah tidak tersedia disekitar anda, sebaiknya segera minum air putih sebagai pertolongan pertama.

Air putih yang anda konsumsi akan membantu melancarkan peredaran darah serta membantu menormalkan fungsi tubuh. dengan begitu tubuh akan menghasilkan sel darah merah kembali secara perlahan.

4. Cara mengatasi anemia cepat dengan istirahat

Untuk proses pemulihan anemia sebaiknya anda banyak istirahat. Istirahat yang cukup akan memulihkan kembali tubuh yang lelah setelahnya. Dengan begitu proses penyembuhan anemia juga akan semakin cepat. Istirahat bisa dilakukan dengan tidur sesaat.

4. Makanan penambah darah

Asupan makanan bisa menjadi solusi anemia secara alami. Asupan makanan akan membantu yang kekurangan sel darah merah akibat kekurangan nutrisi. Makanan penambah darah sebaiknya dikonsumsi secara teratur untuk menyembuhkan anemia dan mencegahnya datang kembali.

Makanan yang memiliki kandungan zat besi sangat dianjurkan untuk penderita anemia seperti dari daging. Agar penyerapan nutrisi berjalan dengan baik sebaiknya pastikan sudah tidak ada lagi gangguan pencernaan yang anda alami.

5. Mencukupi kebutuhan vitamin

cara mengatasi anemia bisa dilakukan dengan memenuhi kebutuhan vitamin. Vitamin bisa diperoleh dari berbagai jenis makanan sehat seperti ikan, buah, sayur, telur, serta masih banyak lagi jenis makanan lainnya.

Konsumsilah makanan seimbang setiap harinya agar tubuh lebih sehat dan tentunya terbebas dari gangguan anemia atau kekurangan sel darah merah.

6. Makan secara teratur

Banyak yang berpendapat bahwa anemia akibat dari pola makan yang tidak teratur, itulah mengapa makan teratur bisa menjadi solusi penanganan anemia dan berupaya mencegah terjadinya anemia atau kurang darah lagi.

Makanlah secara teratur dan tepat waktu serta konsumsi makanan sehat dan seimbang setiap harinya untuk solusi anemia yang baik dan mencegahnya datang lagi.

7. Kunjungi dokter

Jika berbagai cara mengatasi anemia dia atas sudah anda lakukan dengan benar, namun sel darah merah dan hemoglobin anda masih saja rendah sebaiknya segera hubungi dokter. Sebab ditakutkan kondisi kurang darah yang anda alami merupakan pertanda tubuh anda mengalami penyakit kronis seperti kanker darah, TBC, paru-paru, cacing usus, serta malaria.

Jika anemia disebabkan adanya penyakit tertentu berarti untuk mengatasinya memerlukan  bantuan para ahli yaitu dokter atau petugas medis.

8. Minum obat cacing

Solusi yang satu ini biasa diberikan pada anak-anak. Banyak anak yang terlihat kurang bersemangat, lesu, letih yang disebabkan karena gangguan pencernaan dan dipicu adanya cacing di dalam pencernaan.

Cacing-cacing tersebut mengambil nutrisi yang ada di dalam tubuh . hal ini mengakibatkan berat badan tidak kunjung naik. Anemia juga bisa disebabkan karena hal ini juga itulah pemberian obat cacing bisa menjadi solusi masalah ini.

9. Kurangi konsumsi kopi dan teh

Jika anda memiliki kebiasaan mengkonsumsi teh atau kopi secara berlebihan jangan heran jika anda akan sering merasa kepala pusing, lemas serta kurang bertenaga akibat anemia, hal ini disebabkan karena kopi dan teh akan menghambat penyerapan zat besi.

Kurangnya kemampuan tubuh menyerap zat besi akan menyebabkan tubuh tidak dapat menghasilkan sel darah merah dengan baik. Sebaiknya ganti kebiasaan mengkonsumsi teh dan kopi dengan mengkonsumsi susu setiap hari agar terhindar dari anemia.

10. Mengkonsumsi buah kering

Buah-buahan kering juga bisa menjadi solusi mengatasi anemia atau kurang darah. Buah kering dapat membantu menghasilkan sel darah merah dengan cepat. Beberapa contoh buah kering yang baik dikonsumsi penderita anemia seperti kurma dan kismis. Buah ini akan membantu menambah darah dengan cepat.

11. Konsumsi vitamin C

Dari semua jenis vitamin, vitamin yang dapat mempercepat produksi sel darah merah adalah vitamin C. Selain itu vitamin C akan membantu mengoptimalkan penyerapan zat besi. Dengan begitu vitamin C bisa menjadi solusi yang tepat dalam mengatasi anemia atau kurang darah.

Demikianlah pembahasan mengenai cara mengatasi anemia dari kami. Semoga artikel kali ini dapat membantu anda mengatasi masalah anemia yang anda alami. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini kepada yang lainnya ya.

Simak juga: Gejala Kanker Darah yang Harus Anda Waspadai!

Leave a Reply