24 Gejala Jantung Lemah yang Harus Anda Ketahui!

Gejala Jantung Lemah –  Jantung merupakan pusat kehidupan. Dari jantunglah kehidupan kita dimulai. Setiap detak jantung begitu berharga, sehingga kita harus bisa menjadi agar jantung kita tetap bisa berdetak dengan baik.

Karena pola hidup yang tidak baik, pola makan yang tidak sehat, jantung harus bekerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jika kita mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak, sementara kita jarang bergerak, maka kondisi ini membuat jantung harus bersusah payah memompa darah ke seluruh tubuh dikarenakan pembuluh darah kita dipenuhi oleh lemak trans yang lama kelamaan bisa mengakibatkan stroke.

Selain stroke, ada banyak lagi gangguan jantung yang bisa terjadi, salah satunya adalah penyakit jantung lemah. Apa itu penyakit jantung lemah?

Penyakit jantung lemah sendiri diakibatkan oleh kelainan otot jantung serta mengalami perenggangan sel sehingga tidak dapat memompa oksigen serta berfungsi secara baik.

Ada 4 jenis penyakit jantung lemah yaitu Restrictive cardiomyopathy, Hypertrophic cardiomyopathy, Arrhythmogenic right ventricular cardiomyopathy, Dilated cardiomyopathy.

Gejala Jantung Lemah

Ilustrasi: Gejala Jantung Lemah

Meskipun penderita penyakit jantung lemah lebih sering menyerang orang berusia lanjut, namun bukan tidak mungkin jantung lemah menyerang anak-anak sebab penderita penyakit dapat menyerang orang berusia berapa pun.

Pada tahap awal, penyakit jantung lemah bisa jadi tidak menimbulkan gejala apapun. Sehingga orang tersadar dan baru perhatian ketika kondisi sudah cukup berbahaya.

Jenis Penyakit Jantung Lemah

Berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis jantung lemah, yaitu :

Restrictive cardiomyopathy

Jenis jantung lemah yang pertama adalah Restrictive cardiomyopathy, penyakit ini disebabkan oleh otot jantung yang mengalami penurunan kelenturan atau elastis, sehingga jantung tidak dapat memompa oksigen atau darah yang mengakibatkan penumpukan di daerah ujung jantung.

Hypertrophic cardiomyopathy

Penyakit jantung ini disebabkan  oleh penebalan otot jantung pada bagian kiri sehingga jantung tidak dapat memompa darah keseluruh tubuh. faktor utama yang menyebabkan Hypertrophic cardiomyopathy adalah keturunan atau genetik.

Arrhythmogenic right ventricular cardiomyopathy

Jenis penyakit jantung lemah ini sangat jarang terjadi, pada kasus tertentu Arrhythmogenic right ventricular cardiomyopathy disebabkan oleh pemotongan satu gen bahkan lebih sehingga jantung mengalami kelaian protein yang dapat merekatkan sel otot jantung serta mengakibatkan kematian.

Dilated cardiomyopathy

Pada tipe jantung lemah berikutnya adalah Dilated cardiomyopathy, penyakit disebabkan oleh gangguan organ jantung bagian kiri yang membesar serta melebar sehingga proses pengaliran darah keseluruh tubuh mengalami gangguan.

Daftar Gejala Jantung Lemah

Agar jantung lemah yang anda idap tidak berujung pada kematian, mari kita simak apa saja gejala jantung lemah yang mungkin timbul dan sudah ada idap, berikut ini diantaranya:

1. Nafas pendek

Penderita gejala jantung lemah bisa ditandai dengan nafas pendek, bahkan ketika penderita sedang beristirahat nafas terasa sesak sehingga kesulitan untuk bernafas. Gejala jantung lemah disebabkan oleh darah yang tersumbat di ujung jantung sehingga tubuh yang memerlukan pengaliran darah atau oksigen mengalami gangguan, selain pemumpukan darah dapat mengakibatkan paru-paru sesak.

2. Sering batuk

Gejala jantung lemah yang sering terlihat adalah penderita sering mengalami batuk berkepanjangan atau sering kambuh. Lakukan pemeriksaan secara medis agar batuk yang anda alami benar-benar hanya batuk biasa bukan dari salah satu gejala jantung lemah yang berbahaya. Penderita jantung lemah bisa disebabkan oleh penumpukan darah serta cairan dahak pada paru sehingga penderita sering mengalami batuk, oleh karena perlu penanganan khusus untuk memastikan bahwa anda benar-benar mengalami batuk biasa.

3. Sering mengalami sakit kepala

Rasa sakit di kepala yang berkepanjangan bisa diakibatkan oleh otak yang kurang mendapat asupan oksigen serta penumpukan zat berbahaya seperti sodium dapat merusak konsentrasi. Selain penderita sakit kepala berkepanjangan bisa menandakan seseorang sedang mengalami gejala jantung lemah karena jantung berfungsi sebagai pengantar oksigen dan darah ke seluruh tubuh, oleh sebab itu otak sering mengalami sakit karena kekurangan asupan oksigen.

4. Jantung berdebar tak karuan

Meskipun pada dasarnya jantung berdebar tak karuan disebabkan oleh sesuatu hal yang mengganggu pikiran, namun jika jantung berdebar tak karuan atau aritmia tanpa sebab yang jelas.

Masalah ini bisa menandakan seseorang sedang mengalami gejala jantung lemah karena jantung bekerja lebih keras untuk menutupi kinerja yang berkurang, selain jantung berdebar tak karuan dilakukan oleh jantung untuk menyalurkan darah atau oksigen ke seluruh tubuh yang sebelumnya pernah mengalami penyumbatan.

5. Kaki dan tangan bengkak

Masalah kaki dan tangan membengkak dapat memicu gejala jantung lemah karena aliran darah serta oksigen mengalami penyumbatan sehingga memaksa organ lain memproduksi hormon lebih banyak. Selain itu proses pengaliran ke organ ginjal mengalami masalah yang mengakibatkan aliran darah terhambat kebagian tangan dan kaki membuat darah lambat mengalir kebagian yang bermasalah.

6. Organ hati membesar

Pada masalah organ tubuh hati yang mengalami pembengkakkan mengakibatkan penderita masalah berkurang nafsu makannya, selain masalah pembengkakkan pada hati bisa disebabkan oleh gejalajantung lemah karena jantung berfungsi mengalirkan darah keseluruh tubuh. jika jantung lemah maka proses pengaliran darah akan terhambat, sehingga mengalami penumpukan darah pada hati yang mengakibatkan pembengkakkan.

7. Berat Badan Menurun Drastis

Gejala jantung lemah selanjutnya adalah berat badan anda akan menurun secara drastis. Penyebab berat badan turun drastis ini disebabkan karena asupan makanan yang gagal diterima oleh tubuh. Meskipun asupan gizi dan nutrisi dapat masuk kedalam tubuh namun ketika sistem pencernaan yang tidak mendapat pasokan darah tidak dapat berkerja secara optimal.

8. Kehilangan Nafsu Makan 

Kondisi kehilangan nafsu makan ini cukup membahayakan, karena penderita jantung lemah biasanya akan merasa kenyang sebelum makan atau minum sekalipun. Sehingga bila ini berlarut-larut dapat mengakibatkan tubuh kekurangan nutrisi dan cairan.

Nafsu makan berkurang juga bisa diakibatkan oleh rasa mual karena dan sistem pencernaan tubuh yang tidak menerima pasokan darah bersih sehingga memicu rasa mual berlebih. Nafsu makan yang berkurang ini nantinya akan berdampak pada menurunnya berat badan penderita lemah jantung secara drastis.

9. Daya Ingat Menurun

Selain berat badan menurun, penderita jantung lemah juga bisa mengalami penurunan daya ingat. Hal ini dikarenakan fungsi otak terganggu karena darah tidak mengalir ke otak dengan benar.

Jika otak tidak menerima asupan darah yang membawa makanan dan oksigen dan nutrisi maka hal ini akan mengakibatkan penderita jantung lemah akan mengalami penurunan daya ingat atau disorientasi.

10. Tekanan darah tinggi atau rendah

Gejala jantung lemah yang harus anda waspadai berikutnya adalah terjadinya tekanan darah tinggi atau rendah. Hal ini dikarenakan jantung anda tidak bekerja dengan benar sehingga tekanan darah menjadi kacau.

Kondisi ini akan mengakibatkan ginjal menyimpan lebih banyak garam yang membuat tekanan darah lebih tinggi. Sayangnya Gejala penyakit Jantung di awal sangat sulit di ketahui.

Sementara jika penderita jantung lemah mengalami tekanan darah rendah bisa dikarenakan fungsi pompa jantung yang memompa darah lemah, sehingga menjadi penyebab darah rendah.

11. Sering sakit kepala

Gejala jantung lemah berikutnya adalah sering mengalami sakit kepala. Hal ini dikarenakan aliran oksigen menuju ke otak terganggu sehingga kepala anda akan pusing berkepanjangan. Jadi anda harus waspada ketika anda sering mengalami sakit kepala.

12. Mudah Lupa

Masih terkait dengan aliran oksigen yang mengalir ke otak, terkadang juga dapat menyebabkan seseorang mudah lupa.

13. Mudah Lelah

Mudah lelah bukan hanya gejala anemia saja, tetapi juga bisa menjadi indikator seseorang mengalami gejala jantung lemah. Hal ini dikarenakan aliran darah kurang normal sehingga “produksi” energi menjadi terhambat.

14. Sering Pingsan

Pada kondisi tertentu penderita jantung lemah bisa mengalami pisang yang terus menerus. Hal ini juga dikarenakan aliran oksigen yang kurang di otak dan darah.

15. Sulit berkeringat

Detak jantung penderita jantung lemah akan menjadi tidak normal, sehingga terkadang terlalu cepat atau terlalu lambat. Jika jantung terlalu cepat mungkin bisa menjadi penyebab keringat berlebihan, sebaliknya jantung lemah menyebabkan anda lebih sulit berkeringat, atau bahkan ketika anda berolahraga hanya sedikit yang keluar  dari tubuh.

16. Mengalami sianosis

Gejala jantung lemah selanjutnya adalah sianosis atau kebiruan dimana jantung lemah ini dapat mengakibatkan pertukaran oksigen dengan karbondioksida dalam darah tidak selancar orang pada umumnya. Hal ini menyebabkan banyaknya karbondioksida dalam tubuh dibanding dengan oksigennya. Tanda kebiruan paling mudah adalah melihat di kuku, bibir, dan telapak tangan.

17. Jantung berbunyi mendesir (murmur jantung)

Jika anda mendengar jantung anda berbunyi mendesir, maka patut anda waspadai, karena biasanya penderita jantung lemah akan berdebar-debar, jantung berbunyi seperti bunyi desiran. Bunyi desiran ini umumnya dapat diperjelas dengan bantuan stetoskop.

18. Perut membesar

Gejala jantung lemah selanjutnya adalah perut anda menjadi buncit dengan atau tanpa diiringi oleh bagian tubuh lainnya. Hal ini dikarenakan fungsi hati terganggu oleh jantung yang lemah, maka penumpukan cairan tidak hanya di kaki, tetapi juga bisa terjadi di perut atau yang biasa disebut dengan istilah medis ascites.

19. Urat di leher sedikit membesar

Coba anda perhatikan, apakah urat di leher anda membesar? Jika iya, ini bisa menjadi pertanda buruk. Karena jantung lemah dapat menyebabkan tekanan pada pembuluh darah Vena, yang ada di kedua sisi leher. Tekanan ini disebabkan oleh tidak lancarnya aliran darah dari kepala ke jantung hingga menumpuk di vena tersebut.

20. Sering kesemutan

Penderita jantung lemah juga akan sering mengalami kesemutan. Kesemutan ini terjadi karena jantung memompa darah tidak kuat, sehingga darah di ujung tangan tidak mengalir sebagaimana mestinya sehingga dapat menyebabkan kesemutan.

21. Jari tabuh

Apa itu jari tabuh? jari tabuh merupakan kondisi dimana ujung jari memiliki ukuran yang lebih besar seperti drum stick, dengan kuku yang begitu mencembung. Hal ini terjadi jika sianosis berlangsung lama, maka pertumbuhan jari dan kuku akan ikut terpengaruh.

22. Dada terasa sakit atau seperti tertindih sesuatu

Jika dada anda sering terasa sakit terutama setelah beraktivitas atau makan berat, maka itu juga merupakan salah satu ciri-ciri jantung lemah yang paling sering terjadi.

23. Mengalami Sesak Nafas

Sesak nafas bukan hanya indikator seseorang mengalami asma saja, karena penderita jantung lemah juga bisa mengalami hal serupa. Sesak napas bisa terjadi saat kita tidak melakukan aktivitas berat sekalipun.

Sesat napas ini bisa terjadi karena kembali masuknya darah kedalam organ tubuh yang berfungsi dalam memasok oksigen pada paru – paru kearah jantung. Fungsi ini diperankan oleh pembuluh darah dalam tubuh yang dapat mengakibatkan gangguan pernafasan.

24. Mual

Gejala jantung lemah yang terakhir adalah mual, mual ini bisa terjadi karena arena dan sistem pencernaan tubuh yang tidak menerima pasokan darah bersih sehingga memicu rasa mual berlebih. Bahkan banyak wanita yang sering terbangun dengan tiba-tiba dikarenakan rasa nyeri dan mual yang sangat mengganggu.

Pengobatan jantung lemah

Pada penyakit jantung lemah dapat diobati dengan beberapa cara tergantung gejala dan jenis penyakit jantung lemahnya. Tujuan dilakukan pengobatan ini adalah menghindari terjadi komplikasi seperti gagal jantung serta mengalami kematian.

Dibawah ini adalah beberapa cara pengobatan gejala jantung lemah yang dapat dilakukan sesuai dengan jenis penyakit jantungnya, yaitu :

Dilated cardiomyopathy

Pada penderita penyakit jantung lemah Dilated cardiomyopathy dapat diobati dengan meminum obat-obatan khusus serta pengaliran listrik yang bertujuan untuk pengamatan irama jantung. Pemberian obat dan pengaliran listrik dilakukan agar tubuh mengalami penurunan tekanan darah, meningkatkan aliran darah, memperlambat detak jantung, mencegah penumpukan darah serta mengeluarkan cairan yang berlebih dari dalam tubuh.

Hypertrophic cardiomyopathy

Perawatan yang bisa dilakukan kepada pasien Hypertrophic cardiomyopathy dengan memberikan pengobatan medis serta pemberian obat-obatan yang bertujuan untuk penurunan kinerja jantung yang berlebihan, menjaga keseimbangan detak jantung serta melenturkan jantung yang kaku.

Penderita penyakit ini disebabkan oleh penebalan dinding jantung sehingga jantung mengalami kesulitan dalam memompa darah, pengobatan yang bisa anda lakukan adalah pemberian obat ICD atau melakukan operasi guna untuk memotong bagian jantung yang tebal.

Restrictive cardiomyopathy

Pada penyakit jantung lemah ini disebabkan oleh penuruna kelenturan jantung sehingga proses pengaliran darah keseluruh tubuh mengalami masalah. Pengobatan yang bisa anda lakukan adalah mengkonsumsi obat-obatan diuretik yang berfungsi agar proses pembuangan urine lebih maksimal karena dokter akan melakukan pemeriksaan tingkat garam serta air didalam tubuh pasien. Selain obat diatas anda juga bisa mengkonsumsi obat yang dapat menstabilkan detak jantung yang berlebihan.

Selain cara pengobatan gejala jantung bermasalah diatas, terdapat cara lain yang bisa anda lakukan, yaitu :

  • Ventricular assist devices (VAD)

Pada cara ini pasien akan dipasang alat yang berguna untuk melancarkan sirklulasi darah di dalam jantung, pasien dapat menggunakan alat ini dalam jangka pendek amaupun panjang.

  • Transplantasi jantung

Pada pengobatan yang terakhir adalah transplantasi jantung, penderita penyakit ini sudah masuk dalam kategori gagal ginjal serta semua pengobatan diatas sudah dilakukan namun gagal sehingga jalan satu-satunya adalah transplantasi jantung.

Komplikasi Jantung Lemah 

Penderita jantung lemah beresiko besar mengalami masalah yang lebih serius diantaranya gagal jantung, penggumpalan darah, henti jantung serta gangguan katup jantung yang akan dijelaskan dibawah ini :

  • Gagal jantung

Penderita penyakit jantung beresiko mengalami gagal jantung sebab faktor utama penderita penyakit ini adalah jantung mengalami masalah ketika memompa darah keseluruh tubuh sehingga penderita dapat beresiko besar kehilangan nyawa.

  • Penggumpalan darah

Jantung lemah beresiko besar mengalami penggumpalan darah bila tidak ditangani dengan serius, penyakit dapat mengakibatkan penyumbatan pada aliran darah seperti otak, kaki serta tangan.

  • Henti jantung

Pada komplikasi penyakit jantung lemah selanjutnya adalah hanti jantung yang diakibatkan oleh detak jantung yang tidak stabil sehingga penderita sering pingsa bahkan dapat mengakibatkan kematian.

  • Gangguan katup jantung

Karena masalah jantung lemah yang disebabkan oleh penurunan kinerja jantung sehingga terjadi penumpukan pada bagian ujung jantung serta katup yang tidak dapat menutup secara maksimal menyebabkan adanya aliran balik darah.

Penyakit jantung lemah dapat mengganggu kinerja organ tubuh lainnya seperti otak yang mengalami kekurangan asupan oksigen, selain itu jantung dapat mengakibatkan kematian jika tidak ditangani dengan serius.

Cara Mencegah Jantung Lemah

Khusus untuk penyakit jantung lemah yang dikarenakan keturunan tidak dapat dicegah, namun untuk kasus jantung yang dikarenakan faktor lain bisa dicegah. Berikut ini beberapa cara mencegah penyakit jantung lemah yang bisa anda lakukan:

  • Pertama, kurangi berat badan jika terdapat obesitas.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Berhenti merokok dan minum alkohol.
  • Cukup istirahat.
  • Perhatikan makanan yang anda konsumsi. (Artikel terkait: Daftar Makanan Sehat untuk Menurunkan Kolesterol)
  • Atur stres dengan baik.
  • Perhatikan diabetes anda.

Simak selengkapnya: 24 Cara Mencegah Penyakit Jantung

Demikianlah informasi tentang gejala jantung lemah dan cara pengobatan serta pencegahannya dari kami. Semoga bermanfaat untuk anda semua. Jangan lewatkan juga: Gejala Penyakit Jantung yang Harus Diwaspadai

loading...

Leave a Reply