25 Cara Mengatasi Kreatinin Tinggi pada Ginjal yang Ampuh

Apakah kreatinin bisa diturunkan? Apakah kreatinin tinggi bisa sembuh? Jika bisa, bagaimanakah cara menurunkan kreatinin tinggi pada Ginjal?

Pertanyaan di atas merupakan pertanyaan – pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para penderita penyakit ginjal. Mereka normal nya akan berusaha untuk menormalkan ureum dan kreatinin yang ada pada tubuh mereka untuk menghindari kemungkinan terserang penyakit komplikasi.

Lantas, bagaimanakah cara menurunkan kreatinin yang disebabkan oleh kerusakan organ ginjal?

Sebelum masuk ke poin inti, ada baik nya Anda mengenal terlebih dahulu apa itu kreatinin dan penyebab ureum kreatinin tinggi.

Cara Menurunkan Kreatinin Tinggi pada Ginjal

Cara Menurunkan Kreatinin Tinggi pada Ginjal

Kreatinin merupakan zat limbah yang diproduksi oleh tubuh manusia. Setiap orang, baik itu yang telah mengalami penyakit gagal ginjal mau pun yang masih sehat pada dasar nya memiliki kadar kreatinin dalam darah mereka.

Hanya saja, dalam kondisi sehat, kadar kreatinin dalam tubuh cenderung akan terkendali. Hal ini dikarenakan zat kreatinin akan selalu disaring oleh organ ginjal, dan jika berlebihan, organ ginjal akan langsung membuang nya ke luar tubuh melalui urine.

Ketika ginjal mulai mengalami masalah dan tidak dapat bekerja dengan baik, kadar kreatinin cenderung akan mengalami peningkatan. Disamping itu, peningkatan kadar kreatinin juga dapat disebabkan oleh beberapa hal lain nya, seperti gangguan tiroid, latihan fisik yang terlampau berat, dehidrasi, terlalu banyak mengkonsumsi protein, dll.

Dalam praktek nya, kreatinin cenderung memiliki hubungan timbal balik terhadap organ ginjal. Dalam hal ini, organ ginjal yang masih sehat cenderung akan terganggu kinerja nya jika kadar kreatinin dalam tubuh terlalu tinggi.

Jumlah normal kreatinin dalam rangkaian sel darah manusia berada di kisaran 0,5 sampai dengan 1,2 mg/dL. Jika kadar kreatinin dalam darah Anda lebih dari angka tersebut, maka Anda patut waspada.

Cara Menurunkan Kreatinin Tinggi dengan Cepat

Untuk menurunkan kadar kreatinin dalam darah, Anda dapat menerapkan beberapa cara menurunkan kreatinin berikut ini:

1. Mengurangi Konsumsi Garam

Garam dapat memicu peningkatan kadar kreatinin dalam darah. Mengurangi angka konsumsi garam dapat membantu tubuh Anda untuk memproduksi kreatinin lebih sedikit dari biasa nya.

2. Banyak Minum Air Putih

Cara menurunkan kreatinin yang ke dua adalah dengan memperbanyak asupan air putih. Seperti yang telah kami sebutkan di atas, dehidrasi merupakan salah satu pemicu tinggi nya kadar kreatinin dalam tubuh. Maka dari itu, agar tubuh tidak mengalami dehidrasi, Anda harus memperbanyak angka konsumsi air putih harian Anda. Sebisa mungkin Anda harus mengkonsumsi air putih setidaknya sebanyak 6 – 8 gelas setiap hari.

3. Mengkonsumsi Jeruk Lemon

Cara menurunkan kreatinin yang ke tiga adalah dengan mengonsumsi jeruk lemon. Jeruk lemon sangat kaya akan vitamin C yang berguna sebagai pengurai zat kreatinin dalam darah. Selain itu, beberapa kandungan nutrisi yang ada pada jeruk lemon juga dipercaya dapat meningkatkan kinerja organ ginjal.

Penting untuk diingat, meski pun jeruk lemon telah terbukti dapat membantu menguraikan kadar kreatinin dalam darah, namun Anda tidak boleh mengonsumsi nya secara berlebihan karena dapat menyebabkan masalah kesehatan lain nya.

4. Menggunakan Paprika Merah

Cara menurunkan kreatinin yang ke empat adalah dengan menggunakan buah paprika merah. Buah paprika merah sangat kaya akan anti oksidan yang tinggi. Jika dikonsumsi oleh orang yang memiliki kadar kreatinin tinggi, zat anti oksidan dalam buah paprika merah akan membantu melawan racun dan toxin yang ada pada tubuh sehingga kinerja ginjal bisa lebih optimal.

Untuk mendapatkan manfaat buah paprika merah dengan maksimal, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi nya dalam keadaan segar.

5. Menggunakan Kayu Manis

Selain menggunakan paprika merah, Anda juga dapat menggunakan kayu manis sebagai cara menurunkan kreatinin yang terlampau tinggi.

Penggunaan kayu manis sebagai makanan penurun kreatinin cenderung lebih direkomendasikan untuk penderita diabetes. Hal ini dikarenakan, selain dapat menurunkan kadar kreatinin, beberapa zat nutrisi yang terkandung dalam kayu manis juga dipercaya dapat membantu menetralisir kadar gula berlebih dalam darah.

Cara menurunkan kreatinin menggunakan kayu manis bisa Anda lakukan dengan menambahkan bubuk kayu manis dalam bahan makanan dan atau minuman yang Anda konsumsi sehari – hari.

6. Menggunakan Kunyit

Selain berguna sebagai obat penyakit asma, kunyit ternyata juga bisa dijadikan sebagai alternatif cara menurunkan kreatinin lho. Ya, karena kandungan anti oksidan nya yang tinggi, kunyit diyakini dapat membantu menetralisir kadar kreatinin berlebih yang ada pada darah.

Untuk menggunakan nya sebagai menu diet kreatinin tinggi, Anda dapat mencampur nya ke dalam bahan masakan. Atau jika Anda mau, Anda juga bisa mengonsumsi nya dalam bentuk jamu.

Artikel terkait: 34 Khasiat Jamu Kunyit Asam yang Sangat Luar Biasa

7. Teh Daun Jelatang

Cara menurunkan kreatinin yang selanjutnya adalah dengan mengkonsumsi teh dari daun Jelatang. Daun jelatang merupakan bahan ramuan tradisional yang diyakini dapat membantu menyembuhkan penyakit ginjal. Ya meski pun sampai saat ini jumlah penelitian terkait efek daun jelatang terhadap kadar kreatinin masih terbatas, namun sudah banyak orang yang membuktikan khasiat nya.

Untuk mengonsumsi daun jelatang sebagai obat ginjal tradisional, Anda dapat menyeduh beberapa helai daun jelatang menggunakan 250 ml air. Air rebusan daun jelatang tersebut dapat Anda konsumsi secara rutin sebanyak 2 kali dalam sehari.

8. Mengonsumsi Labu Pahit

Cara menurunkan kreatinin yang ke delapan adalah dengan mengkonsumsi labu pahit secara rutin. Labu pahit memiliki kandungan nutrisi bernama agen diuretik yang dapat menurunkan kadar ureum dan kreatinin dalam darah.

Disamping itu, kandungan nutrisi yang ada dalam buah labu pahit juga dipercaya dapat membantu menstimulasi ginjal untuk memproduksi lebih banyak urine dari biasa nya. Dampak nya, kadar limbah dan racun (termasuk ureum dan kreatinin) yang ada pada tubuh bisa terbuang keluar.

9. Banyak Makan Mentimun

Selain labu pahit, mentimun juga bisa dijadikan sebagai alternatif cara menurunkan kreatinin yang ampuh.

Sama seperti labu pahit, mentimun sangat kaya akan kadar agen diuretik yang dapat menurunkan kadar kreatinin dalam darah. Selain itu, timun juga dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, sehingga sangat pas untuk dikonsumsi oleh penderita sakit ginjal yang turut mengalami darah tinggi.

10. Beraktivitas dengan Wajar dan Beristirahat dengan Cukup

Cara menurunkan kreatinin yang selanjutnya adalah dengan mengurangi jadwal aktivitas harian yang terlalu padat dan selalu beristirahat dengan cukup.

Seperti yang telah kami sebutkan di atas, aktivitas fisik yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar kreatinin dalam darah. Maka dari itu, jika Anda selama ini terlalu banyak menjalankan aktivitas fisik, Anda harus mulai mengurangi nya.

Disamping itu, Anda juga harus selalu memenuhi kebutuhan istirahat harian Anda, yaitu sekitar 7 sampai dengan 9 jam per hari. Hal ini perlu untuk dilakukan karena proses perbaikan sel jaringan tubuh cenderung berlangsung lebih cepat ketika kita sedang tidur.

11. Kurangi Konsumsi Protein dan Daging

Cara untuk menurunkan kreatinin selanjutnya adalah dengan membatasi konsumsi pada daging serta makanan yang mengandung protein tinggi. Salah satu triknya adalah dengan menerapkan diet rendah protein.

Artikel terkait: Daftar Menu Diet Sehat Sarapan, Makan Siang, Malam

12. Konsumsi Antioksidan

Selanjutnya, konsumsilah makanan atau obat yang mengandung antioksidan. Dari Alodokter kami kutip sebaiknya anda mengkonsumsi alfa lipoic acid dan chitosan.

13. Konsultasi dengan Dokter

Pada kasus tertentu sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter untuk penggunaan jenis obat tertentu. Terutama untuk obat-obatan yang memiliki kandungan kreatinin tinggi. Beberapa obat yang dapat merusak ginjal juga harus dihindari karena tentu saja dapat berbahaya. Bahkan beberapa obat yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit ginjal juga dapat menjadi masalah.

Ada beberapa catatan untuk anda yang akan mengkonsumsi jenis obat tertentu seperti:

  • Untuk anda yang memiliki masalah ginjal, sebaiknya anda berhati-hati mengkonsumsi ibuprofen, yang dapat merusak ginjal lebih parah lagi ketika digunakan secara reguler.
  • Selain itu, obat-obatan seperti ACE inhibitor dan siklosporin digunakan untuk menyembuhkan penyakit ginjal justru dapat menyebabkan tingkat kreatinin untuk meningkat.
  • Selain obat-obatan, suplemen nutrisi, seperti vanadium, dapat juga meningkatkan tingkat kreatinin dan perlu dihindari
  • Konsultasikan penggunaan obat-obatan yang akan anda gunakan, karena dokter lebih paham mengenai dampak buruk dari obat tersebut, mana yang lebih besar. Karena bisa jadi obat tersebut dapat berefek meningkatkan jumlah kreatinini namun memiliki efek menyembuhkan lebih besar maka tentu saja tidak bisa kita abaikan, maka dari itu tetaplah berkonsultasi dengan dokter.

14. Carilah obat dan suplemen yang dapat membantu

Ada baiknya juga anda mengkonsumsi obat atau suplemen yang dapat membantu ginjal anda mengendalikan jumlah kreatinin. Konsultasikan dengan ahli medis mengenai obat dan suplemen yang baik untuk anda konsumsi.

15. Konsumsi obat hypoglycemic

Dari WikiHow kami kutip bahwa penderita kreatinin tinggi sebaiknya mengkonsumsi obat hypoglycemic. karena pada dasarnya kerusakan yang terjadi pada ginjal yang membuat kadar kreatinin menjadi tinggi adalah diakibatkan oleh penyakit diabetes.

Artikel terkait: 9 Cara Membuat Obat Diabetes Alami yang Terbukti Ampuh Turunkan Gula Darah

Untuk anda penderita penyakit diabetes, sangat penting untuk menjaga tingkat insulis agar tetap normal. Nah, ada beberapa catatan yang penting untuk ketahui. Repaglinide adalah obat hypoglycemic yang biasanya diresepkan dokter. Dosis awal biasanya 0,5 miligram, digunakan sebelum makan. Dosis maksimum adalah 4 miligram, juga digunakan sebelum makan. Walaupun Anda kebetulan tidak makan,tetap penting untuk menggunakan obatnya.

16. Kurangi tekanan darah Anda dengan obat

Penyebab kerusakan ginjal bukan hanya terjadi karena diabetes saja, karena tekanan darah juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal anda. Nah, sebaiknya anda tetap menjaga tekanan darah normal anda dengan mengkonsumsi benazepril dan hydrochlorothiazide. Dari wikiHow kami mengutip bahwa dosis benazepril biasanya antara 10 dan 80 miligram. Dosis biasa hydrochlorothiazideantara 12,5 dan 50 miligram sehari.

17. Sembuhkan Masalah Utama

Sebaimana yang sudah diuraikan bahwa masalah pada ginjal yaitu berupa peningkatan kadar kreatinin terjadi karena faktor lainnya. maka dari itu, anda harus mengetahui apa masalah utama sebenarnya. Berikut ini kemungkinan penyebab kreatinin tinggi yang harus anda selesaikan:

  • Kerusakan ginjal dan penyakit ginjal kronis biasanya penyebab paling umum. Kerusakan ini dapat disebabkan oleh penyakit, infeksi yang berpotensi fatal, syok, kanker, atau aliran darah rendah.
  • Diabetes tipe 2 juga dihubungkan dengan tingkat kreatinin yang tinggi.
  • Kemungkinan penyebab lainnya antara lain gagal jantung, dehidrasi, kehilangan darah yang terlalu banyak menyebabkan syok, asam urat, olahraga berat secara fisik, cedera otot, gangguan otot, dan luka bakar.

18. Lakukan Terapi Pijat

Ternyata terapi pijat juga dapat kita lakukan untuk menyembuhkan masalah ginjal berupa kadar kreatinin tinggi. Terapi pijat sendiri bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi tingkat stres, sehingga membuat tidur lebih nyenyak dan anda lebih rileks tentunya.

19. Terapi Pemurnian Darah

Selain terapi pijat, terapi pemurnian darah juga bisa menjadi solusi masalah kreatinin tinggi anda. Terapi ini juga dikenal dengan nama hemodialisis atau dialisis. Terapi ini mungkin terlihat ekstrim, namun bisa menjadi sangat efektif.

  • Ketika pengobatan, darah Anda akan diekstrak dan disaring menggunakan mesin. Mesin ini menghilangkan kreatinin dan racun lainnya dalam darah. Ketika dibersihkan, darahnya akan disirkulasi kembali ke dalam tubuh anda.

20. Pengobatan Alternatif

Pilihan pengobatan alternatif juga bisa kita lakukan. Anda bisa mulai belajar Micro-Chinese Medicine Osmotherapy.  Terapi alternatif cina ini dapat membantu mengatasi kerusakan kecil pada ginjal. Pengobatan mandi juga mungkin dapat membantu dan cara ini juga berasal dari pengobatan Cina tradisional.

  • Dengan Micro-Chinese Medicine Osmotherapy, pengobatan Cina tradisional resepnya didasari oleh kondisi pasiennya sendiri. Beberapa pengobatan ini dilakukan melalui luar badan, dan sisanya dilakukan di dalam badan.
  • Pengobatan mandi dapat meningkatkan sirkulasi darah. Ini menyebabkan badan menjadi hangat dan berkeringat. Kreatinin dan racun lainnya kemudian dapat dihilangkan dari badan melalui keringat.

21. Konsumsi Makanan Nabati

Nah jika anda selama ini suka mengkonsumsi daging-dagingan maka sebaiknya mulailah perbanyak konsumsi sayur-mayur. Pola hidup diet vegetarian ini bermanfaat untuk menurunkan kadar kreatinin dan mengurangi risiko penyakit ginjal akibat tekanan darah tinggi maupun diabetes. Makanlah makanan kaya vitamin C seperti buah berry, sari lemon, peterseli, dan kembang kol.

22. Batasi Konsumsi Fosfor

Selain diet vegetarian yang baik untuk kesehatan, anda juga sebaiknya mengurangi konsumsi fosfor terlalu tinggi. Bukan tidak boleh, karena ginjal kita akan kesulitan untuk memproses makanan yang memiliki kandungan fosfor tinggi. Sebaiknya anda membatasi konsumsi labu, keju, ikan, kerang, kacang-kacangan, daging babi, produk susu rendah lemak, dan kedelai.

23. Batasi Konsumsi Potasium

Selain fosfor, sebaiknya anda juga membatasi konsumsi potasium. Karena potasium dapat berakumulasi dalam tubuh Anda jika ginjal Anda tidak dapat memprosesnya dengan benar. Beberapa makanan yang sebaiknya anda hindari seperti buah-buahan kering, pisang, bayam, kentang, kacang-kacangan, dan kacang polong.

24. Hindari Suplemen Kreatinin

Sebaiknya anda menghindari suplemen kreatinin, karena kreatinin adalah produk limbah dari kreatin, memakan suplemen kreatin akan menghasilkan lebih banyak kreatinin lagi dalam darah Anda. Mungkin catatan ini bukan untuk orang kebanyakan karena biasanya seorang atlet atau binaragawan yang mengonsumsi suplemen nutrisi untuk meningkatkan performanya, kreatin mungkin akan dimasukkan dalam suplemen tersebut dan perlu dikurangi.

25 Cuci Darah

Cuci darah sendiri mungkin menjadi solusi terakhir dari masalah kreatinin tinggi yang anda alami. Cara ini anda lakukan jika perubahan pola makan dan pengobatan tidak menurunkan kadar kreatinin Anda, bicarakan dengan dokter saat anda akan melakukan proses cuci darah.

Untuk cuci darah, ada 2 jenis metode cuci darah sendiri, namun yang digunakan untuk menurunkan kadar kreatinin disebut dengan hemodialysis. Hemodialysis sendiri merupakan proses cuci darah yang menggunakan suatu mesin untuk menyaring limbah, cairan, dan garam dari darah Anda sehingga ginjal yang sudah rusak Anda tidak perlu melakukannya lagi.

Demikianlah uraian mengenai cara menurunkan kreatinin dari kami. Semoga bermanfaat untuk pembaca sekalian. Agar lebih banyak lagi manfaat tulisan kami ini, ada baiknya jika anda berkenan membagikannya kepada yang lainnya.

Jangan lewatkan juga: 52 Gejala Ginjal Bermasalah dan Cara Mencegahnya

Leave a Reply