Daftar Pantangan Ibu Hamil yang Harus Dihindari!

Pantangan ibu hamil tergolong sangat banyak. Dan untuk bisa melindungi janin yang ada dalam kandungan, ibu hamil dianjurkan untuk menghindari seluruh pantangan tersebut.

Banyaknya pantangan yang harus dihindari oleh ibu hamil tidak terlepas dari faktor kekuatan dan daya tahan janin dalam kandungan yang cenderung sangat lemah.

Janin dalam kandungan cenderung lebih sensitif terhadap zat asing dan gerakan – gerakan fisik tertentu.

Tidak jarang karena terpapar zat asing atau pun mengalami guncangan, proses tumbuh kembang janin dalam kandungan menjadi terhambat.

Dalam kondisi yang lebih parah, paparan zat asing juga beresiko menimbulkan cacat atau bahkan keguguran.

Di lain sisi, kebiasaan kurang sehat seperti malas bergerak juga dapat membuat proses perputaran janin dalam rahim tidak bisa berjalan dengan optimal.

Penting dibaca: 24 Tips Menghilangkan Mual Saat Hamil

Biasanya, ketika proses perputaran janin dalam rahim tidak dapat berjalan dengan optimal, janin akan berada pada posisi sungsang.

Jika sudah begini, maka mau tidak mau, proses lahiran harus dilakukan dengan menggunakan bantuan operasi sesar.

Lantas, apa saja sih pantangan yang harus dihindari oleh ibu hamil? Berikut informasi lengkapnya telah kami siapkan secara khusus untuk Anda.

Pantangan Ibu Hamil

Pantangan Ibu Hamil

#Pantangan Ibu Hamil yang Harus Anda Ketahui

Berikut merupakan beberapa pantangan yang harus dihindari oleh ibu hamil untuk menjaga kondisi janin dalam kandungannya:

1. Mengonsumsi Makanan Mentah

Bagi sebagian orang, mengonsumsi makanan mentah terkadang sudah menjadi sebuah kebiasaan yang mendarah daging.

Entah itu sayur mentah untuk lalapan atau pun ikan salmon mentah untuk sushi, semuanya dikonsumsi demi mendapatkan kandungan nutrisi dan cita rasa yang maksimal.

Nah, saat sedang hamil, kebiasaan seperti ini sebaiknya mulai dikurangi atau bahkan dihindari.

Kenapa? Karena makanan mentah cenderung lebih rentan mengandung bakteri, virus, residu pestisida, dan zat – zat berbahaya lainnya.

Seluruh zat berbahaya tersebut beresiko menimbulkan ancaman kesehatan pada janin.

Maka dari itu, langkah teraman yang bisa dilakukan adalah dengan berhenti mengonsumsi makanan mentah.

Kalaupun benar – benar ingin mengonsumsi makanan mentah, pastikan makanan mentah yang hendak dikonsumsi sudah benar – benar bersih dari zat – zat berbahaya.

Baca nih bund: Daftar Khasiat Madu untuk Ibu Hamil dan Janin Sehat

2. MengonsumsiIkan yang Mengandung Merkuri

Pantangan ibu hamil yang selanjutnya adalah mengonsumsi ikan yang mengandung merkuri.

Ikan merupakan salah satu jenis makanan yang sangat direkomendasikan untuk ibu hamil.

Karena kandungan nutrisinya yang sangat lengkap, ikan diyakini dapat memberikan banyak manfaat kesehatan untuk ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Sayangnya, hal tersebut tidak berlaku untuk jenis ikan yang mengandung merkuri seperti ikan todak, tilefish, dan ikan mackerel.

Ketiga jenis ikan tersebut beresiko menimbulkan keracunan dan gangguan kesehatan pada janin.

Maka dari itu, seenak apapun rasa ikan tersebut, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsinya.

3. Mengonsumsi Minuman Keras / Minuman Beralkohol

Di beberapa daerah tertentu, terutama di dataran tinggi dan daerah – daerah dingin lainnya, aktivitas mengonsumsi minuman beralkohol sudah menjadi aktivitas rutin yang dianggap biasa.

Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menghangatkan suhu badan.

Nah, bila Anda termasuk ke dalam golongan orang di atas (yang terbiasa mengonsumsi alkohol untuk menghangatkan badan), saat hamil, sebisa mungkin Anda harus mengurangi frekuensi konsumsi alkohol Anda.

Kenapa? Karena minuman beralkohol beresiko menimbulkan gangguan kesehatan pada janin, terutama di sektor sistem saraf dan kemampuan motorik.

4. Mengonsumsi Makanan Pemicu Alergi

Pantangan ibu hamil yang selanjutnya adalah mengonsumsi makanan pemicu alergi. Seperti yang telah kita ketahui bersama, saat dikonsumsi, beberapa produk makanan dapat menimbulkan reaksi alergi.

Nah, ternyata anak yang pernah memiliki riwayat gangguan kesehatan berupa alergi saat berada dalam kandungan cenderung lebih beresiko mengalami alergi.

Untuk itu, agar risiko alergi pada anak bisa lebih rendah, ibu hamil disarankan untuk menghindari seluruh produk makanan yang beresiko memicu reaksi alergi.

5. Mengonsumsi Kafein

Menurut hasil penelitian, jika dikonsumsi secara berlebihan, kafein dapat meningkatkan risiko terjadinya keguguran.

Selain itu, kafein kabarnya juga dapat meningkatkan risiko bayi terlahir dalam kondisi berat badan rendah.

Oleh karena itu, untuk  menghindari seluruh kemungkinan negatif tersebut, ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsi kafein.

Kalaupun ingin mengonsumsinya, sebisa mungkin konsumsilah dalam jumlah terbatas.

6. Merokok

Selain tidak bagus untuk kesehatan, merokok juga tergolong ke dalam salah satu pantangan ibu hamil.

Menurut hasil penelitian, kebiasaan merokok saat hamil dapat meningkatkan risiko bayi terlahir dengan berat badan rendah, bayi terlahir dalam kondisi cacat, dan yang paling parah dapat menyebabkan kematian pada janin.

Dalam penelitian lainnya, ditemukan fakta menarik lain bahwa anak – anak yang terlahir dari ibu perokok (yang merokok saat hamil) cenderung akan mulai merokok saat usianya masih dini.

7. Mengenakan Pakaian Ketat

Selain kurang nyaman, mengenakan pakaian ketat juga beresiko menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan pada ibu hamil dan janin.

Pakaian terbaik yang direkomendasikan untuk ibu hamil adalah pakaian yang longgar dan tidak mengandung karet di bagian sekitar pinggang dan perut.

Bila memungkinkan, ibu hamil bahkan cenderung dianjurkan untuk terus mengenakan daster sepanjang waktu.

Artikel terkait: Penyebab dan Cara Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil

8. Berendam Air Panas

Pantangan ibu hamil yang berikutnya adalah berendam air panas.

Tidak dapat dipungkiri, berendam di air panas memang merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan.

Selain itu, berendam di air panas juga dapat membantu merelaksasi jaringan otot dalam tubuh.

Sayangnya, jika dilakukan oleh ibu hamil, aktivitas ini beresiko menyebabkan gangguan kehamilan.

Menurut hasil penelitian, berendam di air panas saat usia kehamilan di bawah 3 bulan telah terbukti dapat meningkatkan risiko keguguran hingga dua kali lipat.

Untuk itu, sebagai langkah antisipasi, ibu hamil dianjurkan untuk tidak berendam di air panas.

Kalaupun ingin berendam di air panas, usahakan untuk menggunakan air panas bersuhu rendah.

9. Mengonsumsi Obat Warung / Tanpa Mengikuti Petunjuk Dokter

Bagi sebagian kalangan masyarakat, mengonsumsi obat warung sudah dianggap sebagai aktivitas yang wajar dan aman.

Pasalnya, selama ini obat warung memang telah terbukti dapat menyelesaikan berbagai macam permasalahan kesehatan yang mereka alami.

Nah, bila Anda termasuk ke dalam kelompok orang di atas (yang terbiasa mengonsumsi obat warung saat sakit ringan), saat hamil, Anda dianjurkan untuk tidak melakukannya.

Kenapa? Karena obat yang dikonsumsi oleh ibu hamil dapat masuk ke area plasenta.

Ketika hal ini terjadi, proses tumbuh kembang dan kesehatan janin dapat terpengaruh oleh zat yang terkandung pada obat tersebut.

Itulah kenapa ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsi obat warung.

Tujuannya untuk menghindari terjadinya gangguan kesehatan dan gangguan dalam proses tumbuh kembang janin dalam kandungan.

10. Memakai Baju Ketat

Ibu hamil juga tidak direkomendasikan untuk mengenakan pakaian ketat. Kenapa? Karena dengan mengenakkan pakaian ketat dapat meningkatkan tekanan pada perut dan janin.

11. Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Pasteurisasi atau proses pemanasan pada makanan atau minuman penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membunuh bakteri-bakteri jahat yang dapat mengganggu kesehatan.

Begitu juga produk susu, sebaiknya bumil mengkonsumsi susu yang sudah dipanaskan supaya tidak ada lagi bakteri yang hidup dan dapat mengganggu kesehatan anda dan janin nantinya.

Pastikan produk susu yang akan anda konsumsi sudah dipasteurisasi. Karena produk susu yang tidak dipanaskan beresiko mengandung bakteri listeria yang akan meningkatkan risiko keguguran dan penyakit serius.

12. Membersihkan Kotoran Kucing

Pantangan ibu hamil yang terkesan sepele berikutnya adalah membersihkan kotoran kucing. Kenapa? Karena kotoran kucing ini merupakan tempat bagi banyak parasit berbahaya bagi Bumil. Kemungkinan keguguran lebih tinggi jika bumil sudah terjangkiti parasit yang terdapat pada kotoran kucing.

Kalau tidak mengalami keguguran, bayi yang lahir bisa mengalami kejang atau mengalami penyakit kejiwaan.

13. Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Bumil, meskipun pergi kondangan atau acara yang penting, sebaiknya anda menghindari menggunakan high heels. Kenapa? Karena menggunakan sepatu hak tinggi ini dapat mengakibatkan otot-otot yang terdapat di daerah pinggang mengalami peregangan.

Jika tetap bunda lakukan, maka bunda bisa menanggung resiko mulai dari keluhan pegal-pegal dan sakit pada daerah pinggangnya. Keadaan seperti ini disebabkan karena selama masa kehamilan wanita akan mengalami perubahan sumbu tubuh.

Selama hamil, tubuh bunda akan lebih condong ke arah depan dan ibu hamil akan berusaha untuk menegakan tubuhnya ke belakang, caranya yaitu dengan meregangkan otot-otot punggung dan pinggang.

Selain karena faktor tersebut, menggunakan sepatu hak tinggi ketika sudah hamil besar juga dapat beresiko terjatuh dan mengalami keguguran atau cacat janin.

Baca juga yuk: Cara Menghilangkan Sakit Pinggang Saat Hamil

14.  Memakai Obat Anti Nyamuk

Pantangan ibu hamil selanjutnya adalah memakan obat anti nyamuk. Di dalam obat anti nyamuk ini terdapat bahan kimia aktif dan termasuk dalam golongan pestisida.

Jika bunda tetap ngotot menggunakan obat anti nyamuk ini maka dapat memicu terjadinya kerusakan saraf. Bahkan obat nyamuk yang disemprot mengandung minyak tanah yang akan memicu terjadinya kerusakan ginjal janin yang dikandung.

Itu kalau obat nyamuk yang cair, sementara obat nyamuk yang oleh juga tidak kala berbahayanya. Obat nyamuk lotion mengandung zat korosif. Dimana korosif tersebut dapat diserap oleh kulit dan menjadi racun dalam tubuh.

Solusi untuk menghindari gigitan nyamuk yaitu dengan menggunakan kelambu, membersihkan pekarangan rumah dan dalam rumah, tidak membiarkan ada genangan air tempat nyamuk bertelur.

15.  Melakukan Diet Selama Kehamilan

Bumil sebaiknya juga menghindari diet. Kenapa? Karena bunda dan jabang bayi yang masih di dalam kandungan membutuhkan nutrisi untuk tumbuh dan berkembang. Diet selama hamil ini dapat membahayakan janin.

16. Melewati Jalan Jelek

Anda tidak dilarang bepergian sesekali, namun usahakan ketika bepergian tetap aman, misal mengendarai kendaraan yang nyaman, melewati jalan yang bagus.

Guncangan yang kuat dapat membahayakan janin, apalagi saat usia kehamilan masih muda, di bawah 4 bulan. Usia kandungan di bawah 4 bulan masih lemah dan rentan keguguran jika menerima goncangan keras.

Penting nih bund: 13 Aplikasi Ibu Hamil yang Akan Menjadi ‘Dokter’ Pribadi Anda!

#Jenis Makanan Pantangan Ibu Hamil

Kira-kira makanan apa saja yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil? Berikut ini beberapa makanan yang sebaiknya jangan dimakan oleh ibu hamil:

Sushi

Makanan pantangan ibu hamil yang pertama adalah sushi. Buat anda yang doyan makan di resto Jepang tentu tidak asing lagi dengan sushi bukan? Meskipun selama ini sushi merupakan camilan favorit anda, sebaiknya demi kebaikan anda dan anak yang ada di dalam kandungan anda mengorbankan selera anda.

Kenapa sushi dilarang? Karena sushi tidak steril dan masih mengandung bibit penyakit. Jika sampai dikonsumsi, janin bisa mengalami pembengkakan cairan di saraf kepalanya. Akibatnya kepala bayi akan berukuran besar.

Keju

Selain sushi, sebaiknya anda juga tidak mengkonsumsi keju. Kenapa? Meskipun keju berbahan dasar susu, namun karena susu yang digunakan tidak melalui proses pasteurisasi atau pemanasan sehingga bakteri di dalamnya masih hidup.

Tapai (tape)

Makanan pantangan ibu hamil selanjutnya adalah tapai. Tapai yang merupakan produk fermentasi dari ubi kayu ini dibuat menggunakan ragi. Nah, makanan dan minuman apapun yang mengandung fermentasi tidak baik untuk ibu hamil karena mengandung bahaya alkohol saat hamil tinggi. Tentu kita semua mengetahui bahwa alkohol sangat berbahaya untuk ibu hamil.

Makanan Asin

Sebaiknya bumil juga menghindari mengkonsumsi makan asin. Makanan yang sangat asin ini dapat mengakibatkan tekanan darah menjadi tinggi. Ibu hamil dalam proses persalinan yang memiliki tekanan darah tinggi akan sangat beresiko.

Makanan yang memiliki pewarna buatan

Bumil jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan dengna pewarna buatan. Makanan dengan pewarna sintetsi meskipun terlihat menarik tetapi dapat mengakibatkan janin terkena kanker usus dan berbagai jenis kanker lainnya.

Makanan yang pahit

Bunda sebaiknya juga menghindari makanan yang pahit seperti daun pepaya, pare, daun katuk dll, karena mengandung kina yakni zat yang bermanfaat bagi penyakit malaria. Namun bagi ibu hamil kina sangat membahayakan karena bisa menyebabkan rahim menyusut sehingga rentan keguguran.

Baca juga yuk: 26 Khasiat Buah Pisang untuk Ibu Hamil dan Janin

Lalapan Mentah

Sebisa mungkin bumil juga menghindari makan dengan lalapan mentah. Kenapa? Karena kita tidak tahu pestisida apa yang sudah diberikan pada lalapan tersebut, atau bakteri apa yang terkandung di dalam lalapan tersebut.

Kalau kita tetap ngotot ingin mengkonsumsi lalapan mentah juga, makan ini akan meningkatkan resiko janin kita menjadi rentan terkena gangguan kesehatan.

Daging Berlemak

Makanan pantangan ibu hamil berikutnya adalah daging berlemak tinggi. daging berlemak tinggi ini dapat menimbulkan kolesterol dan gangguan kesehatan lainnya. Jika sampai ini terjadi, pada saat persalinan ibu hamil akan mengalami komplikasi.

Ikan yang Bermerkuri

Bumil sebaiknya menghindari mengkonsumsi ikan yang bermerkuri tinggi. Beberapa contoh ikan yang sebaiknya dihindari adalah ikan tengiri, ikan todak, dan ikan yang penangkapannya di daerah berkadar polutan tinggi.

Kerang Mentah

Selain menghindari mengkonsumsi sushi, bumil sebaiknya juga tidak mengkonsumsi kerang mentah. Kerang mentah di dalamnya mengandung virus berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan bagi ibu hamil.

Daging Kambing

Bumil sebaiknya juga tidak mengkonsumsi daging kambing karena dapat meningkatkan kolesterol yang berakibat tingginya tekanan darah.

Makanan Berlemak Trans

Makanan pantangan ibu hamil berikutnya adalah makanan yang mengandung lemak trans. Hal ini dikarenakan dapat meningkatkan Low Density Lipoproteins (kolesterol buruk) dan menurunkan kadar High Density Lipoproteins (kolesterol baik) di dalam tubuh. Dari beberapa penelitian diketahui lemak trans ini dapat mengakibatkan janin terlahir dengan bobot kurang dan kemungkinan gugur dalam rahim.

Daging Olahan

Bunda sebaiknya juga menghindari konsumsi daging olahan yang ada pada burger, hotdog, atau sandwich karena berpotensi mengandung bakteri listeria.

Diketahui bahwa, makanan yang tidak dimasak sempurna atau makanan yang disimpan terlalu lama setelah dimasak dan tidak di tempat higienis membuat bakteri ini berkembang biat. Bakteri Listeria tersebut dapat menyebabkan keguguran, infeksi bagi janin, ataupun bayi yang lahir premature.

Baca juga: 24 Makanan yang Sehat untuk Ibu Hamil dan Janin!

#Buah yang Tidak Selayaknya Dikonsumsi Ibu Hamil

Ada beberapa buah yang juga sebaiknya tidak dikosumsi oleh ibu hamil, beberapa diantaranya adalah:

Nanas

Nanas tentu sudah dikenal luas tidak dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil. Buah yang mengandung zat bromelain ini dapat membuat leher rahim menjadi lunak sehingga tidak bisa menampung janin yang semakin lama tumbuh semakin besar hal ini berakibat terjadinya keguguran karena rusaknya leher Rahim lunak.

Anggur

Selain buah nanas, sebaiknya bumil juga mneghindari mengkonsumsi buah anggur. Buah ini mengandung gula yang mudah menjadi fermentasi, fermentasi sangat tidak baik dikonsumsi bagi ibu hamil karena mengandung alcohol yang bisa menyebabkan suhu di dalam rahim meningkat secara tajam, akibatnya perut menjadi panas dan janin tidak bisa bertahan.

Durian

Selain kedua buah di atas, bumil juga sebaiknya tidak mengkonsumsi buah yang memiliki kulit tajam ini. Kandungan alkohol pada durian ini dikhawatirkan akan menyebabkan kontraksi yang mana akan memicu keguguran.

Pepaya muda

Buah yang dilarang dikonsumsi ibu hamil berikutnya adalah pepaya muda. Pepaya muda ini bisa meningkatkan kontraksi dinding Rahim yang tidak baik untuk tumbuh kembangnya bayi dan janin.

****

Itulah beberapa pantangan ibu hamil yang perlu Anda ketahui. Penting untuk diingat, walaupun beberapa hal yang tersebut di atas terlihat sepele, namun dampak negatif yang ditimbulkannya cenderung sangat besar.

Maka dari itu, untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan, ibu hamil sangat dianjurkan untuk menghindari seluruh pantangan di atas. Akhir kata, semoga bermanfaat ya!

Artikel terkait: Daftar Makanan Buat Ibu Hamil Biar Pintar Seperti Einsten

Leave a Reply