Daftar Gejala Penyakit Campak yang Harus Anda Ketahui!

Gejala Campak  Penyakit campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh serangan virus. Virus yang masuk ke dalam tubuh akan mulai aktif setelah satu hingga dua minggu. Setelah dua minggu tubuh akan mulai menunjukkan gejala campak.

Gejala campak itu sendiri akan hilang setelah dua minggu. Gejala campak pada awalnya berupa ruam pada kulit yang berisai cairan. Ruam pada kulit ini akan bertahan selama tujuh hari. Ruam kulit awalnya hanya pada satu titik kulit saja.

Semakin hari ruam akan semakin banyak dan mulai menyerang seluruh tubuh. selain munculnya ruam pada kulit, penyakit campak juga akan menunjukkan gejala campak lainnya. Gejala campak hampir sama dengan gejala influenza.

Loading...

Salah satu gejala campak adalah demam tinggi. Gejala ini menunjukkan sistem kekebalan tubuh masih bekerja dengan baik dalam melawan virus yang menyerang tubuh. sebaiknya jika melihat adanya  gejala campak menyerang tubuh anda segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Meski tidak ada obat khusus menangani campak namun perawatan medis akan membantu pemulihan dengan cepat. Dengan sistem kekebalan tubuh yang baik maka proses penyembuhan akan semakin cepat.

Namun dalam kondisi tubuh yang kurang fit akibat penularan virus maka sistem kekebalan tubuh sulit terjaga dengan baik. Maka dari itu kita perlu melakukan beberapa cara agar sistem kekebalan tubuh meningkat.

Cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang pertama adalah dengan meningkatkan asupan cairan. Cairan yang cukup juga akan membantu meredakan demam. Selain itu perbanyak konsumsi buah dan sayur.

Gejala Campak yang Harus Anda Waspadai

beberapa gejala campak sangat mirip dengan gejala influenza. Sehingga banyak yang tidak menyadari penularan penyakit tersebut. Untuk itu sebaiknya kita mengetahui gejala campak agar penanganan bisa segera dilakukan. Berikut beberapa gejala campak yang meliputi :

1. Demam

 Ketika virus yang menyebabkan penyakit campak menyerang tubuh maka gejala awal yang dapat dirasakan adalah demam. Demam bisa terjadi kapan saja baik siang maupun malam. Suhu tubuh biasanya berbeda pada tiap penderitanya tergantung dari kondisi tubuh, terutama jika pasien campak memiliki riwayat penyakit asma sebab infeksi virus juga menginfeksi saluran pernapasan.

Simak juga: 21 Gejala Cacar Air yang Harus Anda Waspadai Sejak Dini

2. Batuk kering

Saluran pernapasan atau tenggorokan yang  terinfeksi  virus campak membuat pasien campak mengalami batuk kering. Batuk biasanya terjadi setelah dua hari atau tiga hari terserang campak. Ketika sistem kekebalan tubuh menurun maka batuk juga akan semakin parah atau memburuk. Untuk meringankan batuk sebaiknya perbanyak minum air putih.

3. Sakit tenggorokan

Gejala campak selanjutnya adalah sakit tenggorokan. Hal ini disebabkan infeksi mulai menyebar hingga ke kerongkongan. Dengan begitu penderita campak akan kesulitan menelan, sehingga nafsu makan akan semakin menurun.`meski gejala ini mirip dengan gejala flu tapi pemberian obat flu tidak akan berpengaruh apa-apa.

4. Pilek

Selain tenggorokan yang mulai terinfeksi, bagian hidung juga akan mengalami hal yang sama, yakni terinfeksi sehingga menyebabkan pilek. Pilek akan membuat kondisi tubuh semakin tidak karuan, sebaiknya segera periksakan kondisi tubuh anda ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

5. Mata merah

Penyakit campak juga akan mengakibatkan mata merah. Mata merah terjadi akibat peradangan akibat infeksi yang sudah menyebar hingga ke hidung dan tenggorokan. Ketika virus sudah mencapai sistem pernapasan maka akan ada virus yang menyebar hingga ke area mata dan menyebabkan peradangan pada lapisan terluar mata.

6. Mata gatal

Selain mengalami mata merah, penderita campak juga akan merasakan gatal pada bagian mata. Hal ini disebabkan virus yang membuat mata meradang. Selain itu mata juga akan mengaluarkan cairan lengket sehingga ketika bangun tidur anda akan kesulitan membuka mata akibat kotoran dan cairan mata yang mengering dan lengket seperti sakit mata.

7. Sariawan biru dibagian dalam mulut

Gejala campak lainnya akan menyerang bagian mulut, yakni mengalami sariawan. Sehingga akan menyulitkan pasien campak untuk menelan makanan. Sariawan muncul pada bagian dalam mulut dan pipi yang berbentuk bintik-bintik kecil berwarna merah dengan bintik kecil berwarna biru di dalamnya.

8. Ruam diseluruh tubuh

Pada awalnya Ruam tumbuh pada satu bagian kulit dan terus berkembang hingga menyebar ke seluruh kulit yang berbentuk bintik-bintik kemerahan yang berisi cairan merupakan gejala paling umum penyakit campak.

Gejala campak

Ilustrasi: Gejala campak

Setelah ruam menyerang kulit biasanya dibarengi dengan naiknya suhu tubuh yang mencapai 40 derajat celcius dimana menandakan adanya perlawanan yang kuat dari sistem kekebalan tubuh melawan virus yang masuk ke tubuh.

9. Gangguan pendengaran

Meski penyakit campak bisa sembuh dengan sendirinya namun ada beberapa kondisi tanpa pengobatan atau perawatan dapat berakibat buruk yakni dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Hal ini disebabkan adanya infeksi yang menyerang gendang telinga.

Infeksi gendang telinga akan ditandai dengan menurunnya daya sensitifits terhadap suara dan akan keliar cairan dari lubang telinga. Dengan begitu segera lakukan pengobatan sebab jika pengobatan lambat dapat berakibat hilang pendengaran secara permanen.

9. Radang tenggorokan

 Memang penyakit campak sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya namun itu semua tergantung dari sistem kekebalan tubuh penderitanya. Ketika sistem imun tidak dapat bekerja dengan baik maka berbagai komplikasi bisa saja terjadi salah satunya dapat menyebabkan radang tenggorokan.

10. Pneumonia

Komplikasi yang lebih serius bisa saja terjadi jika daya tahan tubuh tidak mampu melawan virus secara alami sedang pengobatan juga tidak kunjung dilakukan yakni dapat menyebabkan pneumonia atau infeksi paru-paru.

Infeksi paru-paru biasanya terjadi setelah pasien melewati fase infeksi tenggorokan yang akan terus menyebar hingga ke paru-paru. Jika paru-paru sudah mengalami infeksi bisa berakibat terbentuknya lapisan lendir dan nanah pada paru-paru.

Jika kondisi terus memburuk maka bisa membuat anda menderita batuk berdahak, batuk kering bahkan batuk berdarah serta sulit bernapas atau sesak napas.

11. Kejang

Ketika tubuh penderita capak dipenuhi dengan ruam atau bercak merah berisi cairan akan berakibat naiknya suhu tubuh hingga mencapai 40 derajat celcius. Suhu tubuh yang demikian tinggi jika tanpa pengobatan dapat berakibat kejang. Jika virus sudah mencapai otak maka kejang bisa semakin parah dan mengkhawatirkan.

12. Gangguan kehamilan untuk ibu hamil

Penyakit campak akan sangat berbahaya jika menyerang ibu hamil. Sebaiknya ketika hamil anda menjauhi orang yang tengah terserang campak agar tidak menular pada anda. Kehamilan akan sangat terancam jika sang ibu menderita campak yakni dapat menyebabkan keguguran, kondisi kesehatan bayi kronis, kelahiran bayi prematur, serta berat badan bayi sangat rendah ketika dilahirkan.

Gangguan kehamilan ketika sang ibu menderita penyakit campak dapat dilihat dari berbagai gejala yang muncul seperti pendarahan ringan yang berupa flek yang keluar melalui jalan lahir, kram perut, serta keluar cairan berlebih dari vagina.

13. Trombosit menurun

Ketika penyakit campak tanpa pengobatan dan perawatan medis sedang kondisi kekebalan tubuh sangat rendah maka akan sangat berbahaya. Kondisi akan semakin serius yakni jumlah trombosit yang terus menurun atau anemia.

Penurunan trombosit ini sangat berbahaya sebab dapat menyebabkan kerusakan jantung, pendarahan serta pembekuan darah.

14. Sakit kepala

Sakit kepala pada penderita campak sangat wajar terjadi. Sakit kepala bisa semakin bertambah parah ketika peradangan semakin buruk hal ini tentunya membuat rasa yang sangat tidak nyaman dan mengganggu kegiatan sehari-hari. Obat peringan sakit kepala biasa tidak akan memberikan dampak apa-apa.

15. Diare

Ketika sistem kekebalan tubuh sangat lemah dan tidak dapat memberikan perlawanan terhadap virus yang menyerang tubuh maka salah satu dampak buruknya adalah penderita campak bisa mengalami diare. Ketika diare tubuh bisa mengalami dehidrasi jika tidak diimbangi dengan konsumsi air secukupnya.

Artikel terkait: Apa saja Penyebab, Gejala Diare dan Bagaimana Cara Mengobatinya!

16. Mual dan muntah

Penderita campak selain mengalami berbagai gejala seperti ruam. Radang tenggorokan, serta masih banyak lagi yang lainnya juga merasakan mual yang berlebihan bahkan hingga menyebabkan muntah. Mual ini bahkan terjadi ketika awal campak mulai menyerang.

17. Kehilangan nafsu makan

Berbagai gejala campak seperti sariawan, mual dan muntah tentunya turut berakibat pada pola makan. Nafsu makan semakin hari akan semakin menurun. Hal ini akan sangat berbahaya sebab sistem kekebalan tubuh juga bisa semakin menurun, karena kurangnya asupan makanan dan nutrisi yang masuk ke tubuh.

18. Kehilangan kesadaran

Komplikasi campak bisa sangat berbahaya ketika sudah pada tahap kehilangan kesadaran atau tidak dapat menerima reaksi apapun akibat infeksi virus sudah menyebar hingga ke telinga dan otak. Jika penanganan tidak segara dilakukan dapat berakibat kehilangan sensitifitas terhadap obat sehingga dapat menyebabkan kematian mendadak.

19. Lemah dan letih

Berbagai gejala campak yang dirasakan tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan kekuatan atau lemah. Hal ini sangat dipengaruhi oleh pasien yang kehilangan nafsu makan.

Cara Mengobati Campak

Meski belum ada obat khusus campak hingga saat ini namun membantu meredakan gejala campak bisa dilakukan untuk membantu proses penyembuhan sembari menunggu sistem imun membunuh virus secara alami. Berikut beberapa pengobatan campak yang bisa dilakukan :

  • Mengendalikan demam dan mengurangi rasa sakit dengan mengkonsumsi parasetamol serta ibuprofen
  • Obat-obatan ketika campak menyerang seperti pemberian antibiotic serta vitamin A akan diberikan oleh dokter kepada pasien. Selain pemberian vaksin campak juga akan dilakukan jika diperlukan.
  • Pengobatan untuk campak yang sudah menginfeksi mata yakni dengan gunakan kain katun yang direnfam air untuk membersihkan cairan dan kotoran pada mata
  • Pengobatan lain bisa dilakukan untuk meredakan gejala campak lainnya seperti ketika hidung berair anda bisa melakukan terapi menghirup uap dan mengkonsumsi air hangat yang diberi madu dan air lemon.

Komplikasi Campak

Jika penyakit campak dibiarkan tanpa pengobatan ditengah kondisi sistem imun yang lemah maka akan sangat berbahaya yakni dapat menyebabkan komplikasi yang cukup berbahaya seperti:

  • Kejang
  • Infeksi mata
  • Infeksi telinga
  • Infeksi paru-paru
  • Dehidrasi
  • Radang pita suara
  • Meningitis
  • Ensefalitis
  • Mata juling
  • Gangguan jantung
  • Buta permanen
  • Gangguan kehamilan atau keguguran

Cara Mencegah Penyakit Campak

Penyakit campak sebenarnya bisa dicegah dengan pemberian vaksin campak. Namun meski sudah diberi vaksin campak anda tetap akan bisa terserang campak namun gejala yang dirasakan akan lebih ringan sebab vaksin campak akan melemahkan virus yang masuk ke tubuh.

Vaksin wajib diberikan sejak kecil yang diberikan pada umur 9 bulan, 2 tahun dan 6 tahun. Selain vaksin campak ada vaksin tambahan yang harus diberikan yakni MMR yang merupakan kombinasi antara vaksin campak, gondongan dan campak jerman yang diberikan ketika anak berusia 12-13 bulan serta 3-5 tahun.

Loading...

Demikianlah beberapa gejala campak yang cukup berbahaya. Sebaiknya segara lakukan perawatan atau pengobatan ketika anda merasakan tubuh anda mengalami beberapa gejala campak tersebut. Semoga bermanfaat. Jangan lewatkan juga: 12 Gejala Flu (Influenza), Cara Mengoabti serta Mencegah

loading...

Leave a Reply