19 Gejala Penyakit Diabetes Kering yang Harus Anda Waspadai

Gejala Diabetes Kering – Anda atau kenalan anda ada yang divonis menderita diabetes kering? Apa beda antara diabetes kering dan diabetes basah?

Apa Itu Diabetes Kering ?

Mungkin masih banyak diantara kita yang belum paham apa sebenarnya diabetes kering itu. Diabetes kering sendiri sebenarnya jenis diabetes yang akan mengakibatkan penderita akan terlihat kurus dan kering.

Diabetes tipe inilah yang merupakan tanda awal seseorang terkena diabetes tipe 2, dimana insulin dalam tubuh penderita sudah mengalami kerusakan sehingga mengakibatkannya kebal terhadap kandungan glukosa dalam darah.

Dalam kasus ini, insulin tidak mampu lagi untuk mengkonversi gula dalam darah menjadi glikogen yang pada akhirnya dapat menimbulkan peningkatan kadar gula dalam darah melebihi batas normalnya, yaitu 150 mg/dl.

Penyakit diabetes dapat diklasifikasikan menjadi 3, yaitu:

  • Diabetes Tipe 1, merupakan diabetes yang disebabkan oleh kerusakan atau ketidaksediaan hormon insulin dalam tubuh.
  • Diabetes tipe 2, merupakan diabetes yang terjadi akibat ketidakmampuan hormon insulin untuk mengontrol kadar gula dalam darah
  • Diabetes gestasional, merupakan gangguan diabetes yang terjadi pada masa-masa kehamilan.

Simak juga: 14 Penyebab Diabetes Melitus yang Wajib Diketahui

Gejala Diabetes Kering

Gejala Diabetes Kering

Perbedaan diabetes basah dan diabetes kering

Kira-kira, apa perbedaan antara diabetes basah dan diabetes kering? Silahkan simak penjelasanya berikut ini:

Diabetes kering

Kita mulai dari diabetes kering. Diabetes kering ini penderitanya akan mengalami luka akibat kerusakan pembuluh darah akibat hiperglikemia yang berkepanjangan. Kondisi ini menyebabkan sirkulasi darah terganggu dan luka menjadi sulit sembuh.

Secara gampangnya, penderita diabetes kering biasanya akan mudah mengalami luka, dan luka tersebut sulit sekali untuk diobati. Hal ini dikarenakan peredaran darah terganggu sehingga suplai oksigen terganggu.

Jika anda perhatikan, penderita diabetes kering ini biasanya tubuhnya akan habis mengurus karena tubuh akan menggunakan lemak sebagai pengganti tenaga. Hal ini disebabkan karena hormon insulin sudah tidak bisa mencegah glukosa menjadi tenaga. Kondisi inilah yang disebut dengan istilah diabetes kering oleh kebanyakan orang.

Diabetes basah

Sekarang mari kita beranjak untuk jenis diabetes basah. Sebenarnya, diabetes basah merupakan kelanjutan diabetes kering dan merujuk pada penyakit diabetes tipe 2 yang masuk ke tahapan lanjutan.

Secara umum kondisi penderita diabetes basah biasanya memiliki berat badan berlebih. Selain itu, diabetes basah memiliki kadar glukosa jauh lebih tinggi pada penderita diabetes kering.

Penderita diabetes basah juga bisa mengalami luka yang sulit disembuhkan sebagai akibat kadar gula yang tinggi. Luka yang dialami oleh penderita diabetes basah ini diakibatkan oleh bakteri clostridium perfringens atau bacillus fusiformis. Infeksi bisa terjadi pada jaringan kulit, saraf, dan jaringan otot.

Secara alami, infeksi sering timbul pada daerah yang lembab seperti mulut, usus, paru-paru, serviks, dan juga vulva. Namun, infeksi yang paling umum lebih sering terjadi pada daerah kaki.

Jika penderita diabetes basah memiliki luka, maka luka tersebut akan susah sekali mengering dan cenderung memburuk dari waktu ke waktu.

Hal ini terjadi karena adanya bakteri yang hinggap pada luka dan akhirnya berkembang biak sehingga infeksi justru semakin parah. Jika dibiarkan, keadaan ini bisa berujung pada luka yang membusuk sehingga bagian tersebut harus diamputasi.

Waspadai Diabetes Kering

Penderita penyakit diabetes kering akan mengalami penurunan berat badan secara drastis sehingga badan terlihat kurus. Faktor utama yang mengakibatkan penyakit diabetes adalah tubuh tidak dapat memproduksi insulin sehingga tingkat glukosa di dalam tubuh mengalami peningkatkan secara cepat.

Selain itu penderita penyakit obesitas beresiko besar mengalami diabetes serta orang tua berusia lanjutan, namun bukan tidak mungkin penyakit diabetes menyerang anak-anak, remaja serta orang berusia produktif.

Terdapat pembagian jenis penyakit diabetes yang disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya diabetes tipe 1 ( tubuh mengalami kerusakan hormon sehingga kebutuhan akan insulin tidak tercukupi), diabetes tipe 2 ( tubuh tidak mampu mengontrol tingkat glukosa di dalam tubuh karena hormon insulin mengalami kerusakan, diabetes tipe 3 ( penyakit yang terjadi pada masa kehamilan).

Gejala diabetes kering diawali dengan penurunan berat badan sehingga penderita memiliki fisik yang kurus kering. Diabetes kering beresiko besar timbulnya penyakit tipe 2 yang diakibatkan oleh kerusakan insulin sehingga tubuh tidak dapat mengontrol tingkat glukosa di dalam tubuh.

Daftar Gejala Diabetes Kering

Penderita diabetes kering sering mengalami gangguan kesehatan seperti nafsu makan yang meningkat, sering mengalami kehausan, mulut terasa kering serta sering buang air kecil.

Selain itu gejala diabetes kering yang bisa anda lihat adalah berat badan yang mengalami penurunan secara drastis karena tubuh tidak mampu memproduksi hormon insulin sehingga glukosa yang masuk di dalam tubuh tidak bisa diubah menjadi glikogen. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai gejala diabetes kering yang bisa anda lihat, yaitu :

1. Perasaan Mudah Lapar

Rasa lapar yang terus menerus bisa diakibatkan oleh keadaan penderita yang sedang mengalami Haid, banyak pikiran serta kurang tidur. Namun anda perlu melakukan penanganan khusus jika mengalami sikap seperti ini karena dengan meningkatnya porsi makan akan mengakibatkan tubuh mendapat asupan glukosa secara berlebihan sehingga kadar gula di dalam tubuh menumpuk.

Kondisi tubuh yang mendapat asupan gula berlebih dapat beresiko besar mengalami penyakit diabetes, oleh karena itu anda perlu melakukan penanganan lebih serius sebab dengan meningkatnya porsi makan dapat menandakan seseorang sedang mengalami gejala diabetes kering serta beresiko besar menderita penyakit diabetes tipe 2 yang diakibatkan oleh proses produksi hormon insulin tidak dapat dilakukan secara maksimal.

2. Sering Merasa Haus

Rasa haus merupakan respon tubuh sedang membukan air agar terhindar dari dehidrasi karena dapat mengakibatkan penderita memilik kulit yang sangat kering, namun rasa haus yang berlebihan bisa menandakan seseorang sedang mengalami gejala diabetes kering karena tubuh akan sering buang air kecil namun glukosa akan ikut keluar yang disebabkan oleh penyaringan kadar gula tidak maksimal.

3. Bau Mulut

Memiliki mulut yang bau tentu akan mengganggu aktivitas anda sehari-hari sebab orang lain akan merasa terganggu dengan bau mulut yang tidak enak. Bau mulut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya rongga mulut mengalami gangguan produksi akibat bakteri, gangguan pencernaan oleh bakteri, gangguan hati serta infeksi pada saluran pernapasan.

Selain itu bau mulut yang tidak sedap bisa menandakan seseorang sedang mengalami gejala diabetes kering karena tubuh melakukan pembakaran lemak bersama aseton yang mengakibatkan bau mulut.

4. Penglihatan Menjadi Kabur

Mata yang mengalami penurunan fungsi diakibatkan oleh degenerasi makula, terjadi pelepasan retina serta mengalami infeksi atau peradangan mata. Selain itu penglihatan kabur bisa diakibatkan oleh respon tubuh sedang mengalami gejala diabetes kering karena tubuh mengandung glukosa berlebihan sehingga lensa mata berubah yang dapat merusak fungsi utama mata.

5. Sering Kesemutan

Rasa kesemutan pada tangan dan kaki menandakan sel saraf didalam tubuh sedang mengalami kerusakan secara bertahap disebabkan oleh glukosa yang menumpuk atau dengan istilah neuropati. Oleh sebab itu respon tubuh yang ini bisa menandakan seseorang sedang mengalami gejala diabetes kering yang diakibatkan oleh tingkat kadar gula yang tinggi sehingga saraf mengalami masalah.

6. Intensitas Buang Air Kecil Lebih Sering

Jika buang air kecil anda lebih sering ketimbang biasanya dan intensitasnya sangat tinggi maka anda patut waspada. Hal ini dikarenakan produksi glukosa berlebih di dalam tubuh. Kondisi ini juga akan mengakibatkan fungsi ginjal pun terganggu sehingga kinerjanya menjadi tidak maksimal.

Parahnya, anda akan sering buang air kecil pada malam hari, tidur anda akan terganggu. Jika kondisi ini terjadi hampir setiap malam maka sebaiknya periksakan diri anda  ke dokter untuk mengetahui penyebab perubahan frekuensi buang air kecil.

7. Tubuh Pegal-pegal

Tubuh anda sering pegal-pegal? Penderita diabetes kering juga biasanya akan mengalami pegal-pegal di sekujur tubuhnya karena dehidrasi di mana otot menjadi kering sehingga timbul rasa pegal dan tidak nyaman ketika bergerak. Pegal-pegal ini terjadi padahal penderita diabetes kering tidak melakukan kegiatan yang berat.

8. Mudah Lelah

Selain pegal-pegal, penderita diabetes kering juga akan mudah merasa lelah. Lelah dan lunglai ternyata bukan saja gejala anemia, penderita diabetes kering juga.

Mudah lelah ini diakibatkan oleh gula darah atau glukosa tidak berubah menjadi energi yang digunakan manusia untuk beraktivitas secara aktif. Berlebihnya jumlah produksi glukosa sehingga kinerja pankreas menjadi tidak maksimal. Glukosa malah diubah oleh hormon insulin menjadi lemak yang menyebabkan tubuh mudah lemah, letih, maupun lesu. Penderita diabetes kering tidak bersemangat dan pucat karena tubuhnya lemah.

9. Sering Kesemutan

Gejala diabetes kering berikutnya adalah kesemutan di bagian tangan dan kaki yang dikenal dengan istilah neuropati.

Kesemutan ini dikarenakan sistem saraf telah rusak secara bertahap yang disebabkan oleh glukosa. Nah, ternyata kelebihan glukosa ini ternyata juga dapat mengakibatkan pembuluh darah kapiler menjadi rusak. Parahnya, banyak penderita diabetes kering tidak menyadari bahwa sering kesemutan ini sebagai pertanda ia sedang gejala diabetes kering. Jika kesemutan dibiarkan terus akan merusak kinerja saraf di dalam tubuh.

10. Mudah Mengantuk

Anda mudah mengantuk? Nah, mudah mengantuk ternyata juga bisa menjadi gejala diabetes kering yang lainnya. Mudah mengantuk bisa terjadi di pagi hingga siang hari karena pada malam hari penderita diabetes sulit tidur yang disebabkan oleh buang air kecil terlalu sering. Jika mengantuk pada jam 10-12 siang kemudian tidur maka kondisi gula darah akan bertambah sehingga keadaan diabetes akan semakin serius.

11. Kulit Gatal-Gatal

Anda sering mengalami gatal-gatal tanpa sebab? Jika anda merasa gatal ketika digigit nyamuk atau terkena ulat bulu atau karena alergi maka wajah jika anda merasa gatal, namun jika anda merasa gatal tanpa penyebab yang jelas maka ini bisa menjadi salah satu indikator bahwa bisa saja anda mengalami diabetes kering.

12. Sakit Kepala

Biasanya penderita diabetes kering juga sering mengalami sakit kepala sebagai akibat dari tingginya gula darah, penglihatan yang kabur, dan tekanan darah tinggi.

13. Berat Badan Menurun Drastis

Sebagaimana sudah disebutkan bahwa penderita diabetes kering biasanya tubuhnya akan habis kurus kering. Padahal penderita diabetes kering nafsu makannya meningkat atau cenderung normal saja.

Nah, seharusnya jika nafsu makan normal atau meningkat berat badan justru bertambah, namun dehidrasi dan pembakaran lemak secara berkelanjutan kondisi ini akan membuat tubuh anda semakin kurus dan kurus. Perhatikan jika berat badan anda terus turun sementara nafsu makan biasa saja, maka anda sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

14. Kaki Membengkak

Gejala diabetes kering berikutnya adalah kaki menjadi bengkak. Bila kaki bengkak terjadi karena alasan yang tidak jelas maka sebaiknya anda segera periksakan diri ke dokter.

15. Luka yang Tak Kunjung Sembuh

Gela diabetes kering yang paling umum adalah mengalami luka yang sangat lama sekali sembuhnya. Luka ini di sangat sulit sembuh akibat kerusakan pembuluh darah akibat hiperglikemia yang berkepanjangan. Kondisi ini menyebabkan sirkulasi darah terganggu dan luka menjadi sulit sembuh.

16. Infeksi Organ Intim

Tidak jarang juga penderita diabetes kering mengalami infeksi pada bagian organ intim, seperti di bawah payudara untuk penderita diabetes kering khususnya wanita. Infeksi ini terjadi akibat jamur yang berkembang. Perubahan cairan tubuh mempengaruhi infeksi organ intim karena kulit menjadi lebih kering yang menandakan kadar gula darah cukup tinggi.

17. Lebih Mudah Emosi (Sensitif)

Gejala diabetes kering berikutnya adalah lebih tempramen dan sensitif. Hal ini terjadi karena fluktuasi gula darah yang membuat perasaan berubah-ubah. Penderita diabetes tidak boleh mendengar hal-hal yang membuat sedih atau kesal karena pasti mudah sedih dan marah yang meletup-letup.

18. Nafas Lebih Cepat

Gejala diabetes kering berikutnya adalah nafas lebih cepat, hal ini terjadi pada penderita diabetes kering yang sudah sangat parah, karena terlalu banyak kadar gula dalam darah. Sebagian darah dipenuhi dengan kadar gula sehingga hanya sedikit oksigen dalam darah sehingga nafas menjadi lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigen.

19. Kelainan pada Gusi

Penderita diabetes kering juga sering mengalami masalah pada gigi dan gusi. Biasanya terjadi dari pembengkakan, warna yang memerah dan kondisi gigi yang menjadi longgar.

Cara Mencegah Diabetes Kering      

Setelah kami membahas mengenai gejala diabetes kering, selanjutnya kami akan menjelaskan cara pengecehan diabetes dibawah ini, yaitu :

1. Melakukan kontrol darah secara rutin

Kontrol darah dilakukan agar memastikan tingkat kadar gula didalam tubuh serta mengkonsumsi obat-obatan antidiabetes sehingga penyakit diabetes dapat dicegah lebih cepat.

2. Selalu menjaga asupan makanan

Penderita obesitas beresiko besar mengalami penyakit diabetes oleh karena dengan menjaga asupan makan atau kalori dapat mencegah terjadinya diabetes. Usahakan penderita obesitas menghindari makan atau minum manis agar tingkat kadar gula didalam tubuh bisa stabil.

3. Berolahraga secara teratur

Jika anda tidak bisa menjaga asupan kalori didalam tubuh maka resiko menderita penyakit diabetes kering tinggi, oleh karena itu dengan melakukan olahraga fisik secara rutin dapat mengurangi resiko terkena penyakit diabetes sebab berolahraga dapat membantu menurunkan atau membakar kalori didalam tubuh.

4. Menghindari stres

Banyak pikiran atau stress beresiko besar terkena penyakit diabetes karena sikap ini akan memicu anda untuk mengkonsumsi makan atau minuman manis untuk penenang oleh karena itu tingkat glukosa didalam tubuh akan meningkat. Selain itu stress dapat memicu gangguan pada hormon insulin sehingga tidak dapat mengontrol kadar gula yang masuk kedalam tubuh.

Simak selengkapnya: 25 Tips Mencegah Penyakit Diabetes yang Terbukti Berhasil

Cara Mengobati Diabetes Kering 

Diabetes kering adalah penyakit yang diakibatkan oleh peningkatan glukosa secara berlebihan serta kerusakan pada produksi hormon insulin yang dapat membahayakan penderita jika tidak ditangani dengan serius. Berikut ini beberapa cara pengobatan diabetes kering yang bisa anda lakukan dirumah ataupun pemeriksaan secara medis di rumah sakit, yaitu :

1. Mengkonsumsi makanan sehat

Penderitan penyakit diabetes kering diwajib untuk mengkonsumsi makan sehat seperti buah dan sayuran, hindari memakan makanan atau minum manis karena dapat memicu peningkatan glukosa didalam tubuh.

2. Melakukan aktivitas fisik secara rutin

Melakukan aktivitas fisik sama dengan melakukan olahraga secara rutin, dengan melakukan aktivitas secara rutin dapat membakar kalori didalam tubuh sehingga tingkat glukosa dapat turun secara bertahap.

3. Memantau kadar gula dalam darah

Lakukan pemeriksaan tingkat glukosa didalam tubuh secara rutin sebab faktor utama yang menyebabkan penyakit diabetes adalah hormon glukosa yang tinggi. oleh karena itu dengan melakukan pengecekan kadar gula darah dalam tubuh dapat memastikan apakah pengobatan yang anda lakukan selama ini mengalami penyembuhan.

4. Melakukan terapi insulin

Pada cara pengobatan yang terakhir ini anda akan menerima terapi agar hormon insulin dapat diproduksi secara maksimal serta kinerja hormon insulin kembali seperti semula. Terapi insulin dapat dilakukan dengan pemberian obat-obatan diantaranya :

  • Metformin, berfungsi untuk meningkatkan sensitivitas jaringan tubuh
  • Sulfonilurea, berfungsi untuk meningkatkan produksi hormon insulin
  • Meglitinides, berfungsi untuk meningkatkan produksi insulin lebih banyak dibandingkan dengan obat

Simak selengkapnya: 9 Cara Membuat Obat Diabetes Alami

Diabetes kering adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja baik kalang remaja maupun orang tua lanjutan, namun penderita obesitas beresiko lebih besar terkena penyakit ini karena tubuhnya mengalami kesulitan dalam memproduksi hormon insulin. Sekian informasi dari kami mengenai gejala diabetes kering semoga bisa membantu anda semua, terima kasih.

Jangan lewatkan juga: Faktar Seputar Diabetes Melitus Tipe 2 yang Harus Anda Ketahui

Leave a Reply