8 Gejala Gerd (Asam Lambung Naik) Serta Cara Mengobatinya

Gejala Gerd – Penyakit yang disebabkan oleh naiknya asam lambung secara berlebihan sehingga mengganggu saluran pencernaan di dalam tubuh.

Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD memiliki gejala awal yang hampir sama dengan serangan jantung oleh karena itu banyak penderita asam lambung naik mengira itu merupakan gejala awal dari serangan jantung, padahal bisa saja itu adalah gejala gerd yang perlu diwaspadai secara serius karena penyakit gerd yang tidak ditangani secara benar akan memicu erosi bahkan timbul kanker di kerongkongan.

Naiknya asam lambung yang memicu penyakit gerd akan ditandai dengan rasa sakit pada ulu hati serta dada terasa seperti dibakar. Saluran pencernaan yang sering mengalami masalah akibat naiknya asam lambung atau gerd adalah kerongkongan (ESOFAGUS) yang berfungsi sebagai saluran pencernaan yang mengirim makanan dari mulut ke lambung.

Selain diatas terdapat beberapa penyebab timbulnya penyakit gerd yaitu tekanan pada ibu hamil, asap rokok, peningkatan sekresi asam, melemahnya fungsi LES dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung coklat, bawang merah, bawang putih, kopi, teh, alkohol, tomat, cabai serta soda.Ternyata penyakit gerd juga dapat timbul akibat tubuh mengalami stress, mengkonsumsi obat darah tinggi, obat anti diare serta penderita diabetes.

Gejala Gerd

Ilustrasi: Gejala Gerd

Penderita penyakit penyakit gerd harus segera melakukan diagnoasa dengan benar dan hindari mengkonsumsi obat maag karena tidak semua penyakit yang berasal dari lambung harus mengkonsumsi obat maag. Jika anda terlalu banyak mengkonsumsi obat maag akan beresiko merusak organ tubuh lainnya seperti timbul penyakit baru yaitu osteoporosis.

Gejala Gerd

Sebelum penyakit gerd lebih parah sebaiknya anda memperhatikan beberapa gejala gerd dibawah ini agar dapat mencegah timbulnya komplikasi seperti kanker tenggorokan.

Artikel terkait: Ciri-ciri Asam Lambung

Berikut ini beberapa gejala gerd yang bisa dipahami agar anda dapat membedakan antara serangan jantung dan penyakit gerd, yaitu :

Timbul Rasa Nyeri di Dada (Heartburn)

Meskipun nyeri dada sering dikaitkan dengan serangan jantung, padahal rasa nyeri di dada juga bisa menandakan seseorang mengalami gejala gerd. Penderita gerd sering keliru membedakan antara gejala serangan jantung dan gejala gerd karena keduanya memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Berikut ini cara membedakan nyeri di dada atau heartburn merupakan penyakit serangan jatung atau penyakit gerd, yaitu :

  • Pada penderita gerd rasa nyeri di dada biasanya tidak menyebar keorgan tubuh bahu, punggung dangan lengan sedangkan penderita serangan jantung rasa nyeri di dada dapat menyebar keorgan tubuh tersebut terutama organ bagian kiri.
  • Rasa nyeri di dada akibat gejala gerd akan terasa lebih sakit apabila mengkonsumsi makanan atau melakukan kegiatan tubuh seperti membungkuk.
  • Pada penderita gejala gerd rasa nyeri di dada akan segera hilang setelah mengkonsumsi obat antasida sedangan penderita serangan jantung rasa nyeri tetap ada.
  • Perbedaan antara gejala serangan jantung dan gejala gerd berikutnya adalah tubuh tidak mengeluarkan keringan dingin bagi penderita gerd.

Mulut Terasa Pahit

Selain rasa nyeri di dada, gejala gerd berikutnya adalah mulut terasa pahit atau asam seperti ingin muntah (refluks). Gejala ini terjadi karena asam lambung mengalami kenaikan sehingga zat asam dapat menyebar keorgan tubuh tenggorokan bagian belakang atau faring.

Penyebab utama mulut terasa pahit atau asam adalah terlalu banyak mengkonsumsi makan pedas atau jam makan yang tidak tepat, gejala ini sering terjadi pada waktu malam hari seperti anda sedang istirahat atau mau tidur. Gejala gerd yang satu ini dapat diredakan dengan mengkonsumsi obat obatan pereda asam lambung seperti antasid, Omeprazol serta Cimetidine.

Rasa Sakit Pada Tenggorokan

Rasa sakit pada tenggorakan memiliki kesamaan dengan gejala flu, namun terdapat beberapa ciri yang dapat membedakan antara gejala flu dan gejala gerd adalah sakit ditenggorokan tidak disertai dengan demam, bersin-bersin dan biasanya timbul setelah mengkonsumsi makanan pedas. Gejala gerd yang satu ini dapat diredakan dengan mengkonsumsi obat omeprazole.

Tenggorokan Kesulitan Menelan Makanan

Bagi penderita gejala gerd akan susah untuk menelan makan akibat kerongkongan yang luka karena asam lambung naik ke esofagus. Selain itu kerongkongan dapat timbul jaringan parut atau pembengkakan sehingga saluran pencernaan esofagus mengalami penyempitan lalu tubuh akan sulit menelan makanan.

Pada penderita gerd yang mengalami kesulitan makan sebaiknya mengkonsumsi obat-obatan yang dapat meredakan gejala ini, tetapi apabila gejala ini sudah parah sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan dengan baik

Saluran Pernafasan Terganggu

Saluran penafasan akan mengalami masalah serta peradangan yang diakibatkan oleh naiknya asam lambung kekerongkongan dan dapat memici batuk-batuk. Batuk dan sesak nafas terjadi karena syaraf dada mengalami penyempitan tabung pernafasan yang merupakan respon tubuh dari naiknya asam lambung agar tidak masuk saluran penfasan tubuh.

Lakukan pemeriksaan kedokter untuk memastikan bahwa batuk dan sesak nafas merupakan gejala gerd atau naiknya asam lambung dengan melakukan pengukuran kadar asam atau PH di organ tenggorokan(ESOFAGUS).

Suara Menjadi Serak

Gejala gerd berikutnya adalah suara menjadi serak setelah mengkonsumsi makanan, penyebabnya karena asam lambung yang naik kekerongkongan dapat merusak pita suara sehingga dapat mengakibatkan perubahan suara secara tiba-tiba.

Rasa Mual Disertai Muntah

Mual dapat timbul akibat organ tubuh lambung dan ulu hati mengalami rasa nyeri oleh naiknya kadar asam atau pH didalam tubuh, sehingga tubuh akan sering merasa mual disertai dengan muntah-muntah. Penderita gerd akan sering muntah atau mual setelah mengkonsumsi makan pedas, anda dapat mengatasi gejala ini dengan mengkonsumsi obat antasida.

Produksi Air Liur Berlebih (Hipersalivasi)

Pada penderita gejala gerd yang diakibatkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat memicu respon tubuh seperti meningkatnya air liur yang menandakan tubuh sedang menetralisir asam lambung yang naik.

Diagnosis Asam Lambung atau GERD

Bagi penderita penyakit gerd sebaiknya lakukan pemeriksaan atau konsultasi ke dokter agar anda memperoleh perawatan dengan baik. Dokter akan melakukan pengecekan dengan cara bertanya gejala apa saja yang sudah anda alami, pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan melalui prosedur endoskopi agar hasil yang diperoleh lebih akurat.

Prosedur endoskopi dapat dilakukan dengan alat alat seperti endoskop, tabung fleksibel panjang yang memiliki lampu serta kamera pada bagian ujungnya. Alat alat ini dapat digunakan untuk masuk kedalam mulut sehingga pemeriksaan asam lambung yang naik kekerongkongan dapat dilihat serta apakah kerongkongan mengalami iritasi atau luka.

Cara Mengobati Asam Lambung atau GERD

Pada pengobatan penyakit gerd memiliki tahapan tertentu, tahap pertama adalah mengubah menu makanan yang rendah lemak, tidak terlalu asin serta tidak pedas. Namun setelah anda mengubah menu makanan tidak berhasil, maka lakukan tahap kedua untuk pengobatan gerd yaitu mengkonsumsi obat-obatan pereda gejala gerd yang dialami penderita.

Pemberian obat oleh dokter akan meredakan gejala dalam jangka panjang, tetapi setelah pemberian obat-obatan tidak berhasil maka tahap terakhir yang bisa anda lakukan adalah operasi yang disarankan oleh dokter.

Simak selengkapnya: Makanan untuk Penderita Asam Lambung

Komplikasi Akibat Asam Lambung atau GERD

Pada penderita gerd yang tidak memperoleh pengobatan dengan baik beresiko besar menimbulkan penyakit pada saluran pencernaan terutama kerongkongan atau esofagus. Komplikasi ringan pada kerongkongan biasanya timbul luka pada dinding esofasus sehingga penderita kesulitan untuk makan, namun pada kasus yang lebih parah penderita gerd dapat mengakibatkan esofagus timbul sel kanker.

Penyakit gerd dapat disembuhkan dengan melakukan beberapa cara berikut ini yaitu menurunkan berat badan menjadi ideal, menghindari makanan seperti kopi, coklat, alkohol serta tomat, hindari perilaku berbaring setelah makan, berhentu merokok dan makan dengan porsi yang kecil tapi dilakukan sering.

Kita ketahui bahwa gerd adalah penyakit yang timbul akibat asam lambung naik ke kerongkongan sehingga otot esofagus menjadi lemah dan dada sering terasa panas seperti dibakar.

Sekian informasi dari kami mengenai gejala gerd, semoga bisa membantu anda untuk memahami penyakit gerd lebih jauh dan membantu anda untuk mencegah serta mengobatinya terima kasih. Jangan lewatkan juga: 37 Cara Mengatasi Asam Lambung Tinggi Secara Alami

One Response to “8 Gejala Gerd (Asam Lambung Naik) Serta Cara Mengobatinya”
  1. almaguna cargo February 22, 2018

Leave a Reply