20 Gejala Kanker Otak yang Harus Anda Waspadai

Gejala Kanker Otak – Kanker otak bisa dikategorikan sebagai kanker terganas yang menyebabkan banyak kematian. Pengobatan kanker pada bagian otak ini pun sangat sulit dilakukan. Kanker otak atau tumor ganas ini penyebarannya sangat cepat ke bagian otak lain dan tulang belakang.

Selain tumor ganas atau kanker ada juga jenis tumor otak yang jinak dimana pertumbuhannya sangat lambat dan tidak beresiko menyebar ke organ tubuh lain. Pertumbuhan sel-sel yang ubnormal kemudian membentuk tumor pada bagian otak kemudian terus tumbuh dan berkembang menjadi kanker otak.

Kanker otak bisa berasal dari otak itu sendiri dan disebut kanker otak primer sedangkan kanker yang berasal dari penyebaran kanker dari organ tubuh lain yang menginfeksi otak  disebut kanker sekunder.

Kanker otak bisa dilihat dari berbagi gejala kanker otak yang kerap muncul seperti sakit kepala yang sangat hebat. Selain itu adanya kanker otak dapat dilihat dari beberapa gejala yang ditimbulkan. Sebelum kita melihat gejala kanker otak kita akan membahas mengenai tingkat perkembangan dan kecepatan pertumbuhan atau keganasan kanker otak dapat dibagi menjadi 4 tingkatan yaitu:

  • Stadium 1 : tumor otak masih berada pada satu bagian otak dan masih bersifat jinak
  • Stadium 2 : tumor mulai menyebar kebagian otak yang lain namun masih bersifat jinak
  • Stadium 3 : tumor sudah berubah menjadi ganas dan biasa disebut kanker otak dan mulai menyebar ke organ tubuh lain.
  • Stadium 4 : dalam stadium 4 ini biasa disebut stadium lanjut atau stadium akhir dimana tingkat keganasan kanker otak sudah pada puncaknya
Gejala kanker otak

Gejala kanker otak

Penderita Kanker Otak di Indonesia

Menurut data statistik kesehatan dunia atau WHO, penderita kanker otak di indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan lebih dari 4900 kasus kanker otak pada tahun 2012 terjadi di indonesia.

Penyebab utama kanker otak belum diketahui secara pasti namun gaya hidup yang buruk menjadi faktor pemicu utama kanker otak terutama kaum pria lebih beresiko terserang kanker otak dari pada para wanita.

Jangan lewatkan juga: Penyebab Tumor Otak yang Wajib Anda Ketahui Sejak Dini!

Gejala Kanker Otak

Pertumbuhan sel-sel yang ubnormal atau sulit dikendalikan yang menyerang bagian otak ini disebut tumor otak kemudian terus berkembang menjadi kanker otak. Kanker otak itu sendiri dapat dilihat dari beberapa gejala kanker otak yang ditandai dengan beberapa kondisi berikut:

1. Sakit kepala

Ciri umum dari kanker otak adalah sakit kepala. Hal ini disebabkan adanya masalah utama pada otak sehingga bagian kepala yang mengalami masalah terlebih dahulu. Namun sakit kepala yang sering anda alami bukan berarti disebabkan kanker otak jadi butuh pengecekan secara medis untuk mengetahui penyebab sakit kepala yang anda alami.

Lalu apa sih yang membedakan sakit kepala biasa dengan sakit kepala karena kanker otak? Berikut beberapa ciri sakit kepala karena kanker otak seperti:

  • sakit kepala ini baru bagi anda : ketika sakit kepala yang anda rasakan belakangan ini berbeda dari sakit kepala yang sering anda alami terutama jika rasa sakit itu berlebihan dan sulit ditahan maka anda patut waspada bisa saja itu merupakan gejala kanker otak
  • sakit kepala yang ditandai dengan gejala lain : sakit kepala yang kerap terjadi akibat dari kanker otak biasanya akan diikuti dengan munculnya berbagai gejala lain seperti kejang-kejang,kesulitan berbicara, serta kesulitan berbicara.
  • sakit kepala mulai dari bangun di pagi hari : sakit kepala akibat dari kanker otak biasanya dimulai dari pagi hari namun saat siang sakit kepala akan membaik yang disertai dengan muntah-muntah
  • sakit kepala yang semakin menjadi-jadi : seiring waktu berjalan maka sakit kepala yang anda rasakan akan semakin bertambah parah dan sulit ditahan jika hal tersebut terjadi sebaiknya anda segera lakukan pemeriksaan  medis untuk mencari solusi yang tepat.

2. Perubahan mental

Selain gejala umum yang kerap dialami penderita kanker otak seperti sakit kepala berbagai gejala lain juga kerap muncul salah satunya perubahan mental. Penderita kanker otak yang telah diteliti sebanyak 32 dari 50% mengalami perubahan mental setelah mengidap kanker otak.

Perubahan mental terjadi akibat dari terganggunya fungsi otak akibat tumor yang tumbuh di otak. Berikut beberapa ciri perubahan mental karena kanker otak :

  • Kehilangan memori
  • Sulit konsentrasi
  • Masalah dengan penalaran
  • Perubahan perilaku atau kepribadian
  • Meningkatnya intensitas tidur

3. Muntah-muntah

Muntah yang dialami penderita kanker otak akan terjadi di pagi hari tanpa adanya mual terlebih dahulu. Muntah-muntah juga akan diikuti dengan sakit kepala yang semakin menjadi-jadi. Menurut penelitian yang dilakukan BSMMU Sekitar 52% penderita kanker otak mengalami muntah-muntah.

 Karena gejala muntah dan sakit kepala ini merupakan gejala yang kerap dialami oleh siapa saja sehingga akan sulit untuk membedakan mana yang gejala biasa mana yang gejala kanker otak sehingga pemeriksaan lebih lanjut harus dilakukan. Muntah-muntah akibat kanker otak ini memiliki beberapa ciri seperti:

  • Muntah bisa terjadi tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas
  • Cairan muntah akan berwarna sedikit hijau
  • Muntah yang terjadi akan diiringi dengan sakit kepala yang tak tertahankan

4. Gangguan penglihatan

Sekitar 46% penderita kanker otak mengalami gangguan penglihatan. Hal ini disebabkan saraf yang terhimpit oleh tumor. Namun bukan berarti seluruh gangguan penglihatan dianggap sebagai gejala kanker otak ada beberapa ciri gangguan penglihatan yang disebabkan kanker otak seperti berikut ini:

  • Melihat lampu seperti berkedip padahal tidak
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Pandangan hanya mampu melihat lurus ke depan
  • Kehilangan teks ketika tengah membaca
  • Serta berbagai gangguan mata yang tidak lazim dialami.

5. Kesulitan bergerak

Kerusakan saraf akibat kanker otak ini juga berpengaruh pada ruang gerak. Terganggunya fungsi otak dalam memerintah tubuh membuat motorik penggerak tubuh juga mengalami masalah sehingga anda akan kesulitan saat bergerak. gejala ini dialami sekitar 42% penderita kanker otak di indonesia.

Berikut beberapa ciri kesulitan gerak yang dialami penderita kanker otak seperti:

  • Kehilangan keseimbangan atau saat berjalan kurang seimbang
  • Sering bersandar di dinding ketika berjalan
  • Sering tersandung
  • Sulit berkoordinasi ketika gerak

6. Kejang-kejang

Lebih dari 36% penderita kanker otak sering mengalami kejang-kejang akibat dari aktivitas motorik pada otot yang tidak normal. Selama tumor masih ada paling tidak sekali penderita pasti mengalami kejang.

Berikut ciri kejang-kejang yang disebabkan kanker otak seperti:

  • Sering terjadi tanpa ada sebab dan mendadak
  • Akan diikuti dengan kontraksi otot serta kehilangan kesadaran
  • Kehilangan kontrol fungsi tubuh
  • Menggigit lidah
  • Tubuh menjadi biru kehitaman akibat dari kehilangan nafas jangka pendek sekitar 30 menit
  • Waktu kejang relatif singkat sekitar 2 hingga 3 menit
  • Setelah kejang tubuh akan merasa ngantuk, sakit kepala, sakit otot, kelelahan singkat serta mati rasa.

Penyebab kejang

Aktivitas listrik abnormal di otak menjadi penyebab kejang yang dialami penderita kanker otak. Adanya komunikasi sinyal-sinyal listrik yang terganggu akan menyebabkan kinerjanya semakin intens sehingga akan cenderung mudah kejang.

Kejang bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa penyebab yang jelas. Namun kebanyakan orang yang akan mengalami kejang melihat aura atau sinyal peringatan terlebih dahulu. Aura dapat ditandai dengan sakit kepala, kedutan otot atau bau tertentu serta perubahan suasana hati.

Penanganan kejang

Ketika kejang terjadi ada beberapa tips yang dapat dilakukan pada pasien kanker otak seperti:

  • Hindari panik yang berlebihan sebab kejang akan hilang dengan sendirinya
  • Pastikan pasien mendapatkan ruang untuk bernafas
  • Tempatkan pasien kejang pada ruangan yang bebas dari benda tajam atau sesuatu yang berbahaya
  • Lindungi kepala dari benturan benda berbahaya
  • Jangan menaruh apapun di mulut karena ditakutkan akan menyebabkan tersedak
  • Jangan mencoba menghentikan kejang dengan menahan gerakan pasien sebab dapat menyebabkan cedera

Artikel terkait: Fakta Seputar Kejang Demam pada Anak yang Wajib Ibu ketahui!

7. Kebutaan

Kanker otak yang sudah mulai menyebar kebagian mata akan menyebabkan saraf dibagian mata terhimpit oleh tumor sehingga menyebabkan kehilangan penglihatan atau kebutaan. Gejala ini dialami pada kanker stadium lanjut yang terjadi sekitar 20% dari seluruh penderita kanker otak.

8. Demensia

Demensia atau penyusutan otak juga akan terjadi ketika kanker otak sudah berada pada stadium lanjut. Sekitar 14% dari seluruh pasien kanker otak mengalami demensia atau kelainan pada otak.

9. Ketidaksadaran

Sekitar 7 dari 50 penderita kanker otak mengalami ketidaksadaran pada lingkungan sekitar serta kejadian di sekitarnya. Gejala ini akan terjadi saat kanker otak telah berada pada stadium lanjut atau kronis.

10. Kehilangan memori

Penderita kanker otak stadium lanjut atau stadium 4 juga akan kehilangan sebagian tau seluruh memori yang tersimpan di otak. Dengan begitu pasien kanker otak akan lupa siapa dirinya serta orang-orang yang berada disekitarnya serta lingkungannya.

11. Gangguan kesadaran

Selain mengalami ketidaksadaran seluruhnya, pasien kanker otak ini juga akan mengalami gangguan kesadaran sebagian secara tiba-tiba seperti sering terkejut meski tengah sendiri, sering bengong, serta sering lupa dengan apa yang dilakukan.

12. Penurunan berat badan

Terpengaruhnya kemampuan kognitif dan aktivitas yang sudah tidak normal menyebabkan metabolisme ikut terganggu sehingga ikut berdampak pada penurunan berat badan. Gejala ini dialami penderita kanker otak sekitar 6%.

Artikel terkait lainnya: Daftar Buah untuk Diet 

13. Demam

Demam yang umum terjadi pada siapa saja ini ternyata bisa menjadi salah satu gejala kanker otak yang dapat beresiko kehilangan nyawa. Memang gejala apa saja bisa sangat mematikan jika berhubungan dengan kanker otak meski hanya demam sekalipun.

14. Kehilangan sensasi

Tumbuhnya tumor pada otak menyebabkan terganggunya perkembangan fungsi otak yang berakibat pada kehilangan sensasi. Hal ini akan berakibat otak kehilangan sensasi pada otak seperti otak hanya berfikir datar atau flat saja tanpa pikiran yang jelas seiring dengan menurunnya kemampuan kognitif.

15. Anorexia / kehilangan nafsu makan

Ada sekitar 4% penderita kanker otak mengalami anorexia atau kehilangan nafsu makan. Hal ini juga turut berpengaruh penurunan berat badan. Meski belum banyak penelitian yang mengaitkan antara anorenxia dan kanker otak.

Simak juga yuk: 39 Makanan Pencegah Kanker yang Baik Dikonsumsi

16. Vertigo/ pusing

Terjadinya vertigo seperti seolah dunia berputar atau serasa bergerak meski ketika sedang istirahat ini merupakan ciri kanker otak yang cukup berbahaya. Gejala ini sangat samar dengan penyakit lain sehingga keberadaan kanker otak bisa saja tidak terdeteksi .

Artikel terkait: 18 Obat Vertigo Alami yang Terbukti Ampuh

17. Kehilangan libido

Gejala kanker otak yang selanjutnya adalah kehilangan libido namun ciri ini dialami kaum pria saja. Hal ini terjadi akibat otak yang merupakan pusat segalanya mengalami gangguan sehingga fungsi tubuh ikut terganggu termasuk libido.

18. Kemampuan mendengar dan mencium menjadi menurun

Seiring dengan semakin meluasnya penyebaran kanker bukan hanya berdampak pada kinerja otak saja namun turut mempengaruhi organ tubuh lain seperti berdampak pada sistem pendengaran dan penciuman yang semakin menurun sensitifitasnya.

19. Mengalami kelumpuhan

Tumor yang menyerang otak akan berdampak pada kenerja otak dan seluruh organ tubuh. Jika tumor tersebut menyerang otak bagian tengah maka dapat menyebabkan kelumpuhan pada wajah dan seluruh anggota tubuh.

20. Menstruasi berhenti secara tidak normal

Jika dampak khusus kanker otak pada pria dapat kehilangan libido maka wanita juga bisa mengalami dampak khususnya yaitu dapat menyebabkan menstruasi yang berhenti secara tidak normal.

Gejala Kanker Otak Berdasarkan Lokasinya

Selain beberapa gejala kanker otak secara umum di atas ada juga gejala kanker otak berdasarkan lokasi tempat tumbuhnya kanker otak seperti:

1. Lobus frontal

Gejala

  • Perubahan kepribadian
  • Perubahan perilaku yang tidak seperti biasanya
  • Kehilangan minat hidup
  • Kesulitan dalam pengorganisasian
  • Mudah marah
  • Kelelahan pada sebagian tubuh atau wajah
  • Kesulitan berjalan
  • Kehilangan indra penciuman
  • Mengalami masalah penglihatan dan suara

2. Lobus temporal

Gejala

  • Kesulitan menemukan kata yang tepat
  • Lupa kata-kata
  • Solah mendengar suara-suara di kepala
  • Kehilangan memori jangka pendek

3. Lobus parietalis

Gejala

  • Kesulitan memahami apa yang dikatakan orang
  • Kesulitan berbicara
  • Kesulitan membaca dan menulis
  • Hilang rasa dibagian tubuh

4. Lobus oksipital

Gejala

  • Gangguan penglihatan disalah satu sisi

5. Cerebellum (otak belakang)

Gejala

  • Gangguan koordinasi
  • Sulit mengendalikan gerakan mata
  • Leher terasa kaku
  • Pusing

5. Batang otak

Gejala

  • Koordinasi yang buruk
  • Terkulai mulut atau kelopak mata pada satu sisi
  • Sulit menelan
  • Sulit berbicara
  • Melihat ganda

6. Saraf tulang belakang

Gejala

  • Nyeri pada seluruh tubuh
  • Sebagian atau seluruh tubuh mati rasa
  • Kaki dan tangan mengalami kelelahan yang sangat
  • Kehilangan kontrol usus atau kandung kemih

7. Saraf pengendali pandangan

Gejala

  • Mengalami kebutaan atau mata kabur

8. Saraf pendengaran

Gejala

  • Mengalami ketulian atau sulit mendengar

9. Selaput otak

Gejala

  • Sakit kepala
  • Demam
  • Gangguan penglihatan
  • Kesulitan bergerak

Langkah Antisipasi Kanker Otak

Kanker otak merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang beresiko merenggut nyawa pasiennya. Oleh sebab itu tidak ada salahnya jika kita melakukan tindakan pencegahan sebagai antisipasi gejala yang semakin bertambah parah serta melakukan pengambilan keputusan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Berikut ini beberapa langkah antisipasi penyakit kanker otak seperti:

  • Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi mengenai penyakit ini di artikel-artikel kesehatan serta mencari metode pengobatan yang tepat
  • Tulislah hal-hal yang menjadi kebiasaan sehari-hari untuk mempermudah mengingat hal yang sering kita lakukan
  • Pilihlah penanganan yang tepat agar kecemasan mengenai hasil pengobatan akan berkurang
  • Batasi aktivitas gerak yang membutuhkan banyak tenaga seperti sebelum didiagnosis terserang kanker otak.

Itulah beberapa gejala kanker otak yang patut kita waspadai. Jika tubuh anda merasakan gejala-gejala tersebut sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar diagnosis segera didapat dan pengobatan bisa segera dilakukan. Semoga berhasil. Jangan lewatkan juga: Daftar Penyebab Penyakit Kanker yang Wajib Anda Ketahui

Leave a Reply