Apa Saja Gejala Kurang Darah yang Sering Muncul? Simak Berikut Ini!

Gejala kurang darah kerap kali dianggap remeh. Banyak yang berpendapat bahwa kurang darah hanyalah suatu penyakit yang biasa saja. Namun semua asumsi itu sebenarnya salah besar!! Kurang darah atau yang lebih dikenal anemia ini sangatlah berbahaya jika dibiarkan berlangsung sekian lama.

Kurang darah akut dapat menyebabkan kerusakan jantung dan ginjal. Itulah sebabnya jika tubuh merasakan gejala kurang darah sebaiknya segera konsultasi ke dokter atau mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi penambah darah seperti asam folat, zat besi serta vitamin B12.

Gejala kurang darah biasanya ditandai dengan wajah pucat, kehilangan tenaga serta pusing terutama ketika merubah posisi. Selain itu masih banyak lagi gejala kurang darah lainnya. Namun masih banyak dari kalangan masyarakat yang tidak mengetahui apa saja gejala anemia.

Loading...
Gejala Kurang Darah

Ilustrasi: Gejala Kurang Darah

Untuk itu dalam artikel kali ini kami akan memberikan informasi mengenai gejala kurang darah untuk memudahkan anda mencari solusi yang baik untuk mengatasi kurang darah.

Gejala Kurang Darah

Jumlah sel darah merah yang tidak normal atau rendah menyebabkan asupan oksigen ke seluruh tubuh menjadi berkurang. Sehingga kinerja organ tubuh juga akan terhambat. Selain itu kekurangan hemoglobin juga bisa dikatakan sebagai anemia atau kurang darah.

Artikel terkait; Tekanan Darah Normal Berdasarkan Usia 0-65 Tahun

Untuk mengetahui kondisi tubuh kita secara pasti sebaiknya kita lihat tanda-tanda yang muncul pada tubuh kita akhir-akhir ini. Jika muncul gejala kurang darah maka anda harus segera melakukan penanganan serius. Berikut beberapa gejala kurang darah yang meliputi :

1. Kurang konsentrasi

Kurang darah menyebabkan asupan oksigen ke seluruh tubuh terhambat. Jika asupan oksigen ke otak juga ikut terhambat maka akan menyebabkan sulit berkonsentrasi. Otak akan kesulitan fokus pada satu hal dan banyak hal.

Jika hal kurang darah terjadi pada remaja usia sekolah tentunya sangat menghambat kegiatan belajar-mengajar yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

2. Cepat lelah

Salah satu gejala kurang darah yang paling umum adalah cepat merasa lelah. Asupan oksigen yang terhambat akan menyebabkan pembakaran lemak ikut terhambat sehingga tubuh akan kesulitan menghasilkan energi sehingga tubuh akan mudah lelah.

Kelelahan akan semakin parah ketika aktivitas fisik meningkat atau ketika anda tengah melakukan olahraga. Namun kurang darah juga kerap menyebabkan kelelahan meski tidak melakukan kegiatan yang berarti.

3. Pucat pada bagian kelopak mata dalam

Jika diperhatikan secara seksama penderita anemia atau kurang darah memiliki kelopak mata yang terlihat pucat atau terlihat luyu, meski tubuh tidak sedang sakit. Mata yang pucat bisa anda lihat ketika penderita kurang darah merenggangkan mata bagian bawah maka akan terlihat mata bagian bawah terlihat pucat.

4. Mengalami palpasi

Kurang darah akan menyebabkan denyut jantung menjadi terganggu. Denyut jantung akan menjadi semakin cepat atau tidak beraturan atau lebih dikenal dengan istilah palpasi. Hal ini disebabkan jantung bekerja keras memompa darah tanpa oksigen yang cukup.

Jika hal ini dibiarkan berlangsung sekian lama tanpa penanganan yang berarti akan menyebabkan gangguan jantung yang bisa menyebabkan kematian.

5. Sakit kepala

Sakit kepala juga akan sering dirasakan penderita darah rendah. Asupan oksigen ke kepala yang kurang akan membuat rasa nyeri yang tak tertahan kan pada bagian kepala. Sakit kepala yang terjadi terus menerus tentunya akan mengganggu aktivitas anda sehari-hari bukan?

Untuk itu mengkonsumsi makanan dengan nutrisi penambah darah sangat penting seperti kandungan asam folat, zat besi, serta vitamin  B12 yang bisa anda dapatkan dari bayam, daging tanpa lemak dan masih banyak lagi yang lainnya.

6. Pusing

Pusing dan sakit kepala sama-sama bersumber dari kepala namun sebenarnya sangat berbeda.  Pusing akan membuat dunia seperti berputar. Hal ini juga terjadi pada penderita kurang darah terutama pusing terjadi pada saat anda merubah posisi seperti dari duduk akan berdiri secara tiba-tiba.

Jangan lewatkan juga: 17 Penyebab Kepala Pusing

Untuk penderita kurang darah sebaiknya jika anda ingin merubah posisi lakukan secara perlahan jangan secara tiba-tiba, sebab hal tersebut juga bisa menyebabkan anda jatuh atau kehilangan keseimbangan.

7. Ujung jari berwarna pucat ketika ditekan

Untuk yang memiliki darah normal ketika anda memencet ujung jari maka akan tetap berwarna merah. Namun ketika anda menekan ujung jari seseorang yang kekurangan darah maka akan berubah menjadi putih.

8. Sesak napas

Asupan oksigen yang terhambat akibat kurangnya jumlah darah di dalam tubuh akan menyebabkan sesak napas. Sesak napas ini akibat dari paru-paru yang kekurangan sel darah merah pengangkut oksigen sehingga paru-paru akan kesulitan bekerja.

Sesak napas akan semakin parah ketika aktivitas fisik anda meningkat. Apalagi jika anda melakukan aktivitas mendaki gunung. Jika hal ini dibiarkan berlangsung lama akan menyebabkan kerusakan paru-paru.

9. Merasa mual

Kurang darah atau anemia memiliki banyak gejala salah satu gejala yang akan muncul adalah merasa mual. Mual pada penderita kurang darah ini lebih dikenal dengan istilah morning sickness. Atau mual yang terjadi di pagi hari.

Artikel terkait: 24 Tips Menghilangkan Mual Saat Hamil

10. Menurunnya sistem imun

Penderita kurang darah akan mengalami penurunan sistem imun. Kurangnya asupan oksigen akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh juga terganggu sehingga tubuh akan mudah terserang penyakit.

Oleh sebab itu tingkatkan kadar darah merah dalam tubuh anda agar sistem imun juga meningkat dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi. Seperti jenis kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan serta daging.

11. Rambut rontok

Anemia atau kekurangan  darah adalah suatu kondisi dimana tubuh selain kekurangan darah juga kekurangan nutrisi. Kurangnya asupan nutrisi turut mempengaruhi kondisi rambut anda. Rambut akan mengalami penipisan sehingga akan mudah patah dan rontok.

Jika rambut terus menerus rontok tentunya akan sangat berbahaya terutama kaum wanita tentunya hal itu akan merusak penampilan.

12. Kuku rapuh

Anemia akibat dari nutrisi harian tubuh yang tidak tercukupi juga membuat kuku menjadi rapuh. Ternyata anemia atau kurang darah juga bisa merusak penampilan kita. Sebaiknya berantas anemia atau kurang darah dengan memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh agar tubuh menjadi sehat serta cantik.

13. Mata berkunang-kunang

Gejala yang paling mudah dilihat dari penderita kurang darah adalah mata berkunang-kunang. Mata berkunang-kunang bisa membuat dunia seolah gelap dan anda bisa kehilangan keseimbangan.

14. Pucat

Kekaurangan darah akan membuat kulit kita terlihat pucat. Terutama dibagian wajah. Hal ini akan membuat kita kurang bersemangat dan lesu. Anda bisa mengkonsumsi multivitamin penambah darah untuk mengatasi masalah tersebut.

15. Elastisitas kulit menurun

Kulit yang kian hari kian berkerut padahal usia masih muda, hal tersebut bisa kita curigai sebagai indikasi adanya kekurangan sel darah merah. Kurangnya oksigen turut mempengaruhi kinerja organ penghasil kolagen sehingga kurang darah akan menyebabkan elastisitas kulit menurun.

16. Telinga mendenging

Anemia yang terjadi pada sistem syaraf akan menyebabkan telinga mendenging. Hindari hal tersebut dengan menjauhi penyebab anemia atau kurang darah.

17. Gangguan haid

Kurangnya sel darah merah di dalam darah akan mengganggu seluruh sistem yang ada di dalam tubuh salah satunya turut mengganggu siklus haid. Gangguan ini disebabkan darah yang ada di dalam tubuh sangat sedikit jumlahnya jadi darah yang keluar saat haid juga akan sedikit.

18. Kelemahan otot

Kelemahan otot disebabkan kurangnya aliran darah yang berperan mengangkut oksigen ke otot sehingga otot pun kehilangan kekuatannya. Sebab dalam menghasilkan energi membutuhkan oksigen yang cukup.

19. Hidung berdarah

Hidung berdarah atau mimisan tanpa sebab yang jelas bisa menjadi salah satu gejala kurang darah. Sebaiknya anda waspada jika anda sering mengalami hidung berdarah segera lakukan tensi darah untuk memastikan kondisi tubuh anda. Kondisi ini sering dialami oleh seseorang yang menderita anemia aplastik.

20. Gusi berdarah

Salah satu gejala kurang darah adalah gusi berdarah. Awalnya gusi akan membengkak kemudian jika tanpa penanganan akan menyebabkan gusi berdarah. Untuk itu ketika menyikat gigi sebaiknya dilakukan dengan hati-hati agar gusi tidak semakin berdarah dan bengkak

21. Mudah tersinggung

Selain gejala fisik yang ditunjukkan penderita anemia ada juga gejala emosianal yang akan mengidentifikasi seseorang  menderita kurang darah yaitu anda akan mudah tersinggung.

22. Kaki kesemutan

Kurang darah akan menyebabkan kaki sering kesemutan. Hal ini disebabkan kurangnya aliran darah menuju kaki serta kurangnya pasokan oksigen sehingga kaki akan mudah mengalami kesemutan. Selain itu kaki juga terlihat pucat seperti tidak memiliki darah.

23. Rentan terhadap infeksi

Penderita kurang darah akan mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh akan mudah terserang infeksi. Tubuh yang kekurangan darah yang menyebabkan sistem imun menurun tidak mampu melawan infeksi bakteri, virus dan jamur dengan baik

Loading...

Demikianlah beberapa gejala kurang darah yang kerap menyerang seseorang yang kekurangan nutrisi. Sebaiknya anda mewaspadai gejala kurang darah agar tidak menyebabkan kerusakan organ tubuh yang lebih serius lagi. Semoga bermanfaat. Simak juga: Gejala Kanker Darah yang Harus Anda Waspadai!

loading...

Leave a Reply