Simak Gejala Masuk Angin Berikut ini!

Gejala Masuk Angin – Masuk angin, tentu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Gangguan kesehatan ini menjadi salah satu ‘penyakit’ yang sering timbul jika kita kehujanan atau berada di tempat yang dingin dalam waktu yang lama.

Sebenarnya tidak masuk angin bukanlah merupakan nama penyakit melainkan nama sebuah gejala yang timbul karena kondisi kesehatan terganggu, bahkan di luar negeri tidak dikenal istilah masuk anging. Namun kenapa dimasyarakat Indonesia justru penyakit masuk angin populer? Lalu, kira-kira apa saja gejala masuk itu?

Kali ini Ceksehat.com akan kupas tuntas seputar gejala masuk angin yang mesti anda ketahui, selain itu, juga bagaimana cara mencegah serta mengobatinya. Namun alangkah baiknya kalau anda mengetahui apa saja penyebab masuk angin sebenarnya. Silahkan baca penyebab masuk angin pada tulisan sebelumnya.

Gejala Masuk Angin

Gejala Masuk Angin

Gejala Masuk Angin

Berikut ini gejala masuk angin yang biasanya timbul:

  1. Tubuh terasa tidak nyaman (meriang/menggigil) – Gejala masuk angin yang pertama adalah tubuh jadi tidak nyaman, menggigil serta sangat tidak karuan rasanya. Hal ini dikarenakan peredaran dalam di dalam tubuh tidak lancar serta asam laktak yang ada di dalam otot menimbulkan rasa pegal.
  2. Selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan) – Anda akan terus merasa kedinginan hingga menggigil, bahkan saat pakai selimut dan baju tebal sekalipun.
  3. Cegukan – Orang yang masuk angin biasanya juga disertai dengan cegukan yang tidak kunjung berhenti, tapi tidak semua orang yang masuk angin mengalami cegukan.
  4. Perut kembung – Saat masuk angin biasanya kita akan kesulitan untuk kentut dan bersendawa, sehingga mengakibatkan perut begah dan kembung. Hal ini dikarenakan banyak gas yang berkumpul di dalam tubuh kita.
  5. Mudah lelah – Jika anda mudah merasa lelah, ini bisa menjadi gejalan masuk angin yang sering timbul.
  6. Sering mengantuk – Selain mudah merasa lelah, gejala masuk angin yang lainnya adalah sering mengantuk dan tidka bergairah.
  7. Pilek – Gejala masuk angin lainnya yang kerap kali muncul adalah pilek, hidung selalu meler tidak kunjung hilang.
  8. Demam – Demam menjadi gejala masuk angin yang lumrah muncul.
  9. Diare – Orang yang masuk angin biasanya juga mengalami diare, namun tidak semuanya.
  10. Mual dan muntah – Terkadang, orang yang masuk angin juga akan merasa mual dan muntah.
  11. Berkeringat dingin – Nah, timbulnya keringat dingin biasanya akan menyertai mereka yang terkena masuk angin.
  12. Sulit untuk mengeluarkan kentut maupun bersendawa – Orang yang masuk angin biasanya akan sangat lega sekali jika bisa kentut atau mengeluarkan angin melalui sendawa.
  13. Nafsu makan berkurang – Gejala masuk angin yang terakhir adalah nafsu makan berkurang.

Cara Mencegah Masuk Angin

Meskipun tidak membahayakan, namun masuk angin tetap saja menganggu, maka dari itu sebaiknya kita mencegah sebelum terkena masuk angin. Berikut ini beberapa cara mencegah masuk angin yang bisa kita lakukan:

  • Kenakan pakaian yang sesuai dengan kondisi musim. Jangan lupa untuk membawa pakaian ekstra, jaket, atau selimut di tas.
  • Kenakan sarung tangan dan kaus kaki guna menjaga kehangatan dan kelembapan kulit.
  • Jangan berkeringat terlalu banyak karena keringat membuat panas tubuh hilang lebih cepat, akibatnya Anda akan merasa kedinginan.
  • Banyak makan untuk membantu menjaga panas tubuh, terutama makanan berkalori tinggi.
  • Minum banyak air hingga urine berwarna bening (bukan kuning atau oranye). Jika Anda tidak buang air kecil setiap 2-3 jam sekali, itu tandanya Anda tidak cukup minum.
  • Jangan minum minuman beralkohol karena dapat mengganggu kemampuan badan mengatur suhu tubuh dan meningkatkan hilangnya panas tubuh.
  • Hindari kafein dan rokok, karena nikotin dan kafein menyebabkan pembuluh darah di tangan dan kaki menyempit. Aliran darah pun menjadi kurang lancar hingga membuat tangan dan kaki kedinginan.

Cara Mengobati Masuk Angin

Jika anda terkena masuk angin, silahkan lakukan beberapa tindakan pengobatan secara alami berikut ini:

  • Minum teh manis hangat atau air jahe hangat dan kerokan. Bisa juga dengan meminum teh peppermint, karena peppermint berfungsi sebagai dekongestan, ekspektoran dan antivirus yang dapat meredakan nyeri tenggorokan dan melegakan batuk.
  • Pengobatan yang biasanya dilakukan adalah dengan diurut, digosok dengan minyak gosok (dikerok), atau minum air hangat. Selama menderita masuk angin, penderita tidak boleh berada di ruangan dingin (terutama ruangan AC) dan tidak boleh terlalu lelah. Karena ini, banyak orang pernah tewas akibat heatstroke, yang merupakan kondisi medis yang nyata. Secara medis, dokter akan memberi parasetamol, vitamin, dan obat penenang. Dan tentu saja pasien dianjurkan untuk beristirahat.
  • Mengatasi gejala pegal linu, kembung, batuk pilek, pusing, mual, dan lain-lainnya dengan memakan sup panas, minum obat flu yang dijual bebas, dan beristirahat di tempat tidur yang hangat. Tindakan mereka ini sama dengan yang dianjurkan para dokter. Dianjurkan untuk memilih sup ayam, karena sup ini berguna sebagai anti radang yang meredakan gejala masuk angin.
  • Di Pulau Jawa mengatasi masalah masuk angin dengan minum teh hangat atau air jahe hangat. Untuk menghangatkan badan, tubuh dibaluri minyak telon atau minyak kayu putih. Meski demikian, tindakan yang paling populer untuk mengusir angin adalah kerokan. Sumber (Wikipedia)

Untuk lebih jelasnya, silahkan baca cara mengobati masuk angin

Demikianlah ulasan seputar gejala masuk angin yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat untuk pembaca semua, jangan lupa untuk membagikan artikel ini dengan yang lainnya ya, agar lebih bermanfaat lagi. Baca juga Waspadai Gejala Penyakit Jantung Koroner Berikut!

Leave a Reply