Kanker Darah: Jenis, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati dan Mencegahnya

Kanker darah merupakan suatu kondisi dimana produksi sel-sel darah putih yang ubnormal sehingga tidak dapat bekerja dengan baik. Sel darah putih itu sendiri sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Sel darah putih yang dihasilkan oleh sumsum tulang belakang ini akan memberantas infeksi yang muncul namun ketika kanker darah menyerang tubuh maka produksi sel darah putih menjadi berlebihan sehingga penumpukan sel darah putih pada sumsum tulang belakang akan terjadi.

Artikel terkait: Fakta Seputar Kanker Tulang yang Wajib Anda Ketahui!

Jika penumpukan terjadi maka akan mengganggu fungsi dari sel darah putih itu sendiri dan mengurangi sel-sel darah yang sehat. Sel darah putih tersebut tidak dapat lagi melindungi tubuh dengan baik tapi justru menyebabkan kerusakan pada tubuh.

Jika penanganan tidak segera dilakukan maka penumpukan sel darah putih akan menyebar ke organ tubuh lainnya seperti pada hati. Limfa, paru-paru, ginjal, bahkan sampai ke tulang belakang dan otak.

Kanker Darah

Kanker Darah: Jenis, Gejala, dan Cara Pengobatan

Penyakit ini dapat dapat menyerang siapa saja baik orang dewasa maupun anak-anak. Bahkan saat ini penderitanya mengalami peningkatan setiap tahunnya dan menyebabkan banyak kematian.

Kanker darah atau leukimia ini dapat menyerang tubuh karena berbagai penyebab. Salah satunya karena pola hidup dan pola makan yang kurang sehat. Sehingga banyak racun atau toksin yang masuk ke tubuh kemudian mempengaruhi perkembangan sel-sel jaringan.

Anatomi Sel Darah

Selain adanya anatomi tubuh sel darah juga memiliki anatomi yang memiliki fungsi masing-masing. Pada sumsum tulang terdapat sel-sel induk yang berkembang menjadi berbagai jenis sel darah. Sel darah manusia itu sendiri dibagi menjadi beberapa jenis dengan fungsinya masing-masing seperti berikut ini:

  • Sel darah putih (leukosit)

Jenis sel darah yang pertama adalah sel darah putih yang memiliki fungsi melawan infeksi. Sel darah putih ini dibagi lagi menjadi tiga jenis yaitu granulosit, limfosit, serta monosit.

  • Sel darah merah

Sel darah merah menjadi sel darah yang paling banyak terdapat pada tubuh yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

  • Trombosit

Jenis sel darah yang terakhir adalah trombosit. Trombosit ini bertugas dalam proses pembekuan darah.

Beebagai jenis sel darah tersebut diproduksi oleh sel-sel batang atau sel induk yang dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk menjalankan tugasnya masing-masing. jika sel darah merah, sel darah putih serta trombosit tersebut mengalami kerusakan atau tua maka pergantian sel-sel darah baru akan berlangsung di dalam tubuh.

Simak juga: Informasi Lengkap Tentang Kanker Nasaforing yang Wajib Diketahui!

Jenis Kanker Darah

Kanker darah yang terjadi akibat pertumbuhan sel yang ubnormal atau sulit dikendalikan ini dapat digolongkan menurut kecepatan perkembangannya yaitu kanker darah akut dan kanker darah kronis.

Yang pertama sel darah akut dimana sel kanker ini berkembang dengan cepat akibat adanya penambahan sel darah putih yang ubnormal tersebut. Kanker darah akut ini harus ditangani dengan segera sebab selain perkembangannya yang sangat cepat penyebararannya juga sangat agresif.

Jika kanker akur ini tidak segera ditangani maka kekebalan tubuh akan semakin menurun dan tidak dapat lagi melawan infeksi serta tubuh akan kekurangan oksigen.

Jenis kanker darah yang kedua adalah kanker darah kronis. Kanker ini ditandai dengan pertumbuhannya yang lambat selama bertahun-tahun menginfeksi darah. Setelah sekian lama barulah kanker ini menunjukkan reaksi terhadap tubuh tak heran jika diagnosisnya sangat lambat.

Kanker darah kronis ini bisa terjadi akibat penumpukan sel darah yang sudah mati kemudian hidup kembali dalam aliran darah dan terus berkembang dalam jangka waktu panjang. Itulah mengapa gejala cenderung tidak segera dirasakan sebab pertumbuhannya sangat lambat.

Selain berdasarkan kecepatan perkembangannya kanker darah juga dapat digolongkan menjadi beberapa jenis menurut sel darah putih yang diserang yaitu kanker darah leukimia limfotik dimana sel-sel darah menyerang sel-sel limfa serta kanker darah leukemia mielogen dimana sel kanker menyerang sel-sel mieloid. Sedangkan kanker darah yang paling sering terjadi adalah sebagai berikut:

  • Leukimia limfotik akut(ALL)

Kanker darah ALL ini lebih sering menyerang anak-anak. Namun bukan berarti orang dewasa tidak dapat terinfeksi namun jumlahnya sedikit dibanding ana-anak. Kanker darah jenis ini menyebabkan infeksi serius akibat sel kanker menghambat fungsi dari limfosit.

  • Leukimia mielogen akut (AML)

Kanker darah ini lebih banyak menyerang orang dewasa.  Sel kanker AML ini dapat menyumbat pembuluh darah akibat dari sel-sel kanker yang membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna.

  • Leukimia limfotik kronis (CLL)

Jika jenis kanker darah lainnya dapat diidap siapa saja hanya jumlahnya saja yang berbeda lain halnya dengan jenis kanker CLL ini hanya diderita orang dewasa saja. Kanker ini sangat lambat menunjukkan gejala barulah ketika memasuki stadium lanjut gejala akan terlihat.

  • Leukimia mielogen kronis (CML)

Kanker darah ini sangat berbahaya sebab pertumbuhannya kerap tidak terduga dimana dalam tahan awal atau stadium awal pertumbuhannya sangat lambat, namun setelah memasuki stadium dua kanker ini akan berubah aktif dan penyebarannya akan sangat cepat terjadi.

Gejala Kanker Darah

Kanker darah dapat menyerang siapa saja tanpa memandang siapa orang tersebut. Untuk itu kita patut waspada dengan perubahan yang ada pada diri kita. Setiap harinya kita harus memantau segala perubahan yang terjadi pada tubuh terutama jika tubuh menunjukkan berbagai gejala seperti berikut :

  • Lemas atau kelelahan yang tidak kunjung sembuh
  • Demam tinggi
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Mual serta muntah-muntah
  • Pada malam hari keringat akan keluar secara berlebihan
  • Nyeri tulang dan sendi
  • Berat badan semakin menurun
  • Terjadi pembengkakan pada limfa noda, limpa, serta hati
  • Sering terjadi infeksi yang cukup parah
  • Sering mengalami mimisan serta memar dan pendarahan lainnya
  • Muncul bintik merah pada kulit

Jika berbagai gejala tersebut anda atau keluarga anda alami besar kemungkinan anda menderita kanker darah. Namun sebelum pemeriksaan medis dilakukan hasil pasti belum bisa disimpulkan. Sebaiknya segera hubungi dokter untuk mengetahui kondisi tubuh anda secara pasti.

Penyebab Kanker Darah

Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kanker darah diduga  disebabkan adanya mutasi DNA. Namun secara pastinya belum dapat diketahui hingga saat ini. Mutasi DNA tersebut menyebabkan perubahan tindakan setiap sel.

Selain itu faktor lingkungan dan genetik turut memicu pertumbuhan sel yang ubnormal sehingga terbentuklah kanker darah. Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terserang kanker darah seperti  berikut:

  • Faktor keturunan atau genetik

Selain mutasi DNA, faktor keturunan atau genetik yang menurun dari keluarga terdekat bisa menjadi penyebab kanker darah yang anda alami. Terutama bagi penderita down syndrome atau gangguan genetik langka akan membuat anda lebih berpeluang terserang kanker darah seperti riwayat kesehatan keluarga yang lain.

Adanya faktor keturunan ini patut anda waspadai terutama jika anda menderita beberapa penyakit seperti jantung, hipertensi dan asma itu akan semakin membuka peluang terjadinya pertumbuhan sel yang ubnormal.

  • Pernah menjalani pengobatan kanker

Meski kemoterapi atau radiasi merupakan pengobatan untuk kanker yang tepat namun bukan berarti pengobatan tersebut tidak memiliki efek samping bagi tubuh. Salah satu efek samping berbahaya bagi tubuh adalah dapat meningkatkan resiko terserang kanker darah.

  • Terpapar radiasi tingkat tinggi

Radiasi tingkat tinggi seperti korban selamat dari  peledakan  bom atom di hiroshima dan nagasaki memiliki resiko tinggi terserang kanker darah.

  • Terpapar zat kima berbahaya

Ketika tubuh terpapar zat kimia berbahaya seperti benzena maka akan semakin meningkatkan resiko terserang leukimia. Selain itu kontaminasi zat kimia yang berasal dari makanan seperti pengawet, pewarna , penyedap, serta perasa jika dikonsumsi setiap hari maka dapat menyebabkan sel tumbuh secara ubnormal atau beresiko terserang kanker.

  • Merokok

Merokok menjadi sumber berbagai penyakit berbahaya salah satunya kanker darah. Berbagai kandungan zat adiktif pada tembakau tersebut sangat berbahaya bagi tubuh. Selain perokok aktif mereka yang sering berada satu lingkungan dengan perokok dan sering terhirup asap rokok juga memiliki potensi yang sama.

  • Kelainan darah

Seseorang dengan kelainan darah  seperti myelodysplastik syndrome ini lebih mudah terserang kanker darah. Untuk itu menjaga kondisi tubuh serta menghindari perilaku negatif  sangat penting untuk menghindari berbagai penyakit darah salah satunya kanker darah.

  • Berat badan

Memiliki berat badan yang kurang seimbang atau kelebihan dan kekurangan berat badan lebih beresiko terserang kanker darah. Untuk itu sebaiknya posisikan berat badan kita pada kondisi normal agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya dengan cara mengatur pola makan yang benar.

  • Faktor lingkungan

Salah satu faktor yang dapat memicu kanker darah adalah faktor lingkungan. Seperti berada di sekitar pabrik bahan kimia maka limbah dari pabrik tersebut bisa terhirup dan merusak tubuh.

Diagnosis Kanker Darah

Jika kita melihat adanya tanda-tanda kemunculan kanker darah pada tubuh sebaiknya segera lakukan pengecekan medis untuk mengetahui secara pasti kondisi kesehatan tubuh kita. Setelah mendatangi klinik kesehatan biasanya dokter akan melakukan serangkaian tes.

Untuk mendiagnosis kanker darah pemeriksaan fisik akan dilakukan dokter dengan memeriksa tanda-tanda leukimia seperti bintik-bintik merah, memar, kulit pucat akibat anemia, pembengkakan limfonodi, serta limpa dan hati yang membengkak.

Setelah melihat adanya tanda-tanda pada tubuh pasien maka pemeriksaan lanjutan akan dilakukan dokter dengan melakukan tes darah dan biopsi sumsum tulang. Tes darah yang dilakukan bertujuan untuk melihat seberapa banyak kelainan dari sel darah putih atau platelet. Jika sel darah putih lebih tinggi dari batas normal maka dapat dipastikan anda positif kanker darah.

Selain kedua tes yang dilakukan ada tes tambahan untuk memastikan kondisi sumsum tulang belakang dengan melakukan tes sumsum tulang belakang. Pengambilan sumsum akan dilakukan menggunakan jarum tipis panjang sebagai sampel untuk dilakukan penelitian di laboratorium guna mendapatkan hasil yang akurat.

Pengobatan Kanker Darah 

Setelah hasil tes menunjukkan hasil positif terserang kanker darah maka pengobatan harus sesegera mungkin dilakukan. Jenis pengobatan akan dilakukan sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh, usia penderita, jenis kanker, serta stadium dari kanker yang tengah anda derita.

Info terkait: 39 Makanan Pencegah Kanker yang Baik Dikonsumsi

Setelah melihat dari beberapa faktor tersebut barulah langkah pengobatan yang tepat akan diambil dengan beberapa pilihan pengobatan seperti berikut:

  • Kemoterapi

Pengobatan semua jenis kanker yang paling umum adalah kemoterapi, begitu juga dengan kanker darah melakukan pengobatan dengan jalan kemoterapi yang bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker  yang ada pada sumsum tulang menggunakan bahan-bahan kimia.

Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan kemoterapi ini berbeda-beda pada tiap pasien tergantung dari stadium kanker tersebut. Namun pengobatan ini akan memberikan efek seperti mual, muntah serta rambut rontok.

  • Radioterpi

Untuk pengobatan kanker darah selanjutnya juga bisa dilakukan dengan cara melakukan radioterpi dimana penyinaran menggunakan sinar X akan dilakukan pada area tertentu yang terserang kanker atau seluruh tubuh tergantung dari kondisi tubuh dan tingkat keparahan kanker tersebut. penyinaran dilakukan untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

Sebelum melakukan transplantasi sel induk biasanya dokter juga akan melakukan pengobatan radioterpi terlebih dahulu untuk mempermudah pengobatan.

  • Transplantasi sel induk atau stem cell

Transplantasi sel induk dilakukan dengan jalan operasi jika keadaan semakin memburuk. Transplantasi ini bertujuan untuk mengganti sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat atau baru.

Namun bukan semua sumsum tulang dapat ditransplantasikan, sebab harus sumsum tulang yang cocok dengan pasien kanker baru transplantasi dapat dilakukan. Biasanya sumsum tulang dari keluarga terdekat memiliki banyak kecocokan

  • Terapi terfokus dan biologis

Terapi juga bisa dilakukan sebagai salah satu upaya melawan kanker darah. Terapi bertujuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga sistem imun tersebutlah yang nantinya akan membantu melawan kanker tersebut.

Pilihan terapi pengobatan kanker ini adalah terapi biologis dan terapi berfokus. Selain itu terapi ini bertujuan untuk menguatkan sel-sel yang ada di dalam tubuh. Terapi ini sangat mudah dilakukan yaitu dengan cara memberikan makanan atau bahan alami yang mengandung vitamin, serta berbagai nutrisi lain yang dapat meningkatkan sistem imun seperti jinten hitam serta bawang putih sebagai makanan anti kanker.

Simak juga: 28 Khasiat Teh Hijau

Cara Mencegah Penyakit Kanker Darah

Penderita kanker darah akan rentan terhadap infeksi sebab sel darah putih yang berguna melawan infeksi telah mengalami kerusakan. Pengobatan yang dilakukan juga tidak seluruhnya memberikan hasil yang memuaskan.

Untuk itu sebaiknya kita berupaya agar tidak terserang penyakit yang mematikan tersebut dengan cara menghindari beberapa penyebab kanker darah seperti berikut ini:

  • Menjalankan pola hidup sehat

Untuk menghindari berbagai penyakit menyerang tubuh sebenarnya tidak begitu sulit. Hak utama yang harus anda lakukan adalah menjalankan pola hidup sehat. Pola hidup sehat ini memiliki banyak sekali keuntungan baik sekarang maupun dimasa depan.

Mulailah menjaga pola makan. Hindari makanan siap saji, jajanan ringan, atau hindari terlalu sering mengkonsumsi makanan yang dibeli diluar. Buatlah makanan sendiri dengan bahan yang memiliki banyak nilai gizi sebagai cara mencegah kanker darah dan berbagai penyakit lainnya.

  • Tidak merokok

Kebiasaan merokok dan berada dilingkungan yang penuh dengan asap rokok sebaiknya kita hindari. Cara ini merupakan cara yang paling tepat untuk menghindari penyakit kanker darah dan berbagai penyakit kronis lainnya.

  • Olahraga

Olahraga juga sangat penting dilakukan untuk memaksimalkan sistem metabolisme tubuh sehingga racun yang mengendap di tubuh dapat dikeluarkan dengan baik. Sebab racun atau toksin menyebabkan berbagai kerusakan pada tubuh salah satunya dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Olahraga secara teratur juga dapat mencegah serangan berbagai penyakit berbahaya lainnya seperti obesitas, jantung, darah tinggi, stroke serta masih banyak penyakit lainnya.

Penyakit yang Patut Diwaspadai

Beberapa penyakit berikut ini dapat berkaitan erat dengan keberadaan kanker darah sehingga membutuhkan kewaspadaan yang ekstra. Berikut ini beberapa gejala kanker darah yang berkaitan erat dengan berbagai penyakit seperti:

  • Anemia : kekurangan sel darah merah bisa berkaitan dengan adanya kanker darah menyerang tubuh dimana kurangnya asupan oksigen di dalam tubuh menyebabkan tubuh menjadi lemah, letih, sesak napas, serta lesu.
  • Leukopenia : penyakit ini sangat dekat kaitannya dengan kanker darah dimana darah kekurangan sel darah putih sehingga sistem imun akan semakin melemah. Hal ini menyebabkan tubuh lebih mudah mengalami infeksi.
  • Trombositopenia : penyakit ini menyebabkan jumlah trombosit di dalam darah semakin menurun sehingga tubuh akan sering kekurangan darah akibat dari memar atau berdarah. Sebab trombosit bertugas sebagai pembeku darah.
  • Pembesaran hati atau limpa : pembengkakan ini terjadi akibat banyaknya sel darah merah yang ubnormal menumpuk di dalam hati atau limpa. Hal ini akan menyebabkan kehilangan selera makanan akibat selalu merasa kenyang. Ciri fisik bisa terlihat dari adanya pembengkakan di sisi kiri atas perut
  • Sindrom myelodysplatic (MDS): banyak dari kasus MDS ini berkembang menjadi kanker darah leukimia mielositik akut. Kondisi ini ditandai dengan sumsum tulang belakang yang tidak dapat memproduksi sel-sel darah dengan normal.

Demikianlah beberapa pembahasan mengenai kanker darah yang bisa kami bagikan untuk anda semua. Semoga artikel kali ini membantu anda terhindar dari penyakit tersebut. Semoga bermanfaat. Jangan lewatkan juga Daftar Gejala Kanker Serviks yang Harus Anda Waspadai

Leave a Reply