Fakta Seputar Kanker Tulang yang Wajib Anda Ketahui!

Kanker tulang merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel yang sulit dikendalikan pada tulang. Penyakit ini sebenarnya tergolong ke dalam penyakit langka, hanya sekitar 0,2% dari keseluruhan kanker yang ada.

Kanker tulang banyak menyerang para remaja aktif dengan rentan usia sekitar 10 hingga 20 tahun. Meski tergolong ke dalam penyakit yang langka namun penyakit ini tergolong aktif dan agresif.

Jika sudah menginfeksi tubuh maka akar-akarnya akan dengan cepat menggerogoti tulang-tulang. Untuk menghambat penyebaran maka tindakan operasi perlu dilakukan untuk mencegah penularan lebih luas yang akan mengancam jiwa penderitanya.

Loading...

Kanker tulang juga sama dengan jenis kanker lainnya yaitu dapat digolongkan menjadi 2 jenis yaitu kanker yang berasal dari kanker itu sendiri atau disebut kanker primer serta kanker yang berasal dari penyebaran sel kanker dari anggota tubuh lain atau disebut kanker sekunder.

Gambar Kanker Tulang

Gambar Kanker Tulang

Jenis-jenis Kanker Tulang 

Berikut ini beberapa jenis kanker tulang seperti:

  • Osteosarcoma : kanker tulang yang satu ini berasal dari jaringan osteoid yang terdapat pada tulang serta banyak menyerang luutut dan lengan bagian atas
  • Chondrosarcoma :kanker tulang primer ini banyak menyerang tulang pada bagian kaki bagian atas, bahu serta bagian panggul yang berasal dari sel-sel kanker pada jaringan tulang rawan.
  • Awing sarcoma :kanker ini kerap menyerang tulang kaki, tulang punggung serta tulang panggul. Sel kanker ini berasal dari jaringan syaraf primitif dari jaringan lunak. Jaringan lunak yang sering menyebabkan kanker ini adalah jaringan fibrosa, otot, pembuluh darah, serta masih banyak jaringan pendukung lainnya.
  • Tumor sel raksasa pada tulang: kondisi kanker ini jarang menyerang ke anggota tubuh lain karena bersifat jinak namun ada juga beberapa kasus yang dapat berubah ganas. Kanker ini umumnya menyerang tulang kaki dekat lutut.  Kanker ini meski telah dioperasi namun tetap dapat menyerang tulang kembali.
  • Chordoma : kanker tulang jenis ini lebih banyak menyerang kaum pria dibanding wanita. Serta lebih banyak menyerang seseorang pada usia di atas 30 tahun. Kanker ini umumnya menyerang dasar tulang tengkorak atau pada tulang belakang.

Faktor genetik sangat berperan besar dalam penyebaran penyakit kanker tulang ini. Beberapa kondisi turun-temurun di bawah ini akan meningkatkan resiko terserang kanker tulang seperti:

  • Multiple exostoses
  • Rothmund-Thomson Syndrome
  • Hereditary retinoblastoma
  • Li-Fraumeni Syndrome

Penyebab Kanker Tulang 

Terjadinya mutasi di dalam struktur DNA pengendali pertumbuhan sel yang menyebabkan pertumbuhan sel-sel diluar kendali diduga menjadi penyebab kanker tulang meski hingga saat ini belum diketahui secara pastinya.

Pertumbuhan sel yang sulit dikendalikan tersebut menyebabkan tulang ditumbuhi tumor dan dapat berubah menjadi kanker serta dapat menyebar ke organ tubuh lainnya. Selain karena mutasi DNA beberapa kondisi berikut dapat meningkatkan resiko kanker tulang seperti:

  • Paparan radiasi tinggi. Radiasi ini bisa saja berasal dari pengobatan yang tengah atau pernah dilakukan pasien seperti radioterapi
  • Riwayat penyakit kanker lain seperti kanker mata saat kecil atau disebut ratinoblastoma.
  • Mengalami kondisi genetik yang langka yang disebut sindroma li-fraumeni
  • Menderita penyakit yang menyebabkan kelemahan tulang yang disebut paget
  • Menderita penyakit hernia umbilitikus sejak lahir.

Gejala Kanker Tulang 

Jenis kanker tulang termasuk jenis kanker yang cukup langka namun ketika sudah menyerang tulang maka perkembangannya akan sangat agresif. Akarnya akan menggerogoti tulang. Penanganan yang lambat dapat berakibat fatal.

Itulah mengapa kita perlu mengetahui beberapa gejala kanker tulang agar kita menyadari ketika tubuh kita merasakan ada gejala kanker tulang sehingga pengobatan bisa segera dilakukan. Berikut beberapa gejala kanker tulang seperti:

1. Nyeri berkepanjangan pada tulang

Ketika kita merasakan nyeri pada tulang terutama tulang belakang pada bagian punggung dan leher yang berkepanjangan itu bisa jadi merupakan gejala awal kanker tulang. Nyeri pada tulang biasanya juga akan disertai dengan beberapa gejala lain seperti rasa ngilu dan nyeri.

Jika kanker lambat disadari dan lambat ditangani maka rasa nyeri tersebut akan semakin meluas ke bagian tulang yang lain. Pertumbuhan sel yang sulit dikendalikan ini menyebabkan tulang terus menerus digerogoti sehingga tindakan amputasi perlu dilakukan agar sel kanker tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Lambat laun sel kanker akan menyebabkan iritasi dan peradangan kecil pada bagian belakang tubuh. Namun ketika kanker sudah mulai menekan syaraf maka rasa nyeri dan iritasi akan menyebar ke seluruh tubuh.

2. Turunnya kemampuan beraktivitas

Jika sel-sel kanker sudah menyerang tulang maka rasa nyeri yang tak tertahankan akan menyebabkan anda kesulitan ketika beraktivitas. Belum lagi jika sel kanker sudah menekan syaraf dengan sangat kuat maka anda akan lebih kesulitan lagi melakukan aktivitas seperti biasa.

Gangguan yang disebabkan oleh sel kanker yang menyerang tulang belakang ini akan menyebabkan peradangan besar sehingga kinerja otak dalam memerintah tubuh untuk melakukan aktivitas akan semakin hari semakin menurun.

Gejala yang akan timbul karena menurunnya komunikasi otak dan anggota tubuh akan menyebabkan kaki sulit dipaka berjalan, tangan terasa kaku jika digunakan untuk meraih sesuatu serta masih banyak gejala lainnya.

3. Kepekaan menurun

Semakin hari kulit anda juga akan semakin terasa kebas karena peradangan yang terjadi. Sensitifitas sentuhan akan semakin menurun sesuai dengan semakin bertambah parahnya penyakit kanker tersebut.

Hal ini disebabkan terjadinya peradangan, tekanan serta pengaruh kanker tulang belakang. Menurunnya kepekaan ini akan membuat kulit anda tidak dapat lagi merasakan sensasi dingin atau pun panas.

4. Inkontinesia

Gejala ini diakibatkan karena menurunnya kinerja otak sehingga otak kesulitan memberikan perintah pada anggota tubuh. Selain anggota tubuh yang semakin sulit dikendalikan, usus serta kandung kemih akan sulit dikendalikan akibat impuls-impuls syaraf yang terganggu.

5. Kelumpuhan

Sel-sel kanker yang terus menggerogoti tulang akan menyebabkan tulang kehilangan kemampuannya yaitu menyangga tubuh sehingga tubuh akan mengalami kelumpuhan pada satu anggota tubuh atau seluruh tubuh.

Hal ini disebabkan pertumbuhan sel-sel kanker yang terus aktif pada tulang serta syaraf yang terserang kanker seolah terputus dari rangkaian syaraf yang terhubung secara keseluruhan.

6. Pembengkakan

Selain menyebabkan rasa nyeri akibat peradangan, kanker tulang juga akan menyebabkan pembengkakan atau benjolan serta sebagainya pada bagian tulang.

7. Fraktur

Dengan serangan sel kanker pada tulang akan membuat tulang terasa nyeri serta semakin lama semakin kehilangan kekuatannya atau semakin melemah sehingga akan sangat mudah mengalami patah tulang.

8. Penurunan berat badan

Gejala yang ditimbulkan kanker tulang ini juga akan berimbas pada menurunnya nafsu makan sehingga lambat laun berat badan juga akan semakin menurun. Selain itu kesulitan bernafas juga akan terjadi jika kanker telah menyebar ke anggota tubuh yang lain.

Artikel terkait: 39 Makanan Pencegah Kanker yang Baik Dikonsumsi

Diagnosis Kanker Tulang

Setelah melihat beberapa gejala yang mungkin terjadi akibat kanker tulang sebaiknya diagnosis secara pasti harus dilakukan. Pemeriksaan medis akan memberikan kepastian apakan anda terserang kanker tulang atau tidak. Berikut beberapa metode yang dilakukan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan tubuh dan tulang anda seperti berikut ini:

  • Biospi : biospi akan dilakukan dokter untuk memastikan kanker tulang yang diderita. Tes ini akan melihat jenis, tingkat keparahan serta penyebab kanker tulang tersebut. Cara ini merupakan cara paling akurat untuk mendiagnosis kanker tulang yang dilakukan dengan mengambil sedikit sampel tulang yang kemudian akan diteliti di laboratorium.
  • X-ray : x-ray juga perlu dilakukan untuk memastikan apakah peradangan pada tulang yang anda alami berasal dari kanker tulang atau kondisi lainnya seperti patah tulang. Selain itu x-ray juga bisa melihat apakah ada pertumbuhan tulang yang ubnormal akibat dari serangan kanker tulang.
  • Pemindaian tulang :pemindaian tulang dilakukan untuk melihat apakah terdapat masalah yang cukup serius pada tulang dengan cara menyuntikkan bahan radio aktif ke dalam pembuluh vena. Jika terdapat masalah yang serius pada tulang maka penyerapan penyerapan zat radioaktif akan lebih cepat terjadi di banding tulang yang tidak mengalami masalah.
  • MRI scan : MRI scan dilakukan untuk melihat gambar tulang secara lebih rinci. Cara ini akan lebih efektif untuk melihat kondisi tulang dan jaringan lunak secara lebih rinci dengan bantuan gelombang radi dan medan magnet.
  • CT scan : cara ini akan memberikan gambaran tubuh lebih rinci melalui gambar tiga dimensi yang bertujuan untuk melihat apakah kanker tulang sudah menyebar ke organ tubuh lain seperti paru-paru yang menyebabkan kesulitan bernafas.

Tahapan Perkembangan Kanker Tulang

Setelah melakukan serangkaian tes seperti di atas maka dokter dapat mengetahui kondisi tubuh dan tulang pasien serta dapat menentukan tingkatan atau stadium dari kanker tulang tersebut. Stadium digunakan untuk melihat seberapa parah kondisi tulang serta untuk menentukan pengobatan yang cocok

Mari kita lihat beberapa tahapan perkembangan kanker tulang seperti berikut ini:

  • Stadium 1: pada stadium 1 atau stadium awal kanker tulang belum menyebar kebagian lain hanya berada pada satu bagian saja. Menurut ukurannya stadium 1 dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu:
  • Stadium 1A: ukuran tumor kurang dari 8 inci
  • Stadium 1B: ukuran tumor lebih dari 8 inci
  • Stadium 2: pada stadium ini kanker sudah mulai menunjukkan agresifitasnya namun kanker ini belum menyebar kebagian tulang yang lain. Stadium ini juga dibagi menjadi 2 bagian :
  • Stadium 2A: tumor berukuran kurang dari 8 cm
  • Stadium 2B: tumor berukuran lebih dari 8 cm
  • Stadium 3: pada stadium 3 kanker sudah mulai menyebar lebih dari satu area namun masih pada tulang yang sama.
  • Stadium 4: stadium 4 ini merupakan stadium lanjut yang sudah sangat berbahaya sebab kanker sudah menyebar ke organ tubuh lain seperti paru-paru, hati serta otak. Untuk stadium ini pengobatan kanker hanya dilakukan untuk mengurangi gejala, menghambat penyebaran serta berupaya memperpanjang usia tapi bukan untuk mengobati kanker. Stadium ini dibagi menjadi 2:
  • Stadium 4A: penyebaran kanker sudah sampai ke paru-paru
  • Stadium 4B: penyebaran kanker sudah mencapai kelenjar getah bening dan sekitarnya.

Simak juga: Informasi Lengkap Tentang Kanker Nasaforing yang Wajib Diketahui!

Pengobatan Kanker Tulang 

Dengan berbagai gejala yang ditunjukkan tubuh anda maka pengecekan secara medis dianjurkan untuk dilakukan agar hasilnya lebih akurat. Jika serangkaian tes telah dijalani dan hasilnya positif menunjukkan bahwa anda terserang kanker tulang maka harus segera dilakukan pengobatan seperti berikut ini:

1. Pembedahan

Pembedahan bisa dilakukan pada stadium 1 dan 2 dimana kanker tersebut belum menyebar masih berada pada satu area. Pembedahan itu sendiri dapat dilakukan dengan beberapa metode seperti:

  • Kuretase : cara ini dilakukan dengan cara mengiuret bersih seluruh jaringan tumor yang ada reseksi. Serta dilakukan pemotongan bagian dinding tulang yang terserang kanker
  • Reseksi : operasi ini dilakukan dengan cara melakukan pembedahan dari dalam untuk mengangkat tumor yang keluar dari tulang
  • Amputasi : pemotongan dilakukan untuk menghambat penyebaran kanker ke seluruh tulang
  • Kemoterapi

Kemoterapi memang menjadi salah satu pengobatan untuk semua jenis kanker. kemoterapi menjadi pilihan pengobatan untuk jenis kanker yang tidak dapat dilakukan pembedahan. Namun biasanya setelah pembedahan kemoterapi juga dapat dilakukan untuk membunuh sel kanker yang masih tersisa.

Kemoterapi dilakukan secara bertahan dalam beberapa minggu atau bulan dengan memberikan obat-obatan tertentu yang berkemampuan membunuh sel-sel kanker yang membelah diri dengan cepat.

2. Terapi radiasi

Terapi penyinaran ini dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker yang merusak DNA agar tidak mampu lagi berkembang dan diharapkan bisa mati seluruhnya. Setelah dan sebelum melakukan operasi terapi radiasi juga dianjurkan dilakukan agar pengobatan lebih mudah dilakukan.

Untuk kanker yang tidak dapat diobati dengan pengobatan lain, maka terapi radiasi ini menjadi satu-satunya pilihan. Namun pengobatan ini akan memberikan efek bagi tubuh seperti lelah, rambut rontok, nyeri sendi, iritasi dan kemerahan pada kulit serta mual.

3. Mifamurtide

Mifamurtide dilakukan dengan cara menyuntikkan obat yang bertujuan untuk merangsang sistem kekebalan tubuh, khususnya sel darah putih yang bertujuan untuk membunuh sel kanker. setelah mendapatkan suntikan sel darah putih yang bernama makrofak maka pasien akan mendapatkan perawatan selama 12 hingga 24 minggu tergantung dari kondisi pasien.

Loading...

Demikianlah pembahasan mengenai kanker tulang apa saja gejala, penyebab, serta penangan yang dapat dilakukan. Semoga bermanfaat. Jangan lewatkan juga Fakta Seputar Kanker Paru yang Wajib Anda Ketahui!

loading...

Leave a Reply