Keputihan Bau Amis: Penyebab, Cara Mengatasi dan Mencegahnya

Keputihan bau amis dapat menjadi tanda awal ada nya “sesuatu” yang tidak beres pada organ vagina. sJika Anda mengalami keputihan berbau amis dan menyengat selama lebih dari 1 minggu, Anda harus waspada dan segera memeriksakan diri ke dokter.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, keputihan merupakan salah satu keluhan yang banyak dialami oleh kaum wanita.

Meski pun dianggap sebagai keluhan, keputihan pada dasar nya merupakan hal yang wajar dan normal terjadi.

Bahkan, dalam dunia kedokteran, keputihan sejatinya merupakan hal yang bermanfaat untuk organ intim kaum wanita. Dalam hal ini, alih – alih menimbulkan dampak negatif, keputihan malah berfungsi sebagai pembersih dan pelindung organ vagina.

Namun begitu, seperti yang telah kami sebutkan di atas, ketika keputihan yang terjadi adalah keputihan yang tidak normal dan berbau amis, maka kemungkinan besar ada sesuatu  yang tidak beres pada organ vagina.

Keputihan Bau Amis

Ilustrasi: Keputihan Bau Amis

Keputihan Normal VS Keputihan Bau Amis dan Tidak Normal

Keputihan normal biasanya tidak menimbulkan bau amis atau pun bau busuk. Selain itu, keputihan normal juga memiliki warna yang bening (jika terjadi menjelang siklus haid) atau pun putih susu (jika terjadi menjelang masa – masa subur).

Di lain sisi, keputihan yang tidak normal cenderung memiliki warna yang keruh dan pekat serta menimbulkan bau yang tidak sedap, entah itu bau amis atau pun bau busuk yang menyengat.

Dalam kondisi tertentu, keputihan yang tidak normal terkadang juga dapat menimbulkan rasa gatal dan panas di area sekitar organ vagina.

Penyebab Keputihan Bau Amis

Keputihan bau amis dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Serangan Bakteri (Bakterial Vaginosis)

Dalam organ vagina, ada dua jenis bakteri yang bekerja secara berlawanan. Ke dua jenis bakteri tersebut adalah bakteri lactobacilli (sering disebut sebagai bakteri baik), dan bakteri anaerob (sering disebut sebagai bakteri jahat).

Nah, ketika bakterial vaginosis terjadi, maka jumlah bakteri anaerob yang terdapat dalam organ vagina cenderung mengalami peningkatan secara drastis. Dan ketika hal ini terjadi secara bersamaan dengan keputihan, maka serangan bakteri ini akan menyebabkan keputihan menjadi lebih kental, berbau amis dan terkadang juga menimbulkan rasa gatal.

Normal nya serangan bakteri / bakterial vaginosis ini terjadi akibat kebiasaan berganti – ganti pasangan atau pun kebiasaan melakukan oral s*ks yang kurang higinies.

2. Serangan Protozoa Trichomoniasis

Selain bakteri, serangan protozoa juga dapat menyebabkan terjadi nya keputihan bau amis yangtidak normal.

Dalam praktek nya, selain membuat keputihan menjadi berbau amis, serangan protozoa trichomoniasis jugadapat membuat keputihan menjadi terasa gatal, panas, dan berwarna kuning kehijauan.

Menurut hasil penelitian, dua penyebab utama serangan protozoa trichomoniasis ini adalah kebiasaan menggunakan handuk secara bergantian dan kontak s*ksual yang kurang higienis.

3. Serangan Jamur

Dibandingkan dengan area tubuh yang lain nya, area sekitar organ intim cenderung lebih berpotensi terserang jamur. Hal ini dikarenakan area sekitar organ intim cenderung memiliki kondisi yang lembab dan hangat.

Menurut penuturan para ahli di dunia kedokteran, kehadiran jamur di sekitar area vagina sejatinya merupakan hal yang normal dan wajar terjadi.

Namun begitu, ketika serangan jamur di area vagina berjalan secara berlebihan, biasanya keputihan yang terjadi akan menjadi berbau amis, berwarna putih kekuningan, serta terasa panas dan gatal.

4. Serangan Human Papilloma Virus (HPV)

Serangan human papilloma virus di area sekitar vagina juga dapat menyebabkan keputihan bau amis dan tidak normal.

Virus HPV yang ditularkan melalui kontak s*ksual berpotensi menimbulkan penyakit kanker serviks.

Salah satu tanda awal yang menunjukkan serangan virus HPV pada organ intim adalah timbulnya keputihan yang berbau amis, berwarna coklat keruh, dan disertai dengan keluarnya bercak darah.

5. Penyakit Klamidia dan Gonore

Ke dua penyakit yang tergolong ke dalam penyakit menular s*ksual ini biasanya menimbulkan gejala utama berupa keputihan berbau amis / busuk dengan cairan keputihan yang kental dan berwarna kuning kehijauan.

6. Penyakit Radang Panggul

Sama seperti hal nya dua penyakit yang sebelumnya, penyakit radang panggul juga turut ditularkan melalui kontak s*ksual.

Ketika organ vagina tengah terinfeksi penyakit ini, bakteri akan lebih mudah masuk ke dalam organ reproduksi sehingga menyebabkan keputihan bau amis yang kental dan berat.

7. Stres

Stres ternyata juga dapat menyebabkan terjadi nya keputihan bau amis yang tidak normal. Ketika tengah mengalami stres, baik itu stres secara fisik mau pun stres pikiran, hormon dalam tubuh biasa nya akan berubah menjadi tidak normal atau pun tidak seimbang.

Ketidakseimbangan kadar hormon dalam tubuh ini berpotensi menyebabkan pasokan hormon estrogen menjadi berkurang.

Dampak nya, lapisan mukosa yang ada di area sekitar vagina akan menjadi lebih tipis dari biasa yang pada akhirnya akan membuat vagina menjadi kering.

Nah, kekeringan yang terjadi di area vagina ini biasanya akan membuat vagina menjadi terasa gatal serta turut menimbulkan keputihan yang berbau amis dan menyengat.

Cara Mengobati Keputihan Bau Amis Secara Alami

Berikut ini beberapa cara mengobati keputihan bau amis secara alami yang bisa anda lakukan sendiri di rumah dengan biaya yang murah dan sangat mudah:

#1. Obat Alami Keputihan dengan Daun Sirih

Siapkan bahan-bahan berikut ini:

  • Siapkan 10 helai dau sirih
  • Air 1 ltr

Cara Meracik

  • Pertama, basuh daun sirih secukupnya hingga bersih
  • Setelah bersih, rebus daun tersebut dengan air selama 5 menit
  • Tunggu hingga rebuasan tersebut hangat
  • Selanjutnya, pakai air rebusan tersebut untuk membasuh area intim anda selama 3 minggu untuk membantu menghilangkan keputihan bau busuk.

#2 Ramuan Obat Alami Keputihan Bau Amis dari Lidah Buaya dan Daun Sambiloto

Siapkan bahan-bahan berikut ini:

  • Lidah buaya dan sambiloto secukupnya
  • 5 gelas air putih

Cara Membuat

  • Pertama ambil bagian gel lidah buaya kemudian blender
  • Setelah itu rebus bersamaan dengan daun sambiloto sampai matang
  • Tunggu ramuan tsb hangat
  • Gunakan ramuan tersebut untuk membasuh ke area intim wanita selama 3 minggu untuk membantu menghilangkan keputihan bau busuk.

#3 Bahan Alami Keputihan Bau Amis dengan Kunyit, Daun Sambiloto dan Buah Delima

Siapkan:

  • kunyit dan buah delima secukupnya
  • 5 lembar daun sambiloto
  • Air putih 3 gelas

Cara Membuat

  • Pertama silahkan haluskan semua bahan tadi dengan menumbuknya
  • Setelah halus, rebus dengan air hingga matang
  • Minum ramuan tersebut 2 kali sehari untuk membantu menghilangkan keputihan bau busuk.
  • Bila perlu bisa ditambahkan madu atau gula.

Simak juga: Gejala Awal Kanker Serviks yang Harus Diwaspadai

 

Cara Mencegah Terjadinya Keputihan Bau Amis

Cara terbaik yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan keputihan bau amis adalah dengan memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

Namun begitu, jika keputihan tidak normal hanya dialami dalam kurun waktu yang singkat (kurang dari 1 minggu), maka Anda tidak perlu ke dokter.

Untuk mencegah keputihan tidak normal terjadi kembali, Anda dapat menerapkan beberapa tips di bawah ini:

  • Selalu menjaga kebersihan organ vagina dengan cara rajin membersihkan nya menggunakan pembersih khusus organ vagina dan air hangat suam – suam kuku
  • Menghindari penggunaan produk feminin atau pun sabun wangi untuk organ kewanitaan
  • Menghindari aktivitas mandi busa dan produk spray khusus untuk organ kewanitaan
  • Menggunakan celana dalam yang terbuat dari bahan lembut dan longgar
  • Ketika buang air, bersihkan lah organ vagina dari arah depan ke arah belakang sehingga organ vagina tidak mudah terserang virus dan bakteri
  • Rajin mengganti pakaian dalam (minimal 2 kali sehari), terutama selepas menjalankan aktivitas fisik yang agak berat seperti olahraga
  • Rajin mengonsumsi yoghurt yang kaya akan bakteri baik
  • Menghindari kebiasaan berganti – ganti pasangan s*ksual
  • Menghindari aktivitas s*ks yang tidak sehat seperti s*ks anal, oral s*ks yang tidak higinies, dan lain sebagainya
  • Selalu menggunakan kondom saat melakukan hubungan s*ksual yang dianggap tidak aman / tidak higienis
  • Rajin membersihkan / mencukur bulu kemaluan, dll

Itu lah sedikit informasi mengenai keputihan bau amis yang dapat kami bagikan kepada Anda. Penting untuk diingat, keputihan bau amis merupakan keputihan yang tidak normal. Keputihan ini dapat menjadi tanda – tanda awal keberadaan penyakit menular s*ksual pada tubuh Anda seperti radang panggul, klamidia, gonore, dan serangan virus HPV.

Maka dari itu, jika Anda mengalami keputihan berbau amis selama lebih dari 1 minggu, Anda harus segera memeriksakan diri Anda ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

Simak juga: 28 Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami

Leave a Reply