Penyakit Beri-beri: Penyebab, Gejala Beri-beri Basah dan Kering Serta Cara Pengobatannya

Penyakit beri-beri – Kekurangan gizi dan vitamin menyebabkan tubuh terserang berbagai penyakit, salah satunya penyakit beri-beri. Yaitu sebuah penyakit yang menyerang seseorang karena kekurangan vitamin B1 atau tiamin.

Sebenarnya bukan hanya karena kekurangan vitamin saja seseorang bisa terserang beri-beri namun saat ini sudah banya orang terserang beri-beri karena pola hidup yang buruk salah satunya minuman beralk*hol.

Dinegara maju saat ini para alkoholisme banyak yang terserang beri-beri hal ini disebabkan minuman beralk*hol yang mereka minum menghambat penyerapan vitamin B1 yang membuat tubuh kekurangan vitamin tersebut, meski jumlah makanan yang mengandung vitamin B1 cukup banyak mereka konsumsi.

Faktor genetik juga bisa menjadi penyebab penyakit beri-beri, meski jarang ditemui tapi hal itu bisa terjadi dimana kemampuan tubuh dalam menyerap vitamin B1 terganggu. Perhatikan juga bayi anda yang hanya mengkonsumsi susu formula karena di dalam susu formula sangat rendah kandungan vitamin B1.

Penyakit beri-beri dapat digolongkan menjadi dua jenis yaitu beri-beri basah yang biasa menyerang sistem kardiovaskular dan beri-beri kering yang mempengaruhi sistem saraf.

Gangguan pada otak yang disebabkan oleh difisiensi atau kekurangan vitamin B1 disebut sindrom wernicke korsakoff atau beri-beri yang menimbulkan gejala neurologis dan menyebabkan psikos, kebingungan dan halusinasi.

Penyakit beri-beri sebenarnya tidak begitu berbahaya jika segera mendapatkan penanganan namun jika penanganan atau pengobatan terlambat dilakukan maka bisa menyebabkan komplikasi bahkan bisa berujung kematian.

Penyebab dan Gejala Penyakit Beri-beri

Penyebab dan Gejala Penyakit Beri-beri

Penyebab beri-beri dan orang yang beresiko terserang beri-beri

Penyakit beri-beri umumnya seperti kelumpuhan yang menyerang sensifitas gerak tangan, kaki dan tubuh, serta terjadi pembengkakan dibagian kaki dan betis. Lalu sebenarnya apa penyebab penyakit beri-beri? Mari kita lihat apa saja penyebab seseorang terjangkit beri-beri. Dan siapa saja yang lebih beresiko terserang beri-beri seperti berikut ini:

Penyebab:

Penyebab utama seseorang bisa terserang beri-beri adalah tubuh kekurangan vitamin B1. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya asupan makanan yang mengandung vitamin tersebut. Namun di zaman modern saat ini sudah sangat jarang orang yang kekurangan vitamin ini.

Kenapa meski jarang orang yang kekurangan vitamin B1 namun penyakit beri-beri masih sangat tinggi jumlah penderitanya?  Tingginya angka penyakit beri-beri disebabkan menurunnya kemampuan tubuh untuk menggunakan tiamin atau vitamin B1 tersebut.

Menurunnya kemampuan tubuh menggunakan tiamin ini bisa disebabkan oleh minuman keras atau minuman beralkohol, kelinan herediter serta penggunaan obat-obatan secara berlebihan.

Orang yang lebih beresiko terserang beri-beri

Meski beri-beri bisa menyerang siapa saja namun beberapa Orang yang memiliki kebiasaan seperti berikut ini lebih beresiko terserang beri-beri, seperti:

  • Pecandu alkohol
  • Cuci darah atau perawatan dialisis
  • Diet rendah vitamin B1
  • Penggunaan obat-obatan dosis tinggi atau penggunaan obat-obatan yang berlebihan
  • Operasi bypass lambung atau pengecilan lambung
  • Sonde atau tube feeding.

Sebaiknya konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin b1 dan menjauhi perilaku yang bisa meningkatkan resiko terserang beri-beri.

Cara mengurangi resiko penyakit beri-beri

Meski cara berikut ini tidak bisa mengobati beri-beri namun beberapa cara ini bisa menurunkan resiko seseorang terserang beri-beri. Mari kita lihat cara menurunkan resiko terserang beri-beri berikut ini:

  • Mempertahankan diet seimbang
  • Jauhi minuman beralkoh*l
  • Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B1 atau tiamin
  • Mengkonsumsi suplemen jika dibutuhkan

Gejala penyakit beri-beri

Untuk mencegah mencegah terjadinya resiko berbahaya serta komplikasi penyakit beri-beri yang bisa berujung kematian sebaiknya anda mengetahui beberapa gejala penyakit beri-beri agar bisa melakukan penanganan sedini mungkin dan melihat perbedaan gejala beri-beri basah dan beri-beri kering,  Berikut beberapa gejala penyakit beri-beri, seperti :

Beri-beri basah

Beri-beri basah biasa menyerang sistem kardiovaskular dimana menunjukkan gejala yang patut diwaspadai berikut ini:

  1. Sesak napas

Ketika beri-beri basah menyerang sistem kasdiovaskular maka akan menyebabkan gangguan napas atau sesak napas. Secara otomatis saluran pernapasan akan terganggu saat otot polos pada pembuluh darah yang bertugas mengangkut oksgen keseluruh tubuh mengalami kerusakan. Beri-beri basah juga akan membuat paru-paru mengalami penumpukan cairan yang membuat anda kesulitan bernapas

  1. Kaki bengkak

Penderita beri-beri makan menunjukkan gejala umum yaitu pembengkakan pada kaki. Hal itu terjadi karena terjadi gangguan pada kardiovaskular dimana penyakit ini menyerang otot polos pembuluh darah yang dipengaruhi oleh vena dan arteri rileks. Yang membuat kaki akan merasa nyeri dan sakit.

  1. Detak jantung lebih cepat

Gangguan kasdiovaskular tentunya berkaitan erat dengan jantung yang membuat jantung berdebar-debar  yang disebabkan naiknya frekuensi detak jantung yang dapat melemahkan fungsi jantung dan disertai dengan keluarnya keringat dingin.

  1. Cepat lelah

Penderita beri-beri basah biasanya akan mudah lelah meski tidak memiliki aktifitas padat dan berat. Gejala ini hampir sama dengan penyakit jantung yaitu jantung berdebar-debar dan mudah lelah.

  1. Menurunya berat badan

Meski porsi makan anda tetap seperti biasa namun berat badan menurun drastis  dan diiringi beberapa gejala seperti mudah lelah, jantung berdebar-debar, sesak napas anda perlu waspada bahwa keadaan tersebut adalah gejala beri-beri.

  1. Terjadi cekungan pada pembengkakan betis saat ditekan

Ketika  betis anda mengalami pembengkakan itu bisa terjadi akibat kaki yang terlalu lama digantung yang membuat peredaran darah kurang lancar, namun jika pembengkakan betis tersebut anda tekan lalu menyebabkan terjadinya cekungan yang cukup lama dan menimbulkan rasa nyeri maka anda perlu memeriksakan ke dokter untuk melakukan pengecekan kesehatan.

Beri-beri kering

Jenis penyakit beri-beri yang satu ini biasa disebut beri-beri kering yang menyerang sistem saraf memiliki gejala seperti berikut ini:

  1. Kesemutan

Beri-beri kering akan menyerang sistem saraf bagian perifer yang memunculkan gejala kebas atau kesemutan. Hal ini juga bisa disebabkan peredaran darah yang kurang lancar. Jadi anda perlu waspada jika kesemutan terjadi lebih sering.

  1. Nistagimus

Nistagimus adalah gangguan pada mata yang membuat otak sulit mengendalikan gerakan mata yang disebabkan adanya saraf pada mata. Terjadinya nistagimus ini merupakan salah satu gejala penyakit beri-beri.

  1. Cadel

Gejala penyakit beri-beri selanjutnya adalah cadel. Hal itu terjadi akibat gangguan pada saraf lidah yang membuat anda kesulitan bicara. Meski tidak ada gejala penyakit stroke tapi anda menjadi cadel hal itu merupakan gejala beri-beri yang patut anda waspadai.

  1. Kebingungan

Kekurangan vitamin B1 juga akan mengganggu sistem saraf otak yang membuat sulit konsentrasi dan menjadi bingung. Gejala kebingungan ini bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. sebaiknya segera ke dokter untuk mengobati beri-beri agar tidak terjadi komplikasi.

  1. Cepat marah

Mudah marah juga bisa menjadi salah satu gejala penyakit beri-beri. Mudah marah terjadi akibat otak sulit mengendalikan emosi sehingga emosi sering meningkat akibat kekurangan vitamin B1 dan glukosa

  1. Lemah otot

Lemah otot bisa terjadi akibat beri-beri yang cukup serius dimana tubuh akan kehilangan kekuatannya dan membuat sulit bergerak. Hal ini terjadi akibat terjadi gangguan saraf otot. Lemah otot ini biasa disebut neuropati perifer.

  1. Kram otot

Beri-beri merupakan penyakit yang lebih banyak menyerang bagian kaki. Salah satu gangguan yang sering mengganggu kaki adalah kram otot akibat saraf periter yang terganggu.

  1. Kaki pegal

Meski tidak memiliki kegiatan yang berat namun kaki anda sering terasa pegal secara tiba-tiba maka hal itu patut anda curigai sebagai gejala beri-beri kering yang sering menyerang sistem saraf, terutama bagian kaki.

  1. Kesulitan berjalan

Penyakit beri-beri akan membuat betis menjadi bengkak, lemah otot, kram, dan terasa pegal maka semua gejala tersebut akan berpotensi menyulitkan pergerakan kaki atau sulit berjalan. Kaki yang kehilangan kekuatan ototnya akan sulit digerakkan dan sulit berjalan.

  1. Sulit bangun dari posisi jongkok

Beri-beri yang membuat anda kehilangan kekuatan otot maka akan membuat anda kesulitan berjalan dan kesulitan berdiri, jika hal itu terjadi berarti beri-beri kering yang anda alami sudah masuk ke tahap yang lebih serius.

  1. Kehilangan refleksi pada kaki

Jika lemah otot yang anda alami tidak ditangani dengan serius maka akan menjalar ke hal yang lebih serius lagi yaitu kaki akan menjadi kaku atau sulit di tekuk dan digerakkan atau yang biasa disebut kehilangan refleksi kaki.

  1. Radang otak akut

Terganggunya sistem saraf akan menunjukkan gejala yang lebih serius yaitu terjadi peradangan pada otak. Untuk radang otak akut juga bisa menyebabkan seseorang kehilangan ingatan atau kehilangan memori.

  1. Perut mual dan muntah

Jika anda terasa mual terus menerus tanpa sebab dan diikuti beberapa gejala di atas itu berarti anda menderita ber-beri kering. Mual yang anda rasakan juga bisa sampai muntah. Untuk itu segera lakukan pemekriksaan untuk mendapat diagnosa yang tepat.

Komplikasi beri-beri

Penyakit beri-beri jika tidak ditangani akan menyebabkan komplikasi yang bisa berujung kematian. Sebaiknya jika anda mendapati tubuh anda terserang beberapa gejala di atas sebaiknya segera lakukan pengobatan. Pengobatan yang terlambat akan membuat komplikasi serius  seperti berikut ini:

  • Sakit kronis pada tubuh
  • Gagal jantung
  • Kesulitan bergerak atau kehilangan mobilitas
  • Kehilangan daya ingat, kebingungan, dan masalah neurologis
  • Psikosis
  • Kehilangan kesadaran yang bisa berujung koma

Pengobatan beri-beri

Memenuhi kebutuhan vitamin B1 atau tamin bisa menjadi pengobatan dasar penderita beri-beri, setelah itu menjauhi alkohol dan obat-obatan dosis tinggi yang mengganggu penyerapan tamin bisa anda lakukan sebagai pengobatan selanjutnya.

Hal terpenting yang harus anda lakukan adalah berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Itulah beberapa pembahasan tentang penyakit beri-beri yang bisa menambah pengetahuan anda untuk mencegah penyakit beri-beri menyerang tubuh anda. semoga bermanfaat. Jangan lewatkan juga: 39 Makanan Pencegah Kanker yang Baik Dikonsumsi

Leave a Reply