Info Lengkap Tentang Penyakit DBD

Penyakit DBD – Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini sudah umum menjangkit masyarakat indonesia terutama di kawasan kumuh. Penyakit dbd atau lebih dikenal dengan penyakit demam berdarah dengue.

Penyakit ini sangatlah berbahaya karena dapat menyebabkan kematian. Bahkan penderitanya meningkat setiap tahun dan banyak merenggut korban jiwa. Penyakit dbd berasal dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictur betina yang telah terinfeksi virus.

Penyakit dbd akan menyebabkan pendarahan karena gigitan nyamuk tersebut akan menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan menyebabkan pembekuan darah. Itulah mengapa pasien penyakit dbd akan membutuhkan banyak donor darah untuk mengganti darah yang hilang akibat pendarahan.

Artikel terkait: Tekanan Darah Normal Berdasarkan Usia 0-65 Tahun

Penyebab penyakit dbd

Penyakit dbd sangat muda menular ada mahluk vertebarata yaitu manusia dan sekelompok kera tertentu. Penyakit ini dibawa oleh nyamuk yang tertransmisi virus. Selain penularan pada manusia dan kera penularan terhadap sesama nyamuk jantan dan nyamuk betina melalui hubungan seksual.

Penyakit DBD

Penyakit DBD

Nyamuk pembawa virus penyakit dbd ini umumnya menyerang pada musim panas dan musim hujan itulah mengapa indonesia menjadi sasaran yang empuk karena indonesia memiliki kedua musim tersebut sepanjang tahun.

 Nyamuk yang mengsihab darah kemudian kelenjar ludah nyamuk yang sudah terkontaminasi virus akan masuk ketubuh manusia kemudian menginfeksi darah dan menjadi penaykit dbd. Sedangkan nyamuk yang tidak membawa virus justru bisa terinfeksi virus tersebut saat mmenghisab darah penderita dbd.

Dengan kata lain bukan hanya nyamuk yang bisa menularkan penyakit dbd kepada manusia namun manusia juga dapat menularkan penyakit tersebut kepada nyamuk. Saat nyamuk tersebut menghisap darah penderita penyakit dbd maka darah tersebut akan masuk ke lambung.

Kemudian virus tersebut akan membelah diri dan berkembang biak hingga sampai kelenjar ludah dan kemudian menggigit orang lain lalu mulailah nyamuk tersebut menginfeksi satu orang atau lebih.

Saat  nyamuk pembawa virus menyerang tubuh manusia maka dalam waktu 4 hari virus tersebut mulai mereplikasikan diri secara cepat dan terus berkembang hingga jumlahnya cukup lalu akan mulai masuk ke dalam sirkulasi darah.

Saat darah sudah mulai terkontaminasi maka tubuh akan mulai bereaksi dengan menunjukan gejala awal berupa demam tinggi. Namun reaksi padsa setriap orang berbeda-beda.

Ciri-ciri penyakit dbd

Virus penyebab penyakit dbd ini sangat cepat perkembangannya sehingga saat tubuh terserang penyakit tersebut tubuh akan cepat memberikan reaksi. Meski reaksi atau gejala pada setiap orang berbeda-beda namun ada beberapa ciri umum penyakit dbd seperti berikut ini:

  • Demam tinggi

Penderita penyakit dbd biasanya akan menunjukkan gejala awal berupa demam tinggi. Demam ini akan terjadi secara tiba-tiba dan suhu tubuh langsung meningkat menjadi 40 derajat celcius selama 2 sampai 3 hari berturut-turut

  • Bintik merah

Demam ang terjadi hingga mencapai suhu 40 derajat cekcius tersebut akan menyebabkan tubuh mengeluarkan bintik merah pendarahan di bawah kulit yang memiliki warna merah kehitaman atau disebut ruam kemerahan pada kulit.

  • Demam yang naik turun

Demam pada penyakit dbd ini berbeda pada demam pada umumnya, demam tinggi yang terjadi tidak akan sembuh meski telah diberi obat penurun panas. Demam tinggi yang terjadi juga akan naik turun atau bahkan tidak akan turun sepanjang hari

  • Mengigil

Meski tubuh bersuhu di atas normal namun tubuh juga merasa kedinginan hingga menggigil. Menggigil yang dialami tidak akan hilang meski sudah diberi selimut tebal

  • Nafsu makan dan minum menghilang

Kehilangan nafsu makan juga bisa terjadi saat anda mengalami penyakit dbd, kehilangan nafsu makan tersebut akan membuat lambung menjadi kosong sehingga kadar asam lambung bisa meningkat dan menyebabkan mual bahkan muntah

  • Sesak nafas

Saat tubuh terserang penyakit dbd maka cairan akan berhenti di dada sehingga menyebabkan kesulitan bernafas atau sesak nafas

  • Buang air besar berwarna hitam dan keras

Terjadi pendarahan di dalam tubuh juga bisa dilihat dari perubahan warna tinja. Tinja akan berwarna hitam seperti warna darah kotor. Selain berubah warna maka tinja juga bisa berubah tekstur menjadi keras.

  • Demam seperti pelana kuda

Demam pada penderita penyakit dbd juga mudah ditandai yaitu seperti pelana kuda. Demam tinggi yang terjadi selama 7 hari ini memiliki siklus yang berbeda yaitu demam tinggi pada hari pertama dan kedua, kemudian demam akan turun di hari ketiga dan keempat, kemudian di hari kelima dan keenam demam akan naik lagi.

  • Jumlah trombosit menurun

Trombosit pada penderita penyakit dbd akan terus mengalami penurunan hingga suhu tubuh menjadi normal.

  • Peningkatan permeabilitas pembuluh darah
  • Mekanisme pembekuan darah yang ubnormal
  • Gelisah
  • Mudah marah
  • Berkeringat
  • Wajah merah dan panas
  • Sakit kepala terutama dibagian dahi
  • Nyeri di belakan bola mata
  • Sakit pingang
  • Nyeri sendi dan kaki
  • Nyeri pungung
  • Nyeri perut akan sanagt parah dan etrus menerus
  • Pendarahan dari hidung, mulut, gusi serta bisa saja muntah darah
  • Mudah mengantuk
  • Denyut nadi tidak teratur kadang bisa cepat kadang juga bisa lemah
  • Mulut kering
  • Pucat

Untuk penyakit yang satu ini sedikit berbeda dari penyakit lainnya, ketika penyakit lain mereda bersamaan dengan menurunnya suhu tubuh namun penyakit ini justru kebalikannya, ketika suhu tubuh menurun justru hal itu merupakan fase kritis.

Jadi jangan terkecoh dengan menurunnya suhu tubuh sebaiknya segera bawa pasien ke dokter agar pasien tidak memasuki fase scok atau kritis, namun hal ini hanya terjadi untuk kasus yang parah.

Cara Mengobati penyakit dbd

Penanganan yang lambat bisa berujung kematian apalagi jika kasus dbd yang ana alami termasuk ke tahap serius atau kritis. Sebaiknya saat anda merasa tubuh anda mengalami demam tinggi yang diikuti ruam kulit berwarna kemerahan sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Dokter akan mengajurkan oasien utuk rawat inap agar pengobatan lebih optomal. Pemberian impus akan segera dilakukan  yang bertujuan untuk membantu mengencerkan darah akibat pembekuan yang terjadi.

Kemudian dokter akan memberikan obat penurun panas dan obat yang  dapat menyembuhkan penyakit dbd. Untuk menunjang penyembuhan pemberian ramuan tradisional bisa dilakukan. Obat tradisional yang biasa diberikan juga mengandung zat yang dapat meningkatkan trombosit darah yang terus menurun.

Jangan lewatkan juga: 9 Cara Mengobati Herpes Secara Alami yang Terbukti Ampuh

Berikut beberapa bahan tradisional yang bisa diberikan pada pasien penyakit dbd. Seperti berikut ini:

1. Jambu biji merah

Jambu biji merah bisa menjadi alternatif pilihan obat yang dapat meningkatkan trombosit  yang terus menurun. Itilah mengapa buah jambu biji merah sangat baik dikonsumsi penderita dbd. Selain itu buah jambu merah juga mengandung antioksifda dan vitamin C yang tinggi sehingga  akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi tubuh dari virus dan bakteri

2. Sambiloto

Sambiloto meski memiliki rasa yang sangat pahit namun khasitnya tidak perlu diraguklan lagi berbagai penyakit dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi sambiloto secara teratur, salah satunya penyakit dbd.

Cara membuat

  • Siapkan beberapa bahan dasar berikut ini 60 gram daun sambiloto dan air bersih sebanyak 400 cc
  • Rebus daun sambiloto dan tunggu hingga air tersisa setengahnya
  • Kemudian minum ramuan tersebut selagi hangat 2 kali sehari

3. Beras angkak

Beras yang difermentasi selama beberapa hari disebut beras angkak. Penggunaan bahan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan jumlah trombosit di dalam tubuh. Bahkan kenaikan trombosit bisa terjadi dengan cepat.

Cara membuatnya juga sangat mudah, pertama ambil 1 sendok angkak dan 2 gelas air mendidih. Kemudian masukkan beras angkak ke dalam air mendidih tersebut dan biarkan hingga air berubah warna. Lalu anda dapat meminum air rendaman tersebut 2 kali sehari hingga dbd benar-benar sembuh.

Cara mencegah penyakit dbd

Untuk melindungi tubuh dari serangan nyamuk aides tersebut sebaiknya anda melakukan beberapa pencegahan seperti berikut ini:

  • Hal utama yang dapat anda lakukan untuk melindungi tubuh dari gigitan nyamuk sebaiknya gunakan pakaian yang melindungi kulit dari serangan nyamuk serta penggunaan lotion anti nyamuk cukup efektif melindungi tubuh dari gigitan nyamuk di siang hari
  • Nyamuk lebih suka bersarang pada tempat yang kotor dan lembab, oleh sebab itu sebaiknya anda menjaga kebersihan lingkungan seperti tutup tempat penyimpanan air, bersihkan bak mandi secara teratur, hindari menggantung baju di sembarang tempat karena akan menjadi tempat bersembunyi nyamuk, serta kubur barang bekas
  • Tanaman lavender bisa anda tanam disekitar pekarangan rumah karena nyamuk tidak menyukai aroma tanaman tersebut.
  • Gunakan kelambu ketika tidur agar nyamuk tidak dapat menggigit anda.

Demikianlah pembahasan mengenai penyakit dbd. Semoga ulasan tersebut dapat memberikan informasi yang tengah anda cari. Sebenarnya inti dari pencegahan penyakit ini adalah menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar. Semoga bermanfaat. Simak juga Tipes Pada Anak: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati dengan Tepat

Leave a Reply