Fakta Seputar Penyakit Gondok yang Harus Anda Ketahui!

Penyakit Gondok – Penyakit gondok kerap terjadi pada orang yang kekurangan garam beriodium. Penyakit gondok terjadi pada area leher. Penyakit ini akan membuat area sekitar leher menjadi bengkak. Pembengkakan yang dibiarkan tanpa pengobatan bisa membahayakan penderitanya.

Penyakit gondok merupakan penyakit kelenjar yang meradang dimana terjadi pembengkakan kelenjar tiroid. Yang terletak di bawah jakun. Sebenarnya kelenjar ini memiliki fungsi yang sangat penting. Fungsi dari kelenjar tiroid adalah untuk memproduksi hormon tiroid.

Hormon ini berperan penting dalam proses metabolisme atau proses kimiawi di dalam tubuh. Pada kondisi normal kelenjar ini tidak kita sadari namun jika sudah terjadi masalah baru kita merasakan akibatnya yang cukup serius seperti kesulitan dalam menelan, tenggorokan meradang serta pembengkakan leher, dan masih banyak ciri lainnya.

Penyakit gondok jangan dianggap sepele karena penyakit ini juga sudah termasuk ke dalam penyakit endemik yang cukup berbahaya terutama penyakit gondok beracun. Jika tidak ditangani dengan serius bisa menyebabkan kematian pada penderitanya.

Penyakit Gondok

Penyakit Gondok

Jenis-jenis Penyakit Gondok

Penyakit gondok yang menyerang bagian leher akan membuat leher membesar atau membengkak, saat menelan biasanya akan naik turun. Penyakit ini dapat digolongkan menjadi dua jenis berdasarkan tekstur benjolannya.

Jenis penyakit gondok yang pertama adalah gondok difus dimana terjadi benjolan di leher yang terasa mulus saat disentuh. Sedangkan jenis yang kedua adalah penyakit gondok nodul dimana benjolan yang terjadi terasa bergumpal atau tidak rata. Hal itu disebabkan ada satu atau sejumlah benjolan keci di dalamnya yang berisi cairan.

Penyebab Penyakit Gondok

Penyakit gondok yang termasuk ke dalam penyakit endemik ini sebenarnya memiliki penyebab yang tidak sama pada setiap penderitanya namun ada beberapa penyebab umum yang kerap terjadi. Berikut beberapa penyebab umum penyakit gondok seperti:

  • Penyakit gondok bisa dipicu adanya kinerja yang berlebihan dari kelenjar tiroid (hipertiroid) atau menurunnya kinerja kelenjar tersebut (hipotiroid). Kedua hal tersebut dapat memicu kelainan dan menyebabkan pembengkakan pada kelenjar tiroid yang terletak di bawah jakun. Kelebihan kinerja biasa disebabkan adanya penyakit graves, sedangkan kinerja yang semakin menurun disebabkan kekurangan iodin, jika kedua kondisi tersebut terjadi pada tubuh akan mengakibatkan penyakit gondok beracun
  • Kekurangan yodium, zat yodium biasanya terdapat pada garam, kekurangan zat ini bisa menyebabkan penyakit gondok
  • Zat adiktif pada tembakau ini sangat tidak baik bagi tubuh, berbagai penyakit dapat menyerang tubuh salah satunya penyakit gondok. karena rokok bisa mengurangi kinerja tubuh dalam memanfaatkan iodium
  • Keberadaan nodul dalam kelenjar tiroid
  • Adanya kanker tiroid
  • Adanya infeksi virus, bakteri, serta obat-obatan tertentu yang menyebabkan inflamasi pada kelenjar tiroid
  • Hormon yang tidak stabil akibat kehamilan, menoupose, serta pubertas
  • Pajanan radiasi, contohnya saat menjalani radioterapi
  • Pengaruh beberapa jenis obat tertentu seperti obat litium yang biasa digunakan untuk mengobati depresi dan gangguan bipolar

Ciri-ciri Penyakit Gondok

Penyakit gondok yang umumnya disebabkan kekurangan yodium ini akan membuat kelenjar tiroid membengkak dan menyebabkan pembengkakan pada area leher, selain pembengkakan pada leher masih banyak lagi ciri-ciri penyakit gondok yang umum terjadi seperti berikut ini:

  • Sakit tenggorokan : saat penyakit gondok mulai menunjukkan reaksi ciri awal yang ditunjukkan adalah sakit pada tenggorokan, meski tidak semua sakit tenggorokan adalah sakit gondok, tentunya juga harus ditunjang dengan ciri lainnya seperti di bawah ini
  • Munculnya benjolan ubnormal atau pembengkakan pada area leher
  • Perubahan suara misalnya parau, serta batuk
  • Nafsu makan menurun : sakit tenggorokan juga akan diiringi dengan kesulitan menelan atau nyeri saat menelan makanan oleh sebab itu nafsu makan juga kan semakin berkurang
  • Leher mulai terasa tegang serta mulut kering
  • Nyeri saat mengunyah atau menelan : peradangan akibat infeksi kelenjar yang terjadi juga berpengaruh saat anda mengunyah makanan, belum lagi leher yang terasa kaku akan semakin menyulitkan saat mengunyah dan menelan makanan
  • Demam tinggi : demam tinggi kerap terjadi pada malam hari serta terkadang telinga terasa berdengung
  • Sakit kepala : selain leher yang terasa tegang ternyata penyakit gondok juga menyebabkan sakit kepala, sakit dibagian wajah serta bagian telinga.
  • Gugup, murung, lemah serta lelah
  • Tangan bergetar, denyut jantung semakin cepat, gangguan pernapasan, panas serta berkeringat
  • Kulit terasa gatal, kemerahan dan hangat
  • Berat badan menurun meski porsi makan anda tetap sama seperti biasanya atau bahkan lebih.
  • Gangguan buang air besar, atau lebuh banyak dari pada biasanya, serta rambut rontok
  • Depresi
  • Kolesterol meningkat. Artikel terkait: 27 Obat Kadar Kolesterol Tinggi dalam Darah yang Ada di Sekitar Kita
  • Menstruasi tidak teratur(bagi wanita)
  • Konsentrasi berkurang
  • Mata melotot

Faktor Resiko Penyakit Gondok

Penyakit gondok bisa terjadi pada siapa saja, kekurangan yodium menjadi penyebab utama penyakit ini serta kebiasaan hidup yang buruk juga bisa meningkatkan resiko terserang penyakit tersebut.

Selain itu ada beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan resiko terserang penyakit gondok, seperti berikut ini:

  • Usia : ternyata faktor usia juga dapat meningkatkan resiko penyakit tersebut. Resiko penyakit ini akan meningkat pada usia 40 tahun ke atas
  • Jenis kelamin : pria memiliki resiko yang lebih keci terkena gangguan tiroid dibanding wanita
  • Keturunan : sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa faktor keturunan memiliki resiko 70% kesamaan, jadi saat anda memiliki keturunan penderita penyakit ini maka resiko anda terserang gangguan tiroid juga akan semakin banyak
  • Obat-obatan : kebiasaan mengkonsumsi obat-obatan seperti amiodarone serta obat yang mengandung litium seperti obat depresi dan bipolar juga dapat meningkatkan resiko terserang gangguan kelenjar tiroid
  • Kehamilan, pubertas, dan menoupose : kondisi ini akan menyebabkan meningkatnya hormon sehingga resikonya terserang penyakit gondok juga semakin tinggi

Proses Diagnosa Penyakit Gondok

Penyakit gondok dapat dilihat dari beberapa ciri atau gejala yang ditunjukkan  tubuh namun proses diagnosa melalui dokter atau ahli medis juga sangat penting dilakukan. Biasanya dokter akan mengetahui secara langsung penyakit gondok melalui pemeriksaan fisik yang cukup sederhana.

Pemeriksaan fisik akan memungkinkan dokter mendeteksi ukuran, jenis penyakit gondok serta tekstur benjolan. Setelah pemeriksaan fisik maka dokter menganjurkan menjalani evaluasi fungsi tiroid yang bertujuan untuk memastikan penyebab pembengkakan kelenjar.

Tes darah akan dijalani guna mengukur kadar hormon T3, T4, dan TSH. Pemeriksaan T3 dan T4 bertujuan untuk mengetahui hormon tiroid utama di dalam tubuh, sedangkan pemeriksaan TSH untuk mengetahui pusat kontrol produksi hormon tiroid dalam tubuh manusia.

Jika hasil yang didapatkan menunjukkan kelainan seperti lebih rendah atau lebih tinggi dari batas normal maka diidentifikasi terjadi gangguan kelenjar tiroid dan anda sedang mengidap penyakit gondok.

Selain menjalani tes darah anda juga dianjurkan menjalani beberapa tes  lain untuk memastikan informasi yang lebih mendetail mengenai kondisi pasien, seperti berikut ini:

  • Pemindaian tiroid : pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui ukuran dan jenis benjolan tiroid yang dilakukan dengan proses isotop radioaktif. Sebaiknya pemeriksaan ini dihindari oleh ibu hamil
  • Pemeriksaan USG : proses ini juga bertujuan untuk mengkonsfirmasi ukuran dan jenis benjolan
  • Biopsi : proses ini dilakukan lewat aspirasi jarum halus yang dianjurkan untuk mengetahui jenis sel pada benjolan

Cara Mengobati Penyakit Gondok

Penyakit gondok yang anda alami jika tidak segera dilakukan pengobatan bisa saja berujung kematian. Sebaiknya jika anda merasakan gejala seperti di atas segera periksa ke dokter. Jika diagnosa dokter memastikan anda terserang penyakit gondok beracun, biasanya akan dianjurkan melakukan pengobatan dengan beberapa tahapan.

Namun pengobatan yang akan dijalani juga harus memperhatikan beberapa hal seperti:

  • Jenis penyakit gondok yang tengah dialami
  • Usia penderita penyakit gondok
  • Kondisi kesehatan
  • Berapa besar ukuran benjolan
  • Gejala yang tengah dirasakan
  • Serta penyebab dasar penyakit gondok

Setelah melihat beberapa unsur kesehatan pasien seperti yang telah dijabarkan dia ats maka pengobatan bisa segera dimulai. Langkah yang bisa diambil seperti berikut ini:

1. Obat penurun hormon tiroid

Pengobatan thionamide akan dilakukan untuk menurunkan kadar hormon tiroid, dengan begitu kinerja hormon ini dalam menginfeksi kelenjar tiroid bisa menurun. Obat ini digunakan untuk mengatasi masalah kelebihan kinerja atau hipertiroidisme.

Namun pengobatan ini akan menunjukkan reaksi pada tubuh atau efek samping seperti mual, nyeri pada sendi, ruam ringan, serta menurunnya jumlah sel darah putih dengan cepat.

2. Terapi penggantian hormon

Terapi ini akan dijalani seumur hidup untuk menangani hipotirodisme dengan mengganti hormon tiroid, contoh obat yang diberikan seperti levothyroxine.

3. Terapi yodium radioaktif

Terapi yodium bertujuan untuk menghancurkan sel-sel tiroid melalui proses radioaktif. Terapi ini dijalani untuk menangani hipertiroidisme yang terbukti ampuh mengecilkan ukuran benjolan, namun efeknya justru dapat meningkatkan hipotiroidisme.

4. Langkah operasi

Jika berbagai penanganan telah dijalani namun benjolan tidak juga mengecil tapi justru bertambah besar maka jalan operasi harus segera ditempuh. Langkah operasi akan dilakukan untuk mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar tiroid.

Langkah operasi sangat diutamakan bagi penderita yang memiliki benjolan yang mengandung sel kanker.

Namun proses operasi ini tetap saja memiliki resiko kesehatan seperti tiroidektomi. Kemungkinan kecil juga bisa terjadi komplikasi kerusakan pada saraf dan kelenjar paratiroid. Komplikasi ini bisa saja bersifat permanen atau sementara.

Contoh saraf yang mungkin terganggu seperti gangguan pernapasan serta perubahan suara. Kemudian kerusakan kelenjar paratiroid akan mengganggu kadar kalium dalam darah dan tulang

Selain melakukan pengobatan di rumah sakit anda juga bisa melakukan beberapa pola makan khusus untuk menunjang penyembuhan seperti:

  • Diet tinggi yodium : diet tinggi yodium sangat dianjurkan untuk membantu mengecilkan ukuran kelenjar tiroid karena masalah ini disebabkan kekurangan kadar tersebut. Kadar yodium bisa anda dapatkan dari garam beryodium. Simak juga: Pola Makan Diet yang Harus Anda Perhatian!
  • Diet rendah cyanoglucoside : berbagai makanan yang mengandung zat tersebut harus dibatasi jumlah konsumsinya karena dapat menghambat transportasi yodium pada kelenjar tiroid. Beberapa makanan yang mengandung zat tersebut seperti singkong, maizena atau jagung-jagungan, kentang manis dan rebung

Langkah Mencegah Penyakit Gondok

Meski penyakit ini termasuk ke dalam penyakit endemik yang cukup berbahaya yang dapat menyebabkan kematian namun penyakit ini juga bisa dicegah dengan melakukan beberapa hal seperti berikut ini:

  • Pastikan anda mengkonsumsi garam beriodium untuk memenuhi kebutuhan yodium tubuh guna menyeimbangkan kinerja kelenjar tiroid dan terhindar dari penyakit gondok
  • Jauhi kebiasaan merokok dan paparan asap rokok agar penyerapan yodium dapat maksimal
  • Olah raga teratur agar kinerja tubuh dapat berjalan lancar serta daya tahan tubuh juga akan meningkat
  • Istirahat yang cukup serta netralkan pikiran anda dengan melakukan relaksasi untuk menghindari strees yang dapat memicu berbagai penyakit salah satunya penyakit gondok
  • Penuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi tinggi terutama vitamin D dan kalsium. Beberapa makanan yang dianjurkan seperti tomat, sayur hijau, wortel, nanas, strawberry, dan gandum

Komplikasi Penyakit Gondok

Penyakit gondok beracun menjadi salah satu penyakit yang cukup berbahaya serta bisa menyebabkan komplikasi jika tidak segera ditangani. Berikut beberapa komplikasi yang mungkin terjadi seperti:

  • Penekanan pita suara : benjolan yang muncul pada leher jika semakin membesar maka akan menekan jaringan di sekitarnya, salah satunya bagian trakea. Hal yang mungkin terjadi akibat penekanan trakea ini adalah serak serta kesulitan bernapas
  • Sepsi : masalah yang satu ini bisa saja terjadi ketika terdapat nanah pada kelenjar tiroid akibat infeksi darah pada saat terjadinya tiroid abses.
  • Nyeri, pendarahan, serta kematian jaringan : ketiga komplikasi ini bisa saja terjadi pada gondok jenis nodul
  • Limfoma : keadaan ini disebabkan oleh kondisi autoimun dimana kelenjar tiroid berubah menjadi ganas. Dan terdapat lebih dari satu benjolan

Demikianlah sedikit pembahasan mengenai penyakit gondok yang bisa kami bagikan kepada anda. Hal yang paling utama menghindari penyakit ini adalah pastikan anda mengkonsumsi yodium setiap harinya serta ubah pola hidup buruk. Semoga bermanfaat. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini kepada yang lainnya ya. Baca juga Fakta Seputar Kanker Paru yang Wajib Anda Ketahui!

Leave a Reply