27 Penyebab Penyakit Anemia yang Harus Anda Waspadai!

Penyebab Anemia  – Anemia merupakan suatu penyakit dimana sel darah merah mengalami penurunan. Atau bisa juga menunjukkan kondisi dimana sel darah merah normal namun kadar hemoglobinnya tidak cukup.

Hemoglobin ini berperan penting dalam membantu darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.. Hemoglobin adalah zat warna merah pada darah yang mengandung protein kaya zat besi.

Penyebab anemia sangat beragam mulai dari kehilangan banyak darah hingga tubuh tidak mampu menyerap nutrisi dengan baik. Selain itu anemia pada anak bisa juga disebabkan karena cacingan. Cacing yang bersarang di tubuh akan mengambil nutrisi pada tubuh sang anak mengakibatkan anak kekurangan nutrisi dan anemia.

Loading...

Selain itu penyebab anemia lainnya masih sangat beragam. Jangan anggap anemia sebagai sebuah penyakit yang sepele sebab anemia yang berlangsung lama tanpa pengobatan atau penanganan dapat merusak jantung, otak, serta organ lain dalam tubuh.

Penyebab Anemia

Ilustrasi: Penyebab Anemia

Jenis-jenis Penyakit Anemia

Anemia parah yang berlangsung bertahun-tahun juga dapat menyebabkan kematian. Penyakit anemia dapat dibedakan menjadi beberapa jenis seperti:

  • Anemia defisiensi B12
  • Anemia karena penyakit kronis
  • Anemia defisiensi folat
  • Anemia defisiensi besi
  • Anemia hemolitik
  • Anemia aplastik
  • Anemia megaloblastik
  • Anemia pernisiosa
  • Anemia sel sabit
  • Talasemia

Simak juga yuk Kanker Darah: Jenis, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati dan Mencegahnya

Penyebab Anemia

Sumsum tulang merupakan jaringan lunak penghjasil sel darah merah dan sel darah putih. Meski tidak semua sel darah merah diproduksi sumsum tulang namun sebagian besar sel darah merah dihasilkan sumsum tulang.

Selama 90 hingga 120 hari sel darah merah yang sehat akan bertahan, kemudian sel darah merah itu akan menjadi tua dan diganti dengan sel darah merah yang baru. Ginjal akan menghasilkan sebuah hormon yang disebut erythropoietin (EPO) yang bertugas memberikan sinyal kepada sumsum tulang untuk membuat lebih banyak sel darah merah.

Anemia bisa juga terjadi akibat kadar hemoglobin abnormal. Kekurangan sel darah dan hemoglobin ini bisa disebabkan karena banyak hal yang meliputi:

1. Kekurangan zat besi

Penyebab anemia bisa saja karena tubuh kekurangan zat besi. Zat besi ini bisa anda dapatkan dari berbagai jenis makanan sehat seperti buah dan sayur. Untuk itu penuhi kebutuhan zat besi harian anda  agar terhindar dari masalah anemia yang berbahaya bagi tubuh.

2. Kekurangan vitamin B12 dan asam folat

Selain zat besi yang merupakan zat penambah darah, tubuh juga membutuhkan vitamin B12 dan asam folat. Ketiga zat tersebut memang sangat penting dalam proses pembentukan sel darah merah dan hemoglonbin.

Jika anda menginginkan kadar sel darah merah yang cukup sebaiknya penuhi kebutuhan ketiga zat tersebut yaitu asam folat, zat besi, serta vitamin B12 dari berbagai sumber makanan. Seperti bayam, daging merah tanpa lemak, dan masih banyak lagi jenis makanan lainnya.

3. Pola makan yang buruk

Pola makan sangat mempengaruhi kondisi tubuh kita. Jika berbagai sumber makanan baik yang kita konsumsi tentunya tubuh juga akan menjadi lebih sehat. Namun jika pola makan sehari-hari buruk seperti terlalu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji maka tubuh juga akan menjadi kurang sehat.

Berbagai penyakit akan mudah menghampiri tubuh salah satunya anemia. Kurangnya nutrisi yang masuk ke tubuh akan membuat produksi sel darah merah juga ikut terganggu.

Artikel terkait: Pola Makan Diet yang Harus Anda Perhatian!

4. Penyerapan nutrisi yang buruk

Jika konsumsi nutrisi telah memenuhi standar namun anda masih juga mengalami anemia, besar kemungkinan hal tersebut disebabkan karena tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik.

Terhambatnya penyerapan nutrisi bisa terjadi akibat perubahan pada lapisan lambung atau perubahan pada lapisan usus. Misalnya tubuh mengalami penyakit celiac. Dengan begitu solusi dari masalah anemia ini adalah mengobati masalah usus dan lambung terlebih dahulu maka penyerapan nutrisi juga akan berjalan baik.

Artikel terkait: Daftar Makanan Sehat untuk Menurunkan Kolesterol

5. Menstruasi

Siklus menstruasi yang terjadi pada setiap wanita setiap bulannya juga bisa menjadi penyebab anemia. Apa lagi jika darah yang keluar pada masa menstruasi banyak yang keluar maka jumlah darah juga akan ikut berkurang.

Dengan begitu ketika anda sedang dalam masa menstruasi konsumsilah makanan sehat untuk menyiasati banyaknya darah yang keluar agar tidak menderita anemia. Perbanyak konsumsi buah dan sayur sebagai solusi yang tepat mengatasi anemia.

6. Kurang konsumsi air putih

Penyebab anemia selanjutnya adalah kurangnya konsumsi air putih. Air putih sebagai sumber cairan harian tubuh ini akan memperlancar proses metabolisme tubuh sehingga tubuh akan menjadi lebih sehat dan berjalan sesuai fungsinya.

Memenuhi kebutuhan air putih sesuai aturan yaitu 8 hingga 10 gelas perhari akan membantu tubuh memproduksi sel darah merah sesuai kebutuhan.  Selain itu terpenuhinya kebutuhan cairan harian tubuh akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Artikel terkait: Manfaat Air Putih

7. Kehilangan banyak darah

Kehilangan banyak darah juga dapat menjadi penyebab anemia.  Kehilangan darah bisa terjadi akibat kecelakaan, operasi, serta masih banyak lagi penyebab lainnya.  Jika kehilangan banyak darah dalam jumlah yang berlebihan sekaligus maka transfusi darah diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah.

Transfusi tentunya tidak dapat dilakukan sembarang orang ada syarat-syarat donor darah yang harus dipenuhi seperti golongan darah sama, tidak memiliki penyakit menular yang berbahaya serta masih banyak lagi.

8. Luka/Tukak lambung

Tukak lambung dapat menyebabkan kehilangan darah secara lambat maka sel darah merah juga bisa habis seiring berjalannya waktu jika tidak segera diatasi. Tukak lambung atau pendarahan lambung membutuhkan penanganan agar anemia tidak bertambah serius.

9. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu

Efek samping mengkonsumsi obat-obatan tertentu atau obat-obatan kimia dapat menyebabkan anemia. Sebab obat-obatan tersebut mengandung berbagai zat yang dapat menghambat produksi sel darah merah.

10. Penghancuran sel darah merah lebih awal

Sel darah merah yang sudah tua biasanya akan dihapus dan diganti dengan sel darah yang baru. Siklus pergantian sel darah merah biasanya terjadi 90 dan 120 hari. Namun ada kondisi tubuh dimana pergantian itu terjadi lebih cepat akibat kekebalan tubuh yang menurun sehingga dapat menjadi salah satu penyebab anemia.

11. Penyakit jangka panjang atau kronis

Menderita suatu penyakit berbahaya seperti leukimia atau kanker darah akan menyebabkan produksi sel darah merah dan hemoglobin menjadi terganggu sehingga menyebabkan anemia akut atau kronis. Jika kanker darah menyebabkan anemia maka operasi pergantian sumsum tulang harus segera dilakukan.

Selain itu beberapa penyakit kronis lainnya juga dapat menjadi penyebab anemia seperti ginjal, ulcerative colitis, limfoma, myelodysplasia, anemia aplistik, serta rheumataid arthritis.

12. Faktor keturunan

Bukan hanya penyakit kronis saja yang dapat diturunkan namun penyakit anemia ini juga dapat di bawa oleh faktor keturunan. Terutama anemia talasemia atau anemia sel sabit.  Riwayat kesehatan keluarga anda akan mempengaruhi kondisi tubuh anda yang sering kekurangan darah.

13. Kehamilan

Penyebab anemia selanjutnya juga bisa akibat kehamilan yang tengah anda alami. Kehamilan ini akan membuat produksi sel darah merah menjadi terhambat karena nutrisi yang masuk ke tubuh diperuntukkan untuk calon bayi sehingga nutrisi untuk tubuh akan berkurang.

14. Meningkatnya aktivitas fisik

Kegiatan fisik yang terlalu padat dalam beberapa hari ini akan membuat tubuh kamu kekurangan istirahat dan kelelahan sehingga akan menyebabkan tubuh kamu mengalami penurunan Hb atau kurangnya produksi sel darah merah.

15. Hancurnya sel darah merah dalam tubuh

Tubuh juga dapat kehilangan banyak sel darah merah akibat pembesaran limfa akibatnya tubuh akan mengalami anemia. Pembesaran limfa ini akan membuat tubuh kehilangan sel darah merah lebih banyak dari pada biasanya.

Penyebab Anemia yang lainnya:

Berikut ini penyebab anemia yang lainnya yang juga harus anda waspadai:

  • Kurangnya Protein Hewani  Apabila tubuh kekurangan hewani maka dapat mengakibatkan seseorang seseorang terkena anemia karena rendahnya jumlah protein yang masuk di dalam tubuh.
  • Diet Ketat – Diet ketat dapat mengakibatkan praktisi diet ketat mengalami anemia dikarenakan kurangnya jumlah protein yang masuk di dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, ada jenis sayuran diet yang bisa menghambat penyerapan zat besi.
  • Donor Darah – Hal ini dikarenakan sel darah merahnya telah didonorkan, melalui transfusi. Oleh karena itu, biasanya pendonor darah akan mendapatkan berbagai macam makanan dan minuman yang mengandung banyak zat besi.
  • Infeksi – Salah satu infeksi yang dapat mengakibatkan anemia adalah karena infeksi cacing tambang.
  • Alkoholrisme
  • Penyakit Ginjal
  • Bentuk Sel Darah
  • Pengobatan Kanker
  • Tubuh Tidak Bisa Menyerap Zat Besi
  • Umur Eritrosit Pendek
  • Pendarahan
  • Kelainan Antibodi

Siapa saja yang beresiko terkena anemia ?

berikut ini kondisi yang dapat meningkatkan resiko terserang anemia yang meliputi:

  • Pola makan yang kurang vitamin : kekurangan vitamin seperti asam folat, vitamin B12, serta zat besi akan membuat anda beresiko terserang anemia
  • Gangguan usus : gangguan usus seperti menderita penyakit celiac serta penyakit crohn akan mempengaruhi penyerapan gizi sehingga akan mempengaruhi kadar sel darah merah yang juga akan berkurang.
  • Haid : haid yang umum dialami kaum wanita ini juga dapat menyebabkan anemia sebab kehilangan darah merah ketika haid akan membuat stok sel darah merah berkurang
  • Kehamilan : ketika hamil resiko anemia juga akan semakin tinggi. Kebutuhan nutrisi yang berlebih ketika hamil terutama asam folat dan zat besi sangat jarang dapat dipenuhi dengan benar karena calon bayi yang juga membutuhkan hal yang sama, maka nutrisi tersebut akan lebih banyak diserap oleh calon bayi sehingga tubuh kita sendiri akan kekurangan nutrisi sehingga turut mempengaruhi produksi sel darah merah
  • Kondisi kronik : beberapa penyakit kronik juga dapat meningkatkan resiko terserang anemia seperti ginjal, kanker, gagal hati, tukak lambung, serta masih banyak lagi penyakit lain yang akan menguras cadangan zat besi sebagai sumber penghasil sel darah merah.
  • Sejarah keluarga : jika riwayat keluarga anda menderita anemia maka bisa jadi anemia yang anda alami adalah keturunan dari keluarga anda. Beberapa jenis anemia yang bisa diturunkan seperti anemia sel sabit.
  • Faktor lain: beberapa kondisi seperti infeksi tertentu, alkoholisme, paparan bahan kimia beracun, konsumsi obat-obatan tertentu juga dapat meningkatkan resiko terserang anemia.

Gejala Penyakit Anemia

Penyakit anemia dimana kadar sel darah merah mengalami penurunan bisa dilihat dari gejala yang ditunjukkan tubuh seperti berikut ini:

  • Sering mengalami gangguan emosional contohnya mudah marah
  • Tubuh merasa lemah atau lelah yang berlebihan
  • Sakit kepala
  • Mengalami gangguan konsentrasi atau kesulitan berfikir
  • Warna putih hingga biru pada mata
  • Kuku menjadi rapuh
  • Keinginan mengkonsumsi yang bukan makanan seperti es batu serta tanah
  • Ketika berdiri kepala terasa pusing
  • Lidah sakit

Kapan Harus Mengunjungi Dokter?

Jika anda merasakan tubuh anda mengalami hal-hal yang mengindikasi tubuh anda terserang anemia seperti yang telah dituliskan di atas sebaiknya segera hubungi dokter untuk mencari solusi yang tepat.

Apa lagi jika anda telah mengkonsumsi makanan yang benar dengan kandungan asam folat, vitamin B12, serta zat besi tapi tubuh anda masih mengalami kelelahan berlebihan sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Jangan biarkan gejala anmeia berlangsung dalam waktu yang lama sebab dapat menyebabkan gangguan pada organ tubuh anda seperti gangguan jantung, ginjal serta masih banyak lagi penyakit lainnya.

Meski kekurangan hemoglobin dapat diatasi dengan banyak mengkonsumsi makanan kaya gizi serta mengkonsumsi multivitamin namun hal ini bisa mengindikasi adanya pendarahan di dalam tubuh sehingga anda kekurangan zat besi.

Jika anda tidak sedang atau selesai mendonorkan darah namun kadar hemoglobin anda rendah sebaiknya segara periksakan diri anda ke dokter untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Diagnosis Penyakit Anemia

Setelah melihat beberapa gejala yang ditunjukkan tubuh sebagai cek fisik, jika dokter melihat adanya indikasi anemia maka dokter akan melakukan tes lanjutan dengan menguji darah anda.  Jika anda positif menderita anemia dokter juga akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apa penyebab pasti dari anemia yang anda alami.

Setelah melakukan tes fisik biasanya anemia yang sering dialami adalah anemia normositik. Kemudian tes darah lain juga akan menemukan jika anda menderita anemia normositik dengan memeriksa jumlah darah lengkap atau disebut CBC.

Jika ditemukan adanya kondisi darah normal dengan melakukan tes darah lengkap maka dokter akan melakukan lebih banyak tes untuk melihat apa penyebab anemia. Jika kondisi tubuh anda merupakan bawaan dari lahir maka anggota keluarga yang lain mungkin juga akan dilakukan tes darah untuk menguji apakah kondisi tubuh anda merupakan faktor keturunan.

Tes darah dilakukan untuk melihat beberapa hal seperti berikut:

  • Melihat kadar zat besi, vitamin B12, asam folat serta mineral dan vitamin lainnya
  • Kadar hemoglobin dan kadar sel darah merah
  • Jumlah retikuslosit

Pengobatan Penyakit Anemia

Jika kondisi tubuh anda telah dipastikan positif menderita anemia maka pengobatan harus segera dilakukan dengan melakukan beberapa tahapan pengobatan seperti berikut ini:

  • Tranfusi darah
  • Pengobatan juga akan dilakukan dengan menaikkan sistem kekebalan tubuh dengan memberikan obat-obatan seperti kortikosteroid atau jenis obat lain
  • Memberukan obat untuk membantu sumsum tulang seperti obat erythropoietin yang bertujuan membuat lebih banyak sel darah merah
  • Pemverian suplemen untuk memenuhi kebutuhan zat besi, vitamin B12, asam folat, serta vitamin dan mineral lainnya.

Komplikasi Penyakit Anemia

Kondisi tubuh yang kekuarngan sel darah merah akan menyebabkan suplai oksigen keseluruh tubuh juga akan terhambat, hal gtersebut akan menyebabkan komplikasi seperti berikut ini:

  • Kelelahan berat : anemia yang dibiarkan berlarut-larut akan menyebabkan tubuh merasa kelalahan sehingga kegiatan sehari-hari juga akan terhanggu. Anda akan kesulitan bekerja atau hanya sekedar bermain juga akan kesulitan
  • Masalah jantung : anemia akan menyebabkan denyut nadi menjadi tidak beraturan sehingga jantunga akan kesulitan memompa darah.hal ini akan menyebabkan jantung kekurangan oksigan dan sel darah merah yang akan berakibat gagal jantung kongestif.
  • Kematian ; anemia kronis seperti anemia sel sabit dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak darah sekaligus sehingga akan meningkatakan resiko kematian.

Cara Mengatasi Penyakit Anemia

Untuk penyakit anemia yang masih ringan maka bisa diatasi dengan cara yang relatif mudah. Namun untuk anemia yang sangat parah, lama, atau bahkan fatal ketika hal itu disebabkan oleh penyakit yang diturunkan atau penyakit kronis atau trauma.

Pilih makanan kaya vitamin

Banyak jenis anemia tidak dapat dicegah. Namun, Anda dapat membantu menghindari anemia defisiensi zat besi dan anemia defisiensi vitamin dengan memilih diet yang mencakup berbagai vitamin dan nutrisi, termasuk:

  • Zat besi. makanan yang kaya zat besi termasuk daging sapi dan daging lainnya, kacang-kacangan, lentil, sereal yang diperkaya zat besi, sayuran berdaun hijau gelap, dan buah kering.
  • Folat. nutrisi ini, dan bentuk asamnya sintetis folat, dapat ditemukan dalam buah jeruk dan jus, pisang, sayuran berdaun hijau gelap, kacang-kacangan, dan roti, sereal serta pasta.
  • Vitamin B-12. Vitamin ini ditemukan secara alami dalam daging dan produk susu. Vitamin ini juga ditambahkan ke beberapa sereal dan produk kedelai, seperti susu kedelai.
  • Vitamin C. Makanan yang mengandung vitamin C (seperti buah jeruk, melon dan buah lainnya) membantu meningkatkan penyerapan zat besi.
Loading...

Info lebih lengkapnya simak pada ulasan: 11 Cara Ampuh Mengatasi Anemia Sendiri di Rumah!

loading...

Leave a Reply