Ini Dia! 9 Penyebab BAB Berdarah Menurut Ahli

Penyebab bab berdarah – Anda menemukan sesuatu yang aneh saat buang air besar (BAB)? Tidak jarang kita menemukan darah saat sedang BAB. Warna merah pada tinja bisa menjadi salah satu indikator kita sedang menderita penyakit tertentu.

Tinja berdarah saat BAB bisa disertai rasa nyeri ataupun tanpa rasa nyeri. Yang mengkhawatirkan, BAB berdarah tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja, bahkan juga dialami oleh anak-anak. Ini tentu saja sangat mengkhawatirkan untuk orang tua. Maka dari itu, snagat penting bagi kita semua untuk mengetahui apa saja penyebab BAB berdarah itu?

Kali ini CekSehat.com akan berbagi informasi mengenai penyebab BAB berdarah yang harus kita ketahui. Namun, kita juga harus tahu man yang pigmen makanan yang kita konsumsi atau darah pada tinja. Makanan seperti bit merah, akar manis (licorice), dan coklat. Selain itu, suplemen zat besi dan obat-obatan lain juga dapat menyebabkan tinja berwarna merah.

Loading...

Ada dua jenis pendarahan pada BAB, yaitu dari bagian atas dan dari bagian bawah. Pendarahan yang berasal dari saluran pencernaan bagian atas, darah melewati usus penyerapan (ileum) dan usus besar, di mana oksidasi hemoglobin berlangsung, yang menyebabkan tinja menjadi berwarna kehitaman. Tinja berdarah warna gelap itu disebut melena. Sebaliknya, hematochezia mengacu pada tinja yang berwarna merah terang. Ini menandakan pendarahan terdapat di saluran pencernaan bagian bawah, suatu tempat di usus besar atau rektum.

Penyebab BAB berdarah

Penyebab BAB berdarah

Penyebab BAB Berdarah

Berikut ini penyebab BAB berdarah yang harus anda ketahui:

1. Wasir

Penyebab BAB berdarah yang pertama adalah karena penyakit ambeien atau wasir. Penyebab ini sangat umum terjadi, dan sering kita temui. Pada umumnya memang, penderita ambeien akan mengalami BAB berdarah. Selain adanya darah merah terang yang menetes ketika atau setelah feses keluar, wasir juga memiliki ciri-ciri yaitu adanya tonjolan atau benjolan dari dalam anus yang keluar ketika BAB. Dan benjolan tersebut akan masuk kembali ketika selesai BAB.

2. Kanker usus

Penyebab BAB berdarah yang kedua adalah karena penyakit kanker usus yang kita alami. Biasanya penyakit kanker usus diidap oleh mereka yang berusia di atas 40 tahun. Untuk membuktikannya, dokter akan melakukan tes carsinoembryonic antigen untuk menghilangkan tinja berdarah yang disebabkan oleh penyebab lain selain kanker usus besar.

Sebaiknya kita mengkonsumsi makana yang mengandung serta tinggi agar terhindar dari penyakit kanker usus yang dapat menyerang siapa saja.

3. Luka lambung

Luka atau tukak lambung juga menjadi salah satu penyebab BAB berdarah yang harus kita waspadai. Luka lambung sendiri disebabkan oleh infeksi bakteri yang disebut Helicobacter pylori (H. pylori). Infeksi bakteri ini akan mengakibatkan luka terbuka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari. Seseorang yang menderita penyakit ini biasanya akan mengonsumsi obat anti inflamasi, ibu profen, naproxen dan juga aspirin. Namun penggunaan jangka panjang dengan dosis yang tinggi dapat menyebabkan tukak yang menyebabkan buang air besar dengan darah berwarna hitam.

4. Anal fisure

Robekan pada anus juga dapat mengakibatkan BAB berdarah. Anal fisure sendiri adalah sebuah robekan atau tukak pada jaringan yang melapisi anus. Hal ini sering disebabkan karena feses yang besar serta keras dan tentu saja hal tersebut dapat melukai jaringan pada anus. Feses yang besar serta keras atau yang biasa disebut dengan konstipasi seringkali disebabkan karena kurangnya serat dan air.

5. Cidera internal

Cidera pada jaringan tubh bagian dalam juga menjadi salah satu pemicu BAB berdarah. Biasanya cidera internal ini diakibatkan oleh kerusakan pembuluh darah pada saluran pencernaan. Kerusakan pembuluh darah ini juga dapat mengakibatkan buang air besar berdarah. Selain itu, adanya masalah pada kerongkongan seperti robekan di kerongkongan juga dapat menyebabkan pendarahan. Oleh karena itu diagnosa yang tepat untuk mengidentifikasikan lokasi cidera sangat penting untuk dilakukan, karena ini sangat membantu untuk menghentikan pendarahan.

6. Pendarahan Rektal

Satu lagi penyebab BAB berdarah yang umum terjadi, yaitu pendarahan rektal. Pendarahan dapat terjadi baik pada bagian sigmoid atau rektum dari usus besar. Beberapa penyebab pendarahan rektal adalah lewatnya tinja yang sangat keras, sembelit, dan wasir.

7. Penyakit Maag

Jika anda mengalami BAB berdarah, bisa jadi anda menderita penyakit Maag. Maag kronis sendiri juga dapat mengakibatkan pendarahan baik di lambung maupun usus dua belas jari (duodenum), yang kemudian dapat menyebabkan buang air besar jadi berdarah. Jika ini adalah penyebabnya, maka warna darah di tinja akan berupa merah gelap atau merah kehitaman. Tinja berdarah juga salah satu tanda dari gastritis atau peradangan di lapisan lambung.

8. Divertikulitis

Satu lagi penyebab BAB berdarah yang harus anda ketahui, yaitu adanya peningkatan tekanan dalam usus dapat menyebabkan pendarahan divertikular, sehingga tinja berdarah. Pengobatan jika disebabkan divertikulitis dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang kaya serat dan obat-obatan.

9. Penyakit Inflamasi Usus (Inflammatory Bowel Disease)

Peradangan atau imflamasi usus juga dapat mengakibatkan terjadinya pendaraan saat buang air besar atau BAB. Peradangan pada usus yang umum terjadi seperti penyakit crohn (Chron’s disease) dan kolitis ulseratif juga dapat menyebabkan gejala tinja berdarah. Gejala lain dari kolitis ulseratif adalah nyeri perut, kram, dan demam. Aliran darah terbatas (iskemia) di usus besar juga dapat menyebabkan tinja berdarah.

Ternyata ada banyak penyebab BAB berdarah yang sebaiknya kita ketahui, jadi bukan melulu karena ambeien BAB kita berdarah, ada banyak penyebab lainnya yang juga harus kita waspadai. Jangan lupa untuk mmebagikan artikel ini kepada yang lainnya, agar yang lain juga bisa mewaspadai jika menemukan daradh di tinjanya. Baca juga 24 Tips Mencegah Penyakit Jantung

loading...

Leave a Reply