Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Demam yang Harus Anda Lakukan!

Gejala Demam – Kenaikan suhu badan yang diakibatkan oleh serangan virus, bakteri serta parasit yang menyerang kekebalan tubuh merupakan faktor pemicu terjadinya demam. Selain itu kondisi tubuh yang mengalami demam biasanya memiliki suhu badan melebihi 38 derajat celsius.

Demam juga bisa diakibatkan oleh penggunaan obat yang salah, penyakit ini biasanya disebut demam obat atau drug fever. Selain itu demam memiliki beberapa tipe diantaranya :

  • Demam Septik: Demam yang ditandai dengan suhu badan mengalami kenaikan pada malam hari dan turun pada pagi hari, penderita penyakit ini akan merasakan tubuh menggigil dan berkeringat.
  • Demam Remiten: Kondisi dimana tubuh mengalami penurunan suhu badan, namun tidak pernah naik mencapai suhu badan normal.
  • Demam Intermiten: Kondisi dimana tubuh mengalami penurunan suhu badan normal hanya beberapa jam dalam sehari.
  • Demam Siklik: Kondisi dimana tubuh mengalami kenaikan suhu badan beberapa hari, lalu diikuti dengan bebas demam beberapa hari dan kembali lagi ke suhu awal.

Demam bukanlah suatu penyakit yang berbahaya melainkan gejala awal dari penyakit lain yang lebih berbahaya, tapi anda tidak perlu khawatir jika anak-anak sering mengalami dengan karena sistem kekebalan tubuh mereka sedang mengalami perlawanan dengan virus, bakteri dan parasit.

Artikel terkait: Fakta Seputar Kejang Demam pada Anak yang Wajib Ibu ketahui!

Gejala Demam

Gejala Demam

Gejala Demam yang Harus Anda Ketahui

Disini kami akan menjelaskan beberapa gejala demam, penyebab demam, pencegahan demam serta pengobatan demam dibawah ini :

1. Sakit Kepala

Sakit kepala bisa diakibat karena depresi, kurang tidur, dehidrasi serta terlalu banyak meminum minuman keras. Selain itu rasa sakit pada kepala yang tidak kunjung sembuh bisa mengakibat penderita mengalami penyakit yang lebih serius salah satunya adalah demam.

Rasa sakit di area kepala yang tidak serius dapat diatasi dengan mudah seperti meminum obat penghilang sakit, minum air putih yang cukup dan banyak banyak beristirahat.

2. Keringat dingin

Keringat dingin adalah kondisi tubuh yang berkeringat dan merasakan kulitnya lebab serta dingin atau dalam istilah media diaphoresis. Proses pengeluaran keringat dari dalam tubuh bertujuan untuk mendinginkan atau menstabilakan suhu badan penderita.

Gejala ini biasanya terjadi di area tubuh bagian kaki, telapak tangan, bawah lengan dan ketiak. Selain itu, keringat dingin bisa menjadi salah satu gejala demam, patah tulang, gula darah rendah, infeksi ginjal, penyakit alergi serta penyakit akut.

3. Menggigil

Menggigil adalah kondisi tubuh yang merasakan kedinginan disertai getaran tubuh. Jika dibiarkan tanpa penanganan khusus serta terpapar sinar matahari bisa mengakibatkan penyakit demam.

Selain itu perasaan menggigil bisa terjadi tanpa disertai demam yang diakibatkan udara dingin serta perasaan menggigil yang disertai demam diakibatkan karena virus dan bakteri menyerang kekebalan tubuh penderita.

Selain dari gejala demam, rasa menggigil pada tubuh memiliki gangguan lain seperti flu, meningitis, gangguan virus dan bakteri, malaria, infeksi kemih dan radang tenggorokan.

Menggigil dapat terjadi dengan atau tanpa demam. Nah perlu anda ketahui bahwa jika tubuh anda menggigil namun tidak disertai dengan demam makan biasanya kondisi ini dikarenakan oleh dinginnya suhu udara sedangkan jika anda menggigil namun juga disertai dengan demam maka ini bisa menjadi indikator bahwa tubuh anda berusaha melawan virus, plasmodium, atau bakteri yang sedang menyerang tubuh Anda.

Artikel terkait: Cara Mengatasi Demam Pada Bayi Berikut Ini!

4. Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi dimana tubuh kehilangan banyak cairan dari pada yang didapat, sehingga mengganggu keseimbanan gula-garam didalam tubuh oleh karena itu tubuh tidak dapat bekerja secara normal.

Selain itu dehidrasi bisa menjadi gejala demam awal dan diare, namun banyak yang mengira dehidrasi hanya disebabkan oleh kondisi iklim, aktivitas fisik atau olahraga yang berlebihan dan pola makan yang salah.

5. Batuk-batuk

Kondisi tubuh yang mengalami gangguan pada sistem pernafasan seperti penyakit jangka panjang seperti asma, penyakit paru-paru, rinitis alergi, merokok, debu, asap serta senyawa kimia.

Batuk bertujuan untuk mempertahankan saluran penapasan yang mengalami gangguan dari luar dengan membersihkan lendir atau penyebab iritasi atau bahan iritan agar keluar dari organ paru-paru, selain itu batuk bisa menjadi tanda gejala demam awal.

6. Sakit Tenggorokan

Tenggorokan memiliki fungsi sebagai jalan makan ke kerongkongan dan sebagai jalan masuknya udara kedalam paru paru. Jika tenggorokan mengalami masalah dapat berdampak besar bagi penderita, sakit tenggorokan terjadi karena infeksi dari bakteri dan virus di area saluran pernapasan penyakit biasanya terjadi pada anak-anak dan remaja.

Tenggorokan yang mengalami gangguan akan merespon dengan cepat, karena saat menelan makanan tenggorokan akan terasa sakit, selain sakit tenggorokan yang dibiarkan bisa menjadi penyakit serius seperti sakit kepala, gejala demam, pembesaran kelenjar leher, amandel, nyeri otot, batuk, iritasi dan hidung beringus.

Gejala Demam Lainnya

Berikut gejala demam yang lain yang kerap dialami juga:

  • Kulit Anda terasa panas jika disentuh
  • Kehilangan selera makan
  • Depresi
  • Sulit konsentrasi
  • Mengantuk

Cara Mencegah Penyakit Demam 

Penyakit demam dapat dicegah dengan cara gaya hidup yang memperhatikan segala aspek kesehatan. Mulai dari kondisi kesehatan, makanan, minuman dan nutrisi yang akan dikonsumsi serta menjaga perilaku sehari-hari seperti olahraga.

Tujuan dilakukan pola hiduo sehat adalah yang pertama tentu untuk menjaga kesehatan tubuh dan mendapat kehidupan yang lebih baik, selain itu dengan menjaga pola hidup sehat kita tidak hanya dapat kesehatan secara jasmani namun juga cara rohani sehingga dapat mengurangi resiko penyebaran virus yang mengakibatkan demam.

Cara melakukan pola hidup sehat agar terhindar dari resiko penyakit demam adalah selalu mencuci tangan jika merasa telah memengan benda atau berada dilingkungan yang tidak bersih atau steril. Selain itu jauhkan tangan dari organ tubuh hidung, mata dan mulut agar virus dari tangan tidak menyebar masuk kedalam organ tubuh lainnya seperti paru-paru.

Selain cara diatas anda juga bisa melakukan pola hidup sehat dengan tidak merokok, tidur dengan teratur, makan jangan berlebihan, rajin berolahraga, menjaga pola makan sehat dengan menggunakan herbalife dan minum air putih minimal 8 gelas sehari.

Penyebab Demam

Suhu tubuh adalah proses pengerluaran jumlah panas didalam tubuh karean pengaruh dari luar atau lingkungan. Suhu pada tubuh memiliki 2 jenis yaitu suhu panas dan suhu dingin.

Perubahan suhu pada tubuh manusia terjadi karena penyesuaian badan terhadap lingkungan sekitar. Seperti saat anda sedang berkeringat, bertujuan untuk menjaga suhu tubuh anda agar tetap dingin. Faktor lain yang mempengaruhi perubuhan suhu pada manusia adalah pertumbuhan badan, perubahan hormon, ritme sirkardian, gejala demam dan Hipotiroidisme.

Suhu normal pada manusia adalah 36,5-37,5 derajat celcius, selain dari kondisi lingkungan penyebab demam atau perubahan suhu badan adalah :

  • Pascaimunisasi, misalnya setelah menerima vaksin pneumokokus
  • Berbagai macam infeksi virus dan bakteri seperti sakit tenggorokan, keracunan makanan
  • Infeksi akibat gigitan nyamuk seperti demam berdarah, malaria dan chikungunya.
  • Obat-obatan seperti antibiotik, antihipertensi dan antidepresan.
  • Berdiri terlalu lama di bawah sinar matahari.
  • Penyakit seperti arthritis
  • Kanker, misalnya leukimian, kanker hati dan kanker paru-paru.

Cara Mengobati Demam

Penderita penyakit demam yang tidak terlalu tinggi serta dalam jangka waktu yang singkat tidak memerlukan obat penurun suhu badan atau demam. Namun jika anda merasa khawatir bisa mengatasi demam dengan membeli obat diapotik atau pergi kerumah sakit untuk melakukan pemeriksaan medis.

Berikut ini beberapa contoh obat yang bisa digunakan untuk penurun suhu badan atau demam :

1. Paracetamol

Obat yang digunakan untuk penurun suhu badan atau demam pada orang dewasa banyak dijual di toko toko apotek dengan harga yang sangat terjangkau. Selain untuk menurunkan demam obat ini bisa digunakan untuk penyakit flu, sakit kepala, nyeri dan sakit gigi.

2. Aspirin

Obat khusus untuk orang tua yang digunakan sebagai penurun suhu badan penderita demam. Ingat jangan diberikan kepada anak-anak karena beresiko sindrim Reye atau penyakit gangguan pada otak dan hati.

3. Sanmol

obat penurun panas yang dijual di apotek, selain itu usaha untuk mengkonsumsi obat ini sesuai dengan anjuran dokter.

Simak selengkapnya: Cara Mengobati Panas Demam dengan Cepat dan Aman

Kapan Saya Harus ke Dokter?

Jika tidak terjadi perubahan, maka sebaiknya anda segera ke dokter. Berikut ini beberapa kondisi yang mengharuskan anda segera memeriksakan diri ke dokter:

  • Pertama, jika demam yang anda alami lebih dari 40 derajat maka kondisi ini tidak dapat diobati dengan obat yang beredar di pasaran
  • Untuk anda yang mengalami demam selama lebih dari 48 sampai 72 jam, maka anda harus periksakan diri ke dokter segera
  • Jika anda juga menderita penyakit medis serius seperti masalah jantung, diabetes, atau cystic fibrosis
  • Anda menemukan ruam atau memar di kulit atau wajah
  • Demam yang anda derita disertai dengan sakit tenggorokan, sakit kepala, atau batuk

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda. Perlu diketahui bersama bahwa tubuh kita berbeda dengan yang lainnya, sehingga perlu diagnosa langsung dari dokter untuk hasil yang lebih akurat.

Demam bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak, remaja bahkan orang. Oleh karena itu dengan menerapkan pola hidup sehat akan berguna untuk menjaga kesehatan badan secara jasmani dan rohani. Semoga artikel dari kami mengenai gejala demam bisa membantu anda semua, terima kasih.

Jangan lewatkan juga: Demam Tifoid: Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pencegahan

Leave a Reply