Apa saja Penyebab, Gejala Diare dan Bagaimana Cara Mengobatinya!

Gejala Diare – Diare sering terjadi akibat sistem pencernaan terganggu atau terinfeksi bakteri. Diare ditandai dengan fases yang melembek atau encer, dengan intensitas buang air besar meningkat dari biasanya.

Frekuensi buang air besar yang terus meningkat dan encer atau disebut diare biasanya di awali dengan mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak cocok dengan kondisi sistem pencernaan terutama usus dan lambung.

Konsumsi makanan sembarangan tersebut akan membuat saluran pencernaan seperti usus dan lambung serta yang lainnya mengalami luka atau infeksi sehingga fases akan berubah menjadi encer atau lembek.

Loading...

Kondisi ini jika di biarkan tanpa pengobatan dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas atau tidak bertenaga. Selain itu resiko dehidrasi juga akan semakin meningkat. Untuk itu saat diare sebaiknya tingkatkan konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi dan kondisi tubuh yang semakin memburuk.

Selain perubahan tekstur fases masih banyak lagi gejala diare lainnya. Dalam artikel kali ini CekSehat akan membahas mengenai gejala diare hingga tuntas. Mengetahui gejala diare juga cukup penting untuk mencegah terjadinya dehidrasi dan kondisi yang semakin memburuk

Penyebab Diare yang Harus Anda Ketahui

Penyebab utama diare adalah infeksi bakteri. Namun selain itu masi ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan diare. Mari kita lihat beberapa penyebab diare seperti berikut ini:

  • Lambung mengalami luka atau alergi
  • Terlalu banyak mengkonsumsi vitamin C
  • Terlalu banyak mengkonsumsi makan pedas, panas, asam serta makanan yang mengandung bakteri
  • Lambung atau sistem pencernaan terinfeksi virus dan bakteri
  • Pecandu alcohol
  • Kerusakan usus akibat terapi radioterpi
  • Efek samping mengkonsumsi obat-obatan tertentu
  • Mengalami gangguan psikologi
  • Mengalami usus buntu
  • Radang usus

Jangan lewatkan juga: Penyebab dan Gejala Angin Duduk yang Harus Diwaspadai

Gejala Diare yang Harus Anda Waspadai

Gejala Diare yang Harus Anda Waspadai

Gejala Diare yang Harus Anda Waspadai

Penyakit diare sangat berhubungan erat dengan kondisi sistem pencernaan pada manusia. Untuk melihat gejala diare secara pasti kita dapat melihat pembahasan kali ini. Berikut ini beberapa gejala diare yang meliputi :

1. Lambung dan perut terasa sakit dan perih

Saat diare menyerang sistem pencernaan maka hal utama yang kita rasakan adalah nyeri dan perih pada bagian perut dan lambung. Nyeri dan rasa sakit ini disebabkan lambung yang terluka atau iritasi. Rasa perih ini banyak disalahartikan sebagai gejala maag atau asam lambung. Untuk itu kita perlu mengamati berbagai gejala diare lainnya.

2. Perut terasa mulas

 Gejala diare yang paling umum terjadi adalah perut terasa mulas. Mulas terjadi akibat luka pada usus dan lambung dan pertanda fases akan keluar terus menerus. Rasa mulas akan semakin terasa ketika buang air besar tidak bisa ditahan.

3. Buang air besar terus menerus

Saat diare menyerang gejala yang dapat kita lihat adalah intensitas buang air besar akan meningkat. Jika biasanya kita buang air besar hanya 1 hingga 2 kali perhari maka ketika sistem pencernaan terinfeksi bakteri maka akan meningkat drastis 3 kali atau lebih dalam satu harinya.

4. Kondisi fases yang encer dan lembek

Gejala diare selanjutnya adalah perubahan tekstur fases yang berubah menjadi lunak atau lembek. Perubahan kondisi fases ini terjadi akibat usus besar yang mencerna makanan bersama dengan cairan. Dengan begitu fases yang bercampur cairan akan lebih lembek dari biasanya. Hal ini justru sangat mengkhawatirkan sebab bisa menyebabkan dehidrasi.

5. Kram pada perut

 Penderita diare juga mengalami masalah pada bagian perut yakni perut akan sering mengalami kram setelah buang air besar. Rasa kram dan kaku ini akan terus menyerang sampai bakteri yang menginfeksi usus hilang. Rasa yang karang nyaman pada perut ini akan sangat mengganggu kegiatan sehari-hari.

6. Perut kembung

Salah satu gejala diare adalah perut kembung hal ini menandakan adanya infeksi lambung. Meski gejala ini sama dengan gejala maag namun kembung akibat diare akan diikuti dengan mulas dan buang air besar terus menerus serta masih banyak lagi yang lain.

7. Demam

Infeksi bakteri pada usus dan lambung serta saluran pencernaan lainnya membuat sistem imun memberi perlawanan terhadap bakteri. Ada perlawanan ditandai dengan naiknya suhu tubuh atau tubuh akan terasa demam tinggi. Sebab sistem imun akan bekerja maksimal ketika suhu tubuh meningkat.

Artikel terkait: Kejang Demam pada Anak yang Wajib Ibu ketahui!

8. Tubuh lemas

 Penderita diare akan mengalami buang air besar terus menerus dengan fases yang disertai cairan akan membuat tenaga terkuras habis. Kondisi ini jika dibiarkan terus-menerus akan membuat tubuh kehilangan tenaga atau tubuh menjadi lemas.

9. Muncul rasa pegal

Selain berbagai munculnya gejala diare di atas masih ada lagi gejala lainnya yakni tubuh akan terasa pegal terutama pada bagian pinggang, panggul, serta sekitar perut.

10. Dehidrasi

Keluarnya fases yang lembek dan cair menandakan makanan dicerna bersama dengan cairan menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

  • Nafsu makan hilang
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Berat badan menurun

Diagnose Diare

Setelah melihat beberapa gejala diare menyerang tubuh maka sebaiknya pengecekan ke dokter harus segera dilakukan untuk mencegah terjadinya kondisi yang lebih serius lagi. Maka dokter akan mulai mendiagnosa diare dengan melakukan tes fisik.

Tes fisik dilakukan dengan menanyakan gejala yang dialami pasien. Jika kondisi pasien mengindikasi adanya penyakit diare maka dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan akan dilakukan dengan memeriksa rectum, kemudian meneliti sampel tinja dan melakukan tes darah untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat lagi.

Cara Mengobati Diare

Meski diare bukanlah penyakit kronis namun pengobatan yang labat bisa menyebabkan kematian. Kematian banyak terjadi akibat dehidrasi yang tidak ditangani dengan baik. apalagi jika dehidrasi menyerang anak-anak akan lebih tinggi lagi terserang dehidrasi.

Dengan begitu langkan awal pengobatan diare adalah dengan memperbanyak konsumsi air  putih untuk menjaga agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Setelah memperbanyak konsumsi air putih langkah selanjutnya adalah mengkonsumsi oralit.

Namun obat oralit sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan bagi mereka yang tidak ingin bepergian dan pekerja keras. Anda bisa membuat sendiri oralit dari campuran antara gula dan garam yang dilarutkan ke dalam air putih.

Selain itu konsumsi obat antidiare juga diperlukan untuk menghentikan diare seperti laperamide. Namun jangan memberikan obat ini pada anak-anak sebab dosisnya tidak cocok untuk anak. Selain itu mengkonsumsi antibiotik juga bisa membantu meredakan diare. Meski diare dapat sembuh dalam beberapa hari seiring dengan membaiknya sistem kekebalan tubuh, namun tidak baik membiarkan diare tanpa pengobatan.

Pengotana alami biasanya memakan waktu 2 hingga 4 hari pada orang dewasa dan 5 hingga 7 hari pada anak-anak. Namun ditakutkan jika diare dibiarkan tanpa pengobatan akan mengalami diare parah yang membutuhakn penanganan dokter atau petugas medis.

Cara Mencegah Diare yang Terbukti Ampuh

Dari pada kita kesulitan melakukan pengobatan yang membutuhkan waktu cukup lama sebaiknya kita lakukan pencegahan diare sebab mencegah lebih baik dari pada mengobati. Berikut beberapa cara mencegah diare seperti berikut ini :

  • Selalu cuci tangan sebelum makan
  • Menjauhi makanan yang kurang terjaga kebersihannya
  • Hindari mengkonsumsi air mentah
  • Hindari mengkonsumsi makanan atau minuman yang dihinggapi lalat atau hama lainnya
  • Pisahkan makanan matang dan mentah
  • Gunakan bahan makanan segar saat akan memasaknya
  • Hindari penggunaan bahan makanan yang mengandung peptisida
  • Hindari mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas, asam, panas, berminyak serta berlemak
  • Simpan bahan makanan di dalam kulkas
  • Jangan biarkan makanan terbuka dan berada di bawah sinar matahari.

Perawatan dan Penanganan Penderita Diare

jika langkan pencegahan diare terlambat dilakukan dan anda sudah terlanjur menderita diare sebaiknya lakukan perawatan dan penanganan seperti berikut ini:

  • Sebaiknya gunakan perabotan yang berbeda dengan orang yang lain seperti jangan gunakan handuk, peralatan makan serta peralatan lain yang sama
  • Bersihkan toilet yang habis anda gunakan dengan disinfektan
  • Tetap berada di dalam rumah selama diare menyerang anda
  • Cuci tangan menggunakan sabun antibacterial setelah buang air besar dan sebelum makan.
Loading...

Nah demikianlah pembahasan mengenai gejala diare yang harus anda waspadai dan sebaiknya hindari hal-hal yang dapat memicu terserang diare. Semoga bermanfaat. Jangan lewatkan juga: 21 Gejala Cacar Air yang Harus Anda Waspadai Sejak Dini

loading...

Leave a Reply