Penyebab Keputihan Gatal dan Berbau Amis Atau Berdarah

Penyebab Keputihan Gatal – Di tulisan kali ini kami akan membahas tentang berbagai macam penyebab keputihan gatal.

Keputihan merupakan salah satu permasalahan klasik yang sering dialami oleh kaum wanita. Meski pun keputihan sering dianggap sebagai sebuah “masalah”, namun pada dasarnya, keputihan memiliki fungsi utama untuk membersihkan dan melindungi organ vagina.

Dalam dunia kedokteran, keputihan biasa nya dianggap sebagai hal yang normal dan wajar terjadi. Namun begitu, ketika keputihan yang dialami turut disertai dengan berbagai macam gejala lain nya seperti gatal dan bau, maka keputihan tersebut merupakan keputihan yang tidak normal.

Penyebab Keputihan Gatal

Ilustrasi: Penyebab Keputihan Gatal

Jenis-jenis Keputihan yang Tidak Normal

Secara umum keputihan yang tidak normal sebenarnya diakibatkan oleh infeksi. Bahkan keputihan yang dikarenakan infeksi ini juga bisa menjadi indikasi bahwa kita terkena penyakit tertentu. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan jenis-jenis keputihan yang tidak normal:

Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah

Untuk jenis keputihan yang pertama ini biasanya diakibatkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Kondisi keputihan jenis ini mungkin jarang terjadi namun tetap perlu diwaspadai karena  kondisi ini bisa menjadi indikasi dari kanker serviks atau rahim.

Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih

Untuk jenis keputihan yang kedua ini biasanya diakibatkan oleh trikomoniasis, yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Lendir akibat infeksi ini biasanya berjumlah banyak, berbau amis, dan disertai rasa perih saat buang air kecil.

Anda akan mendapati terjadinya pembengkakan dan gatal-gatal di sekitar vagina serta nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim juga akan dialami oleh penderita trikomoniasis. Biasanya keputihan karena infeksi ini dapat diatasi dengan antibiotik.

Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital

Selanjutnya, bisa saja anda menjumpai keputihan dalam bentuk luka melepuh. Nah, untuk keputihan jenis ini disebabkan oleh herpes genital. Penyakit ini akan menyebabkan munculnya lepuhan yang terasa sakit di sekitar organ intim.

Untuk mengobati keputihan jenis ini bisa dengan cara mengkonsumsi tablet antivirus. Namun, kekambuhan mungkin terjadi karena virusnya tetap berada dalam tubuh pengidap meski gejala-gejalanya sudah hilang.

Keputihan dengan lendir kental, berwarna putih, dan disertai rasa gatal

Selanjutnya, penderita keputihan bisa saja menemukan beberapa kondisi mulai dari lendir kental seperti susu, berwarna putih tidak berbau dan juga gatal. Penyebab keputihan jenis ini adalah infeksi jamur pada vagina.

Untuk keputihan jenis ini tidak menular melalui hubungan s*ks. Dana biasanya dialami oleh sebagian besar wanita. Untuk mengatasinya bisa dengan mengkonsumsi obat antijamur yang dijual bebas di apotek.

Keputihan disertai rasa nyeri serta pendarahan

Untuk jenis keputihan selanjutnya indikasinya berupa rasa nyeri pada panggul atau saat buang air kecil serta munculnya pendarahan di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan s*ks yang menyertai keputihan, dapat mengindikasikan gonore atau chlamydia (klamidia).

Sebaiknya anda segera mendapat pengobatan, karena dapat memicu infeksi serius pada organ reproduksi wanita. Karena itu, segera temui dokter untuk menjalani pengobatan dengan antibiotik.

Keputihan dengan lendir encer berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis

Jenis keputihan selanjutnya diindikasikan oleh lendir yang encer berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis namun tidak ada rasa gatal atau iritasi.

keputihan jenis ini juga termasuk infeksi yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seks. Infeksi ini dapat ditangani dengan antibiotik.

 

Penyebab dan Ciri – Ciri Keputihan Normal pada Vagina

Keputihan yang normal biasa nya dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti beberapa di antaranya adalah:

  • Aktivitas fisik berlebih
  • Peningkatan gairah seksual
  • Proses ovulasi
  • Terlalu banyak berpikir
  • Mengalami stres, baik secara fisik mau pun pikiran
  • Penggunaan produk kontrasepsi
  • Penggunaan obat – obatan tertentu, dll

Jika setelah melakukan atau pun mengalami salah satu dari beberapa penyebab keputihan di atas organ intim Anda mengalami keputihan, maka Anda tidak perlu khawatir. Keputihan yang disebabkan oleh hal – hal di atas biasa nya adalah keputihan normal. Ciri – ciri nya adalah sebagai berikut:

  • Berwarna bening / putih susu
  • Tidak terasa bau
  • Cenderung terasa lengket dan kental ketika keputihan terjadi sesaat sebelum siklus haid
  • Cenderung terasa licin, bening dan basah ketika keputihan terjadi sesaat sebelum ovulasi / masa subur

Jika keputihan yang Anda alami tidak sesuai dengan ciri di atas, maka kemungkinan besar keputihan tersebut merupakan keputihan yang tidak normal. Keputihan seperti ini dapat dijadikan sebagai “aba – aba” akan adanya ketidakberesan dalam organ intim Anda.

Artikel terkait: Keputihan Bau Amis: Penyebab, Cara Mengatasi dan Mencegahnya

Ciri dan Penyebab Keputihan Gatal dan Tidak Normal

Keputihan yang terasa gatal dan atau menimbulkan bau / aroma tidak sedap biasa nya adalah keputihan yang tidak normal.

Ciri utama keputihan seperti ini adalah warna yang terlalu pekat, bau yang menyengat, dan rasa gatal / rasa perih di sekitar area vagina.

Penyebab keputihan gatal dan tidak normal ini adalah sebagai berikut:

1. Serangan Bakteri Vaginosis

Sama seperti halnya organ – organ terluar lain nya, vagina banyak dihinggapi oleh bakteri.

Setidaknya ada dua jenis bakteri yang terdapat dalam organ vagina. Ke dua jenis bakteri tersebut yaitu:

  • Bakteri lactobacilli / bakteri baik
  • Bakteri anaerob bakteri jahat

Ketika komposisi antar ke dua jenis bakteri tersebut tidak seimbang (kadar bakteri anaerob lebih tinggi dibandingkan kadar bakteri lacobacilli), maka secara otomatis keputihan yang sebelumnya terjadi dengan normal akan menjadi keputihan yang gatal dan tidak normal.

Salah satu penyebab utama terjadinya keputihan tidak normal karena serangan bakteri anaerob ini adalah kebiasaan berganti – ganti pasangan dan kebiasaan melakukan s*ks oral.

2. Serangan Protozoa Trichomoniasis

Penyebab keputihan gatal yang ke dua adalah serangan protozoa trichomoniasis.

Serangan protozoa trichomoniasis dapat membuat keputihan menjadi terasa sangat gatal, berbau menyengat, dan berwarna kuning kehijauan.

Dalam beberapa kasus, meski pun organ vagina tengah terserang protozoa trichomoniasis, terkadang kaum wanita dapat tidak merasakan gejala apa pun.

Normal nya, penyebab utama serangan protozoa ini adalah kebiasaan menggunakan handuk yang kurang bersih, kebiasaan menggunakan handuk secara bergantian, dan aktivitas seks yang kurang bersih.

3. Radang Panggul

Penyakit radang panggul ternyata juga dapat menjadi penyebab keputihan gatal dan tidak normal.

Penyakit yang ditularkan dari kontak seksual ini normal nya akan menyebabkan bakteri menjadi lebih mudah menyebar ke organ reproduksi. Dampak nya, selain terasa gatal, keputihan yang terjadi juga akan menjadi kental dan berbau menyengat.

4. Infeksi Jamur

Berbagai macam jamur yang menyebabkan iritasi dan rasa gatal pada kulit ternyata juga bisa menjadi salah satu pemicu dan penyebab keputihan gatal dan tidak normal.

Ketika organ intim tengah terserang jamur kulit, area sekitar vagina biasa nya akan menjadi terasa gatal dan panas.

Tidak hanya itu, keputihan normal yang terjadi pada organ vagina pun dapat berubah menjadi keputihan yang berwarna putih kental dan kekuningan layaknya keju cair.

Penyebab utama terjadinya infeksi jamur di sekitaran area vagina adalah malas mengganti pakaian dalam, sering menggunakan handuk yang kurang bersih, dan malas membersihkan / mencukur bulu kemaluan di sekitar vagina.

5. Iritasi

Iritasi yang disebabkan oleh beberapa macam zat seperti sabun, detergen, sampo, pelembut pakaian, krim salep, dan lain sebagainya juga berpotensi menjadi pemicu dan penyebab keputihan gatal dan tidak normal.

Dalam beberapa kasus, iritasi yang disebabkan oleh beberapa zat di atas terkadang hanya menimbulkan rasa gatal saja dan tidak menyebabkan keputihan menjadi tidak normal.

6. Penyakit Kulit

Penyebab keputihan gatal dan tidak normal yang selanjutnya adalah serangan penyakit kulit. Seperti yang telah kita ketahui bersama, organ intim merupakan salah satu bagian tubuh yang paling rentan terserang berbagai macam penyakit kulit.

Nah, selain menyebabkan rasa gatal yang luar biasa, beberapa penyakit kulit seperti psoriasis dan eksim terkadang juga dapat menyebabkan terjadi nya keputihan yang gatal dan tidak normal.

Namun begitu, dalam kebanyakan kasus, serangan penyakit kulit di area sekitar vagina biasanya hanya menimbulkan rasa gatal saja tanpa membuat keputihan menjadi tidak normal.

7. Serangan Virus HPV

Virus HPV banyak ditularkan melalui kontak seksual. Virus yang berpotensi menjadi pemicu timbulnya kanker serviks ini terkadang juga dapat menjadi pemicu dan penyebab keputihan gatal dan tidak normal.

Keputihan tidak normal yang disebabkan oleh serangan virus HPV memiliki ciri / tanda berupa:

  • Warna keputihan berubah menjadi cokelat pekat
  • Bau yang tidak sedap dan menyengat
  • Keluarnya bercak darah bersama dengan cairan keputihan

Dalam beberapa kasus, serangan virus HPV terkadang hanya menyebabkan keputihan tidak normal saja tanpa menyebabkan vagina terasa gatal sama sekali.

8. Menopause

Kaum wanita yang tengah mengalami menopause terkadang juga dapat mengalami permasalahan rasa gatal di organ intim dan keputihan yang tidak normal.

Rasa gatal yang terjadi di masa menopause ini disebabkan oleh penurunan pasokan kadar estrogen pada tubuh. Ketika hal ini terjadi, secara otomatis area di sekitar vagina akan menjadi kering karena lapisan mukosa yang semakin menipis. Dampak nya, area sekitar vagina pun akan menjadi terasa gatal dan lebih mudah mengalami iritasi.

Tidak hanya itu, perubahan struktur hormon estrogen terkadang juga menimbulkan permasalahan keputihan yang tidak normal.

Mengobati Keputihan Secara Alami di Rumah

Setelah kita mengetahui beragam penyebab keputihan gatal maka ada baiknya juga bisa membuat obat keputihan alami sendiri di rumah. Berikut ini beberapa cara mengobati keputihan secara alami di rumah yang bisa kita lakukan:

Daun Sirih

Cara mengobati keputihan gatal yang pertama adalah dengan menggunakan daun sirih. Daun sirih sudah tidak diragukan lagi merupakan tanaman yang paling ampuh untuk mengobati keputihan.

Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu membasuh vagina dengan air rebusan daun sirih. Daun sirih memiliki khasiat untuk mengatasi jamur yang ada disekitar vagina anda. Karena ekstrak daun sirih dapat menjadi antibiotik untuk mengatasi keputihan tersebut.

Jangan Biarkan Vagina Basah

Selanjutnya, perawatan vagina sangatlah perlu, jangan biarkan vagina basah, segera keringkan vagina anda jika basah. Pastikan juga anda selalu mengganti pakaian dalam agar bakteri tidak berkembang biak. Karena bakteri mudah berkembang di area yang basah, apalagi keringat.

Konsumsi Vitamin C

Perlu juga untuk melawan bakteri atau virus dari dalam. Daya tahan tubuh yang kuat akan membuat bakteri sulit melawan antibodi alami kita. Sebaiknya anda mengkonsumsi makanan bernutrisi tinggi, terutama vitamin C.

Untuk lebih lengkapnya silahkan anda baca para tulisan: 28 Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami

Itu lah sedikit informasi mengenai ciri dan penyebab keputihan gatal yang dapat kami bagikan kepada Anda.

Penting untuk diingat, keputihan yang tidak normal biasanya merupakan tanda awal adanya “ketidakberesan” pada organ intim Anda. Maka dari itu, jika Anda tengah mengalami keputihan yang tidak normal dalam kurun waktu lebih dari seminggu, Anda sangat disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter. Jangan lewatkan juga:

Leave a Reply