Penyebab Utama Masuk Angin yang Wajib Diketahui

Penyebab Masuk Angin – Siapa sih yang tidak pernah merasaka perut kembung karena masuk angin? Masuk angin bisa mendera siapa saja dan kapan saja. Tidak hanya orang tua, bahkan balita juga bisa terkena masuk angin. Masuk angin meskipun sepele namun sangat mengganggu siap saja, apalagi anak-anak.

Secara sederhanya, penyebab masuk angin adalah karena berkumpulnya gas yang tidak merata di dalam tubuh. Seperti yang sudah dijelas pada artikel sebelumnya, ‘penyakit’ masuk angin tidak dikenal dalam istilah medis (Baca: Cara Mengatasi Masuk Angin). Namun faktanya, masuk angin sudah menyerang siapa saja tanpa melihat usia.

Ada banyak sekali penyebab masuk angin yang perlu kita waspadai. Dari wikipedia diketahui bahwa masuk angin disebabkan oleh  pergantian cuaca dari musim kemarau ke penghujan atau sebaliknya (pancaroba). Pada masa peralihan itu angin seringkali bertiup kencang.

Loading...

Saat di musim bukan pancaroba pun “angin tak diundang” ini sering menghinggapi orang-orang tertentu. Penyakit ini acapkali singgah di tubuh orang yang sering begadang, kurang tidur atau kurang istirahat. Gara-gara angin, penderitanya jadi merasa tak enak badan ketika bangun di pagi hari.

Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran. Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah. Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.

Sebenarnya penyebabnya bukan cuaca dingin, cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah. Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia. Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme, berupa asam laktat, terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.

Cara mengatasi masuk angin

Cara mengatasi masuk angin

Cuaca dingin dapat menyebabkan rambut-rambut sel di saluran napas lambat bergerak. Padahal, mereka berfungsi untuk mengeluarkan lendir, bakteri, dan virus. Perlambatan ini juga menyebabkan seseorang menjadi rentan terkena infeksi seperti batuk, pilek, dan lain-lain.

Perihal perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus. Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual sehingga menekan nafsu makan.

Penyebab Masuk Angin yang Harus Dihindari

Berikut ini penyebab masuk angin yang sering kita lakukan atau jalani:

1. Kurang tidur

Banyak pekerjaan, pulang malam, bisa membuat waktu beristirahat jadi lebih sedikit. Tak heran bila stamina kita jadi turun. Ini terbukti dari studi yang diadakan Carnegie Mellon University. Menurut pernyataan para peneliti yang dimuat di jurnal Archives of Internal Medicine, kekurangan tidur bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh dan kemampuannya melawan virus penyebab penyakit.

2. Lama berada di ruangan ber-AC

Kini, hampir semua gedung perkantoran dan rumah dilengkapi penyejuk udara. Agar dinginnya terasa, ruangan dikondisikan selalu tertutup. Akan tetapi, ini ternyata malah bisa membuat kualitas udara di ruangan memburuk sehingga memengaruhi kesehatan kita. Penelitian yang dilakukan Dr Dan Teculescu di Inggris, Italia, dan Skandinavia menemukan, terlalu lama berada di ruangan ber-AC bisa menimbulkan berbagai keluhan kesehatan. Dari yang berat, seperti infeksi pernapasan, hingga yang ringan, seperti sakit kepala. Kebanyakan responden juga mengeluh sering bersin-bersin karena sensitif terhadap sirkulasi udara yang kurang baik.

3. Sering terlambat makan

Padatnya kesibukan bisa menyebabkan kita lupa makan. Padahal, kebiasaan melewatkan waktu bersantap bisa membuat perut kita jadi mudah kembung dan menyimpan banyak gas. Sebagai solusi, Ara DerMarderosian, PhD, pakar di bidang pangan alami di University of the Sciences, Philadelphia, menganjurkan kita untuk membiasakan diri makan teratur agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan yang lebih berat.

Gejala Masuk Angin yang Patut Diwaspadai

Berikut ini gejala masuk angin yang biasanya akan anda alami:

  • Tubuh terasa tidak nyaman (meriang/menggigil)
  • Selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan)
  • Cegukan
  • Perut kembung
  • Mudah lelah
  • Sering mengantuk
  • Pilek
  • Demam
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Berkeringat dingin
  • Sulit untuk mengeluarkan kentut maupun bersendawa
  • Nafsu makan berkurang

Cara Mengobati Masuk Angin

Berikut ini beberapa treatmen sederhana yang bisa anda lakukan untuk mengobati masuk angin yang anda alami:

1. Cara Mengatasi Masuk Angin dengan Kencur

Cara mengobati masuk angin yang pertama bisa dengan menggunakan tanaman kencur. Caranya sediakan kencur sebanyak satu rimpang serta sedikit garam. Cara membuatnya yaitu kencur terlebih dahulu dikupas kulitnya lalu dicuci hingga bersih. Setelah itu, kencur tersebut dapat dikonsumsi langsung dengan dicampur sedikit garam. Kemudian minumlah segelas air putih setelahnya. Kerjakan sehari dua kali.

2. Cara Mengatasi Masuk Angin dengan Gula Kelapa

Tips mengobati masuk angin selanjutnya adalah dengan menggunakan gula kelapa satu potong, cabe merah satu butir, buah asam tiga biji, daun jambu biji muda sepuluh lembar, sedikit garam serta air sebanyak satu liter untuk merebus. Cara membuatnya yaitu bahan-bahan terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Lalu semua bahan dicampur menjadi satu kemudian direbus sampai mendidih. Setelah matang, rebusan tersebut disaring. Air rebusan dapat dikonsumsi sehari dua kali.

3. Cara Mengatasi Masuk Angin dengan Kulit jeruk Purut

Kulit jeruk purut ternyat juga bisa kita manfaatkan seabgai obat masuk angin yang ampuh. Sediakan kulit jeruk purut sepuluh gram, temulawak dua puluh lima gram, daun mint sepuluh gram, cabai jawa lima buah dan air 600ml untuk merebus. Cara membuatnya yaitu semua bahan terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Kemudian bahan-bahan tersebut direbus sampai mendidih serta biarkan airnya menjadi setengahnya. Sesudah matang, rebusan disaring. Air rebusan dikonsumsi dalam keadaan hangat sehari dua kali.

4. Cara Mengatasi Masuk Angin dengan Temulawak

Tips mengobati masuk angin selanjutnya adalah dengan menggunakan herbal temulawak, caranya sediakan sekitar 25 gr temulawak, jahe 15 gram, daun lidah buaya 80 gram, kencur 20 gram dan air sebanyak 500 cc. Cara membuatnya yaitu semua bahan dibersihkan. Kemudian bahan-bahan direbus hingga mendidih. Biarkan sampai airnya menjadi setengahnya. Air rebusan diminum sehari dua kali secara teratur dalam keadaan masih hangat

5. Cara Mengatasi Masuk Angin dengan Bangle

Anda juga bisa mengatasi masuk angin dengan Bangle, caranya siapkan bangle 25 gram, pala halus lima gram, lempuyang 25 gram (diiris-iris), lada halus satu sendok teh serta air untuk merebus 600 cc. Cara membuatnya yaitu semua bahan yang tersedia direbus hingga mendidih dan biarkan airnya menjadi setengahnya. Air rebusan dikonsumsi sehari dua kali, diminum masih hangat.

 

loading...

Leave a Reply