Tekanan Darah Normal Berdasarkan Usia 0-65 Tahun

Tekanan darah normal – Saat melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter atau petugas medis biasanya hal utama  yang dilakukan adalah mengukur tekanan darah atau tensi. Ketika tekanan darah tidak normal maka pasien akan merasa pusing  atau sakit kepala baik saat tekanan darah rendah maupun tekanan darah tinggi.

 Namun tekanan darah pada tiap orang itu berbeda-beda tingkat kenormalannya. Ada yang 110 per 90 itu dianggap normal tapi ketika umur sudah semakin tua maka tekanan normalnya berubah menjadi 130 per 90 karena sebagian orang berpendapat tekanan darah normal itu sesuai kebiasaan dan umur.

Kebanyakan masyarakat menjadi bingung sebenarnya berapa batasan darah normal  yang tidak berbahaya bagi kesehatan? Ada yang mengatakan semakin tua maka tekanan darah normal semakin tinggi namun ada yang mengatakan tekanan darah normal ketika dewasa atau di atas 20 hingga usia lanjut sebenarnya sama.

Untuk menghilangkan kebingungan masyarakat awam saya akan berbagi informasi tekanan darah normal yang aman bagi tubuh.

Memahami hasil pemeriksaan tekanan darah

Menganalisa tekanan darah sebenarnya tidaklah begitu sulit. Hasil yang didapat dari tekanan darah terdiri dari dua kelompok yaitu angka pertama kita sebut sebagai angka bawah  dan angka setengahnya, kemudian yang kedua disebut angka bawah yang dipisahkan oleh garis miring atau dibaca per kemudian ditutup dengan satuan mmHg

Angka atas(tekanan darah sistol)

Angka atas atau tekanan darah sistolik merupakan fase dimana jantung berkontraksi atau memompa untuk mendorong darah keseluruh tubuh melalui arteri. Gaya tersebut akan menimbulkan tekanan arteri

Tekanan darah yang sama dengan atau lebih rendah dari 120 mmHg merupakan tekanan darah normal pada orang dewasa. Maka saat tekanan darah sistolik mencapai 120 sampai 139 berarti tekanan darah tersebut normal(prehipertensi). Maka saat tekanan darah di atas batas tersebut atau 140 atau lebih maka tekanan tekanan tersebut sudah termasuk darah tinggi(hipertensi)

Angka bawah (tekanan darah diastol)

Tekanan darah bawah dapat diukur ketika jantung beristirahat diantara kontraksi pada arteri. Saat tekanan darah bawah sama dengan atau lebih rendah dari 80 mmHg maka tekanan darah tersebut normal.

Batas teratas atau lebih tinggi dari ideal saat tekanan darah mencapai 80 sampai 89 maka dianggap normal. Tapi jika tekanan diastol mencapai 90 atau lebih maka sudah digolongkan tekanan darah tinggi.

Berikut Kategori Tekanan Darah:

Kategori Tekanan Darah

Kategori Tekanan Darah

Cara mengatur tekanan darah normal

Berikut ini beberapa cara mengetahui tensi darah atau cara mengukur tekanan darah untuk mengetahui apakah tekanan darah normal atau bermasalah seperti:

  1. Saat akan melakukan tensi darah maka pasien tidak boleh dalam keadaan cemas dengan kata lain pasien harus santai dan rileks
  2. Ambil kain tekanan darah kemudian ikatkan pada lengan pasien lalu kunci kantup tensimeter
  3. Kemudian tekan alat pompa tersebut sampai milimeternya diatas 200
  4. Letakkan stetoskop dibagian dalam siku-siku
  5. Dengarkan baik-baik menggunakan stetoskop tersebut kemudian ku nci tensimeter dibuka perlaha-lahan, maka jarum petunjuk tensimeter akan menunjukkan angka tekanan darah pasien

Tekanan darah normal dan tidak normal

Setelah melihat cara mengukur dan berapa batas darah normal maka tekanan darah normal, tinggi dan rendah seperti berikut ini:

Tekanan darah atas

  • Tekanan darah atas sama dengan atau lebih rendah dari 120.
  • Tekana darah prehipertensi saat tekanan darah mencapai 120 sampai 139
  • Tekanan darah tinggi jika tensi menunjukkan angka 140 sampai 159
  • Tenanan darah tinggi tahap 2 jika tekanan mencapai 160 atau lebih
  • Krisis hipertensi tekanan darah menunjukkan angka 180 atau lebih

Tekanana darah bawah

  • Tekanan darah bawah sama dengan atau lebih rendah dari 80
  • Tekanan darah prehipertensi saat tekanan darah mencapai 80 sampai 89
  • Tekanan darah rendah saat tekanan darah tinggi ketika tekanan darah menunjukkan angka 90 sampai 99
  • Tekanan darah tinggi tahap 2 saat tensi menunjukkan angka 100 atau lebih.
  • Krisis hipertensi ketika tekanan darah 110 atau lebih maka akan membutuhkan perawatan intensif

Tips agar tekanan darah normal terus

Tekanan darah bisa saja berubah kapan saja. Beberapa faktor dari luar dan dari dalam bisa membuat tekanan darah berubah dengan cepat atau secara perlahan. Oleh sebab itu lakukan beberapa cara mempertahankan tekanan darah normal seperti berikut ini:

  1. Lakukan pemeriksaan rutin

Untuk mencegah terjadinya hal buruk akibat tekanan darah tidak normal sebaiknya lakukan pemeriksaan secara teratur sekitar 3 bulan sekali. Saat kita mengontrol tekanan darah kita akan menurunkan resiko tekanan darah tidak normal.

Saat tekanan darah tidak normal, bisa tinggi bisa rendah maka sebaiknya konsumsi obat dari dokter agar tekanan  darah menjadi normal kembali. Apalagi jika tekanan darah sudah mencapai krisis hipertyensi maka perawatan intensif harus segera dilakukan untuk mencegah komplikasi seperti serangan jantung dan stroke

  1. Olahraga

Kunci hidup sehat adalah olahraga secara teratur. Begitu juga dengan menjaga tekanan darah bisa anda lakukan dengan melakukan olahraga. Dengan olahraga secara teratur maka racun yang mengendap ditubuh akan dikeluarkan melalui keringat maka darah juga akan terbebas dari toksin dan dapat memperkuat otot jantung dalam memompa darah. Serta masih banyak manfaat lainnya.

  1. Jaga berat badan ideal

Kelebihan berat badan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi itulah mengapa anda harus menjaga berat badan idela untuk menjaga tekanan darah selalu normal. Kelebihan berat badan akan membuat jantung tertutup oleh lemak dan menghambat kerja jantung sehingga bisa berakibat buruk pada kesehatan dan tensi

  1. Makanan sehat

Makanan yang sehat juga akan membuat tubuh dan jantung menjadi sehat. Saat jantung sehat maka kerja jantung dapat maksimal hal itu akan membuat tekanan darah juga menjadi normal. Sebaiknya konsumsi sayur, buah, ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan untuk menjaga tekanan darah normal.

Hindari juga makanan yang berpotensi menurunkan dan menaikkan tekanan darah seperti makanan berminyak, berlemak, makanan asin, penyedap rasa, pewarna , dan pemanis.

  1. Hindari rokok dan alkohol

Sudah tidak perlu dijelaskan secara rinci mengapa rokok dan alkohol harus dihindari. Kedua zat tersebut memiliki pengaruh yang buruk bagi tubuh dan dapat mengganggu tekanan  darah normal. Sebaiknya hindari keduanya untuk menghindari penyakit dan terganggunya tekanan darah.

  1. Kelola stres

Stress menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai penyakit pada tubuh salah satunya bisa meningkatkan resiko hipertensi dan stroke. Rasa cemas yang berlebihan saat stres juga bisa menghambat kerja jantung. Sebaiknya jika anda tidak bisa menghindari stres kelola saja stres dengan baik dengan cara melakukan kegiatan yang menyenangkan.

  1. Perbanyak kalium, vitamin C dan B1

Makanan yang mengandung kalium, vitamin C, dan B1 bisa menjadi salah satu cara mempertahankan tekanan darah normal. Berikut beberapa makanan yang mengandung kalium seperti kentang, jeruk, brokoli, kubis, tomat, pisang, bayam, dan kembang kol.

Akibat tekanan darah tidak normal

Ketika tekanan darah berada pada tekanan 120/90 mmHg maka tekanan tersebut digolongkan tekanan darah normal. Tapi jika tekanan darah di atas atau di bawah angka tersebut maka tekanan darah dianggap tidak normal.

Saat tekanan darah tidak normal hal yang akan terjadi adalah tekanan darah rendah dan tekanan darah tinggi. Kedua gangguan tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Berbagai komplikasi juga bisa terjadi seperti gangguan jantung dan stroke.

Penyebab tekanan darah rendah

Saat tekanan darah lebih rendah dari batas normal maka akan menyebabkan tekanan darah rendah. Berikut beberapa penyebab tekanan darah rendah:

  • Penyebab tekanan darah rendah yang pertama adalah dehidrasi atau kekurangan cairan
  • Pendarahan atau kehilangan banyak darah akan membuat volume darah berkurang maka kenja jantung akan terhambat dan mengakibatkan tekanan darah rendah
  • Terjadinya inflamasi organ tubuh akan membuat pembuluh darah mengelilingi are tubuh yang meradang atau terjadi inflamasi sehingga membuat tekanan darah menurun
  • Tekanan darah rendah juga bisa disebabkan terjadinya pelemahan otot jantung sehingga jantung gagal memompa darah akibat terserang viris dan bakteri hal tersebut akan membuat tekanan darah menjadi rendah
  • Penyumbatan pembuluh darah membuat aliran darah tidak lancar dan menyumbat darah menuju jantung sehingga tekanan darah menjadi lemah dan menurun
  • Kehamilan juga bisa menjadi salah satu penyebab tekanan darah rendah hal tersebut akan membuat iu hamil sering mengalami pusing.
  • Kekurangan nutrisi juga membuat tekanan darah semakin menurun.

Ciri-ciri tekanan darah rendah

Seseorang bisa dikatakan mengalami tekanan darah rendah saat tensi menunjukkan angka 90/80 mmHg. Sebelum melakukan tensi tentunya kita belum bisa memastikan apakan tekanan darah normal atau  tidak.

Tapi sebenarnya ada beberapa ciri fisik yang ditunjukkan saat tekanan darah mengalami ganggua. Berikut beberapa ciri fisik tekanan darah rendah sepert:

  • Pandangan kabur
  • Terlihat kurang konsentrasi atau kebingungan
  • Kepala menjadi pusing terutama saat anda berubah posisi seperti ketika duduk hendak berdiri
  • Tubuh menjadi semakin lemah
  • Mual dan muntah

Ketika seseorang mengalami tekanan darah tinggi maka tidak akan mampu duduk atau berdiri terlalu lama karena kepala pusing dan berputar serta ingin muntah. Hal itu akan dierparah saat anda merubah posisi.

Sebab saat anda merubah posiss seperti dari duduk akan berdiri akan memacu kerja jantung secara tiba-tiba maka tekanan darah akan meninhkat secara cepat dan menyebabkan kepala menjadi pusing dan bisa memicu hilangnya kesadaran diri.

Ketika tekanan darah rendah menyerang anda maka secara tidak langsung tubuh juga mengalami shock karena darah rendah berkaitan erat dengan shock. Saat tekanan darah menurun maka aliran darah dan oksigen juga akan terhambat.

Hal itu akan sangat berbahaya terutama jika aliran darah keotak terganggu amak bisa menyebabkan pusing, kurang konsentrasi atau kebingungan, serta mengantuk. Shock yang terjadi akibat tekanan darh rendah terjadi akibat rendahnya volume darah dalam tubuh akibat kehilangan banyak darah, hal tersebut akan menyebabkan gagal jantung karena melemahnya kerja jangtung

Ciri-ciri tekanan darah rendah yang menimbulkan shock

  1. Rubuh mengeluarkan keringat dingin
  2. Kepala pusing
  3. Gangguan denyut nadi bisa saja tiba-tiba melemah dan tiba-tiba menguat
  4. Bernapas dengan cepat
  5. Kulit mejadi dingin dan berkeringat, tubuh terasa hangat dan memerah, kemudian muncul rasa ngantuk yang berlebihan, namun saat itulah pembuluh darah sedang ber-relaksasi dari shock dan jantung serta tekanan darah akan kembali normal.

Batas normal tekanan darah berdasarkan usia

Meski sudah ada patokan umum tekanan darah normal, tetap saja ada beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya tekanan darah seseorang seperti:

  • Aktivitas
  • Umur
  • Kesehatan jantung
  • Lemak dalam darah
  • Psiki

Meski beberapa hal di atas dapat mempengaruhi tinggi rendahnya tensi darah tetap ada batas normal menurit dunia kesehatan. Darah manusia umumnya berada pada ambang batas 140/90 mmHg agar tidak dianggap sebagai tekanan darah tinggi. Namun menjaga darah agar tidak terlalu rendah juga sangat penting agar tidak menjadi tekanan darah rendah yang juga berbahaya bagi tubuh.

Penyebab tekanan darah tinggi

Saat ada penyakit darah rendah maka ada juga penyakit darah tinggi dimana tekanan darah berada di atas batas normal. Untuk darah tinggi yang masih di tahap 1 mungkin belum terlalu berbahaya namun saat sudah memasuki krisis hipertensi maka akan sangat berbahaya dan membutuhkan perawatan intensif.

Sebenarnya tidak perlu melakukan perawat ke dokter untuk menjaga tekanan darah normal, anfa hanya perlu melakukan beberapa menjaga tekanan darah normal seperti yang sudah dibahas di atas.

Lalu sebenarnya apa saja hal yang memicu naiknya tensi darah seperti berikut ini:

  • Keturunan

Sudah tidak perlu dipungkiri lagi bahwa gen membawa 70% kesamaan pada keturunannya. Begitu juga darah tinggi yang bisa disebabkan faktor genetik.

  • Usia

Semakin usia bertambah maka tekanan darah juga bisa meningkat dan menjadi penyebab darah tinggi

  • Garam

Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak garam atau makanan asin bisa menjadi penyebab darah tinggi. Sebaiknya konsumsi garam secukupnya untuk menghindari darah tinggi

  • Kolesterol

Kandungan kolestreol jahat pada tubuh akan menyebabkan penyakit koletreol dan bisa  memicu naiknya tekanan darah juga. Kandungan lemak yang menumpuk pada tubuh akan membuat pembuluh darah menyempit dan memicu naiknya tekanan darah

  • Kurang olahraga

Kuramg gerak atau kurang olahraga akan membuat lemak menumpuk ditubuh dan membuat kerja jantung terganggu sehingga akan memicu naiknya tekanan darah. Selain itu kurang olahraga juga bisa menghambat aliran darah sehingga tekanan darah mudah naik

  • Merokok menjadi salah satu penyebab hipertensi
  • Minuman beralkohol juga bisa menjadi salah satu penyebab naiknya tensi darah. Kandungan alkohol yang berlebihan juga bisa membuat jantung menjadi panas dan bahkan bisa terbakar sebaiknya hindari minuman tersebut untuk mencegah kerusakan pada tubuh

Batas Normal Tekanan Darah Berdasarkan Usia

Tekanan darah normal juga bisa berbeda-beda menurut usia seseorang. Meski tetap ada batas umum tapi tetap saja batasan ini wajib anda ketahui untuk mengetahui apakah tekanan darah anda normal atau tidak.

Jangan lewatkan juga: 37 Manfaat Donor Darah yang Wajib Anda Ketahui, No 7 Luar Biasa

Mari kita lihat batasan tekanan darah berdasarkan batas usia seperti berikut ini:

Daftar Batas Normal Tekanan Darah Berdasarkan Usia

Umur

Batas normal

Darah tinggi

Umur Dibawah 2 tahun < 104(sistolik) / 70(diastolik) mmHg > 112(sistolik) / 74(diastolik) mmHg
Umur 3 – 5 Tahun < 108(sistolik) / 70(diastolik) mmHg > 116(sistolik) / 76(diastolik) mmHg
Umur 6 – 9 Tahun < 114(sistolik) / 74(diastolik) mmHg > 122(sistolik) / 78(diastolik) mmHg
Umur 10 – 12 Tahun < 122(sistolik) / 78(diastolik) mmHg > 126(sistolik) / 82(diastolik) mmHg
Umur 13 – 15 Tahun < 130(sistolik) / 80(diastolik) mmHg > 136(sistolik) / 86(diastolik) mmHg
Umur 16 – 20 Tahun < 136(sistolik) / 84(diastolik) mmHg > 140(sistolik) / 90(diastolik) mmHg
Umur 20 – 45 Tahun < 120-125(sistolik) / 75-80(diastolik) mmHg > 135(sistolik) / 90(diastolik) mmHg
Umur 45 – 60 Tahun < 135-140(sistolik) / 85(diastolik) mmHg > 140-160(sistolik) / 90-95(diastolik) mmHg
Umur > 65 Tahun < 150(sistolik) / 85(diastolik) mmHg > 160(sistolik) / 90(diastolik) mmHg

Keterangan :

  • Tanda ( < )= Kurang dari
  • Tanda ( > )= Lebih dari
  • Sistolik = Tingkat tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh
  • Diastolik = Tingkat tekanan ketika jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa lagi
  • mmHg = Ukuran tekanan / Tenaga mm air raksa

Tekanan darah normal berdasarkan usia:

Tekanan darah normal berdasarkan usia

Tabel tekanan darah normal berdasarkan usia

Meski tekanan darah tinggi dan tekanan darah rendah bisa mengancam kapan saja tapi ada hal yang bisa anda lakukan untuk menormalkan tekanan darah yaitu dengan cara memperhatikan makanan yang masuk ke tubuh dan menghindari makanan yang bisa memicu naik dan turunnya tensi darah serta olahraga teratur.

Itu tadi beberapa informasi mengenai tekanan darah normal. Semoga bisa memberi manfaat bagi anda. jaga juga tubuh anda agar tidak mengalami darah tinggi dan darah rendah yang bisa berbahaya bagi tubuh dan menyebabkan komplikasi yang cukup serius. Simak juga: 19 Gejala Penyakit Tipes ( Tifus) yang Wajib Anda Ketahui Sejak Dini

Leave a Reply