Tipes Pada Anak: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati dengan Tepat

Tipes pada anak – Penyakit tipes bukan hanya menyerang orang dewasa tapi juga bisa menjangkit anak-anak. Tipes pada anak sebenarnya akan menunjukkan gejala yang hampir sama dengan tipes pada orang dewasa. Yang diawali dengan demam tifoid atau demam tinggi.

Tipes atau yang lebih dikenal dengan demam tifoid ini disebabkan oleh bakteri salmonella typhi. Bakteri ini biasanya mengkontaminasi makanan dan air. Jika makanan atau air yang sudah terkontaminasi bakteri tersebut dikonsumsi maka secara otomatis bakteri tersebut akan bersarang di dalam tubuh.

Bakteri akan terus berkembang biak seiring dengan menurunnya daya tahan tubuh anak. Penanganan yang lambat bisa berakibat buruk. Bahkan di indonesia penyakit ini sudah digolongkan ke dalam penyakit endemik yang patut diwaspadai.

Loading...

Dengan kata lain tipes pada anak sama dengan tipes pada orang dewasa baik gejala, diagnosa dan cara penanganannya. Penanganan harus dilakukan secara intensif dan tuntas. Pengobatan yang tidak tuntas justru akan sangat berbahaya karena bakteri tersebut akan semakin bandel dan sulit mengobatinya.

Tipes pada anak

Tipes pada anak

Apa itu tipes dan apa penyebabnya?

Tipes merupakan penyakit yang cukup berbahaya yang menyerang sistem pencernaan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri salmonella typhi. Bakteri tersebut akan masuk melalui mulut dan terus menyebar melalui aliran darah menuju ke saluran pencernaan dan bersarang di usus halus.

Bakteri tersebut akan terus hidup dan menggerogoti dinding usus sehingga bisa membuat pendarahan dan kebocoran usus. Jika hal tersebut terjadi maka bukannya tidak mungkin menyebabkan kematian.

Bahkan ketika telah menginfeksi usus tidak juga mendapatkan penanganan  maka bakteri tersebut akan semakin ganas dan menyerang saluran limfa dan hati. Tipes pada anak sebenarnya lebih sering terjadi dari pada orang dewasa.

Hal tersebut disebabkan anak belum bisa mengontrol makanan yang dikonsumsi dan cenderung makan sembarangan. Belum lagi kebiasaan kotor anak ketika makan yaitu tidak mencuci tangan sebelum makan akan meningkatkan potensi anak terserang tipes.

Tipes juga merupakan salah satu penyakit yang menular. Penularan biasanya terjadi melalui air yang sudah terkontaminasi tinja yang terinfeksi bakteri salmonella typhi. Ikan dan seafood yang berasal dari air yang sudah terkontaminasi bakteri tersebut jika termakan bisa menyebabkan tubuh terserang tipes.

Gejala tipes pada anak secara umum

Meski gejala tipes pada setiap anak berbeda berdasarkan tingkat kekebalan tubuh anak serta tingkat keganasan bakteri tersebut,  namun tetap saja penyakit tipes memiliki gejala umum yang biasa terjadi. Mari kita lihat gejala umum tipes pada anak seperti berikut:

  • Demam tinggi : suhu tubuh anak akan mencapai 40 derajat celcius. Tapi demam akan terjadi pada waktu-waktu tertentu seperti pagi dan malam. Namun seiring semakin seriusnya penyakit tersebut maka demam juga akan semakin sering terjadi
  • Diare : diare terjadi akibat bakteri yang bersarang di usus maka kinerja usus juga akan semakin terganggu setiap harinya dan membuat gangguan pencernaan seperti diare
  • Nafsu makan menurun, lemas, kurang tenaga, dan menurunnya berat badan: semua gejala tersebut juga akan dialami anak yang menderita tipes, akibat gangguan pada usus
  • Sakit kepala : tipes pada anak juga bisa menyebabkan sakit kepala
  • Nyeri tenggorokan : bakteri yang masuk ke tubuh akan melalui mulut lalu terus masuk hingga ke sistem pencernaan. Salah satu organ pencernaan adalah tenggorokan maka tenggorokan juga akan menunjukkan reaksi berupa radang tenggorokan
  • Pembesaran hati dan limfa
  • Lidah berubah putih
  • Sembelit
  • Pegal-pegal
  • Bau mulut

Semua gejala tersebut membutuhkan penanganan segera. Penanganan yang lambat bisa berakibat komplikasi seperti usus mengalami pendarahan. Jika terus berlanjut maka bisa menyebabkan usus bocor.

Tipes juga bisa menyebabkan anak kehilangan kesadaran. Oleh sebab itu anda patut waspada karena tipes tidak memandang usia, semua kalangan bisa saja terserang penyakit tersebut bahkan tipes juga bisa menyerang bayi.

Sebaiknya saat anak mengalami gejala awal seperti demam segar lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui kondisi anak dan penanganan bisa segera dilakukan untuk mencegah penyakit semakin parah dan bisa menyebabkan kematian.

Tips mencegah tipes pada anak

Anak- anak sebenarnya lebih rentan terserang tipes karena daya tahan tubuh anak yang kurang baik serta kebiasaan makan sembarangan. Oleh sebab itu peran orang tua sangat perlu untuk membantu mengontrol kebiasaan anak dan memastikan makanan yang dikonsumsi anak adalah makanan sehat dan bersih.

Pastikan bahan makanan yang akan ibu masak benar-benar steril. Lalu saat anda memasak makanan pastikan makanan tersebut benar-benar masak. Karena makanan yang kurang matang masih mengandung bakteri.

Ditakutkan bakteri tipes sudah mengkontaminasi bahan makanan tersebut. Jika bakteri tersebut belum mati maka bisa saja penyakit tipes menyerang anda sekeluarga. Berikan juga makanan tambahan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh anak.

Pilih juga makanan atau minuman yang bisa melindungi tubuh anak seperti mengandung antioksidan, antibiotik dan antibakteri contohnya sayur dan buah, serta madu

Pengobatan tipes pada anak

Tipes bukan penyakit yang sederhana itulah mengapa penanganan yang intensif perlu dilakukan. Penanganan tipes bisa dilakukan di rumah dan di rumah sakit. Kedua tahan ini sangat penting agar tipes pada anak benar-benar sembuh. Berikut penanganan tipes yang tepat:

Pengobatan medis

Pencegahan tipes pada anak sebenarnya bisa dilakukan sejak dini. Pemberian imunisasi sejak dini telah dianjurkan oleh pemerintah. Imunisasi tifoid dilakukan ketika anak berusia di atas 2 tahun lalu di ulangi tiap tiga tahun.

Imunisasi tifoid diberikan dengan cara di suntik. Dan akan melindungi anak dari bakteri tersebut. Ketika anak terserang tipes maka infeksi yang dialami tidak akan seburuk anak yang tidak diberi vaksin tifoid.

Saat anak mengalami gejala tipes sebaiknya segera bawa anak ke dokter. Biasanay dokter akan melakukan tes menggunakan tinja, air seni dan air liur. Ketika hasil pasti sudah di dapatkan dokter akan memberikan antibiotik.

Antibiotik yang digunakan berbeda-beda pada tiap anak atau tiap pasien tergantung seberapa parahnya kondisi tubuh. Antibiotik akan diberikan selama 1 sampai 2 minggu. Antibiotik dianggap mampu mengatasi bakteri penyebab tipes.

Minumlah antibiotik yang diberikan dokter tergantung anjuran dokter. jangan hentikan pengobatan sebelum antibiotik habis. Serta minum antibiotik tepat waktu. Pengobatan yang tidak tuntas  bisa membuat bakteri tersebut datang kembali bahkan level keganasannya akan semakin tinggi.

Rawat inap di rumah sakit

Jika gejala tipes pada anak sudah menunjukkan gejala yang mengharuskan rawat inap seperti demam yang tidak kunjung turun, mual, muntah, diare sebaiknya biarkan anak beristirahat dirumah sakit.

Rawat inap akan lebih baik dilakukan agar pengobatan bisa dilakukan segera dan pemberian imfus bisa dilakukan untuk menambah tenaga karena anak kehilangan nafsu makan yang menyebabkan tubuh anak kehilangan tenaga.

Perawatan di rumah

Ketika anak sudah dipastikan bisa meninggalkan rumah sakit maka perawatan di rumah juga tidak kalah pentingnya. Bahkan perawatan di rumah akan sangat menentukan kesembuhan anak. Berikut beberapa hal  yang bisa dilakukan di rumah

  • Istirahat yang cukup : penderita tipes dilarang melakukan kegiatan yang berlebihan karena bisa membuat tipes semakin parah dan membuat tipes kambuh kembali. Sebaiknya istirahat yang cukup agar keadaan cepat membaik
  • Hindari makan keras : kondisi usus yang kurang baik mengharuskan anda menghindari makanan keras. Sebaiknya makanlah bubur untuk meringankan kerja usus
  • Hindari makanan pedas, berminyak dan bersantan : semua makanan tersebut dapat menyebabkan kondisi usus semakin buruk dan bisa meningkatkan pendarahan usus. Sebaiknya anda menghindari makanan yang berpotensi merusak usus tersebut
  • Perbanyak minum air putih: salah satu menangani bakteri yang hidup di usus adalah perbanyak minum air putih. Minum air putih akan menghambat perkembangan usus dan membantu mengeluarkan bakteri dari susu melalui buang air kecil. Selain air putih anda juga mengkonsumsi minuman lain seperti air kelapa, jus buah dan sayur.
  • Perbanyak konsumsi buah dan sayur : konsumsi buah dan sayur agar nutrisi tubuh anak tetap terjaga dan daya tahan tubuh anak juga bisa meningkat
  • Beri minuman tambahan seperti madu : Madu sangat baik bagi anak. Berbagai kandungan yang terdapat pada madu sangat bermanfaat bagi tubuh seperti dapat melindungi tubuh dari bakteri dan virus. Sebaiknya minum 1 gelas air yang dicampur dengan 2 sendok madu setiap pagi dan malam menjelang tidur
  • Beri makanan antibakteri dan antibiotik : makanan yang mengandung antibiotik dan antibakteri juga bisa anda berikan sebagai pengobatan alami. beberapa jenis makanan yang dianjurkan seperti bawang putih, kunyit, cacing tanah, pepaya, jus jambu merah

Artikel terkait lainnya: 21 Obat Tipes Alami yang Ada di Sekitar Kita, No 15 Ampuh Atasi Tipes

Sanitasi buruk menjadi penyebab utama penularan

Penularan tipes bisa terjadi akibat pencemaran lingkungan dari tinja yang mengandung bakteri salmonella typhi. Tinja yang mencemari air atau sungai jika terminum bisa menyebabkan penularan tipes.

Selain itu menggunakan air tersebut untuk mencuci bahan makanan, mencuci tangan, serta mandi juga bisa menyebabkan bakteri tersebut mengendap di dalam tubuh. Selain penularan melalui tinja, penularan melalui air seni juga bisa terjadi meski jarang terjadi.

Selain kondisi di atas yang menjadi penyebab utama tipes, beberapa kondisi berikut ini juga berpotensi menularkan tipes seperti:

  • Mengkonsumsi ikan dari air yang terkontaminasi tinja dan urin yang sudah terinfeksi
  • Mengkonsumsi seafood dari air yang sudah terkontaminasi tinja dan urin yang sudah terinfeksi
  • Mengkonsumsi sayur-sayuran yang memakai pupuk yang berasal dari kotoran manusia yang terinfeksi
  • Mengkonsumsi susu yang sudah terkontaminasi bakteri
  • Memakai toilet yang habis digunakan penderita tipes lalu anda menyentuh mulut sebelum mencuci tangan menggunakan sabun anti septik
  • Melakukan hubungan intim dengan penderita tipes

Komplikasi tipes

Penanganan yang lambat bisa menyebabkan tipes semakin berkembang lalu menyebar melalui aliran darah dan menyerang anggota tubuh lainnya. Tipes pada anak akan menyebabkan komplikasi seperti berikut:

  • Gejala pendarahan dalam

Pendarahan dalam atau pendarahan internal bisa terjadi ketika bakteri tidak segera ditangani. Bakteri tersebut akan menggerogoti usus dan organ pencernaan lainnya. Tubuh akan kehilangan bayak darah ketika darah ketika pendarahan terus terjadi, maka tranfusi darah perlu dilakukan untuk mengganti darah yang hilang.

Beberapa gejala yang ditunjukkan saat adanya pendarahan dalam seperti lelah sepanjang hari, sesak napas, muntah darah, tinja berwarna hitam pekat, denyut jantung tidak teratur, dan kulit pucat

  • Luka pada dinding pencernaan

Bakteri yang menginfeksi tubuh akan bersarang di dalam organ pencernaan. Setelah itu bakteri tersebut akan terus menggerogoti dinding sistem pencernaan lalu akan menyebabkan pendarahan dan kebocoran.

Jika hal tersebut terjadi maka bisa saja berujung kematian jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Bakteri tersebut akan terus berkembang dan melukai organ tubuh lainnya seperti aluran limfa dan hati

Loading...

Demikianlah pembahasan mengenai tipes pada anak. Semoga artikel di atas bisa memberikan informasi yang tengah anda butuhkan. Semoga bermanfaat. Simak juga: 19 Gejala Penyakit Tipes ( Tifus) yang Wajib Anda Ketahui Sejak Dini

loading...

Leave a Reply